Agama Bagi Manusia atau Sebaliknya?

Agama Bagi Manusia atau Sebaliknya? Sebagian menyangka bahwa karakteristik zaman modern adalah segala sesuatu untuk manusia atau humanisme, ...

agama manusia


Agama Bagi Manusia atau Sebaliknya?



Sebagian menyangka bahwa karakteristik zaman modern adalah segala sesuatu untuk manusia atau humanisme, termasuk agama untuk manusia. Padahal dalam pandangan tradisional, manusia untuk agama. Mereka mengatakan, dalam penafsiran klasik terhadap agama, kedudukan manusia lebih rendah dari agama dan akidah. Dengan dasar ini, manusia berkhidmat pada agama dan jiwa manusia menjadi tidak bernilai, serta dengan mudah mereka akan mengorbankan jiwanya demi agama. Adapun di masa modern, manusia menempatkan dirinya lebih tinggi dari agama, dan ini berarti bahwa manusia tidak mengorbankan diri demi agama dan membunuh seseorang atas nama agama.



Kedudukan Tinggi Manusia atas Pemikiran di Masa Modern

Tidak diragukan lagi bahwa di masa modern manusia diposisikan lebih tinggi dari pemikiran. Namun pandangan ini perlu ditinjaun kembali, pertama dengan dasar apa manusia diposisikan lebih tinggi dari pemikiran, kedua apakah karakteristik pemikiran-pemikiran tradisional adalah sebagaimana juga sekarang ini atau bertentangan? Adapun di masa modern bahwa manusia telah menjadi terhormat dan kedudukan pemikiran menjadi rendah, hal ini karena dari satu sisi merupakan akibat dari kedudukan yang terlupakan dari manusia dan dari sisi lain sebagai akibat hilangnya sisi kepastian kebenaran pengetahuan manusia. Manusia modern memahami bahwa pengetahuan itu bersifat nisbi sehingga tidak mungkin diharapkan memiliki nilai mutlak, karena itu pengetahuan menjadi berada pada titik terendah dari manusia. Jika manusia suatu saat kembali menemukan bahwa pengetahuan dan pemikirannya memiliki nilai mutlak, maka pemikirannya akan kembali mulia, suci, dan terhormat serta kembali menjadi lebih tinggi dari manusianya.


Adapun mengenai substansi tradisi pemikiran-pemikiran klasik itu tidak selayaknya dipandang sama, begitu banyak tradisi-tradisi pemikiran yang ditemukan dalam sejarah manusia yang tidak dapat dihukumi secara sama. Salah satu kesalahan mendasar dari sistem pengajaran moderen adalah memandang sama semua budaya dan tradisi di semua negara pada masa pra pembaharuan Eropa. Mereka ini tidak ingin bersusah payah untuk melakukan penelitian dan seenaknya memandang bahwa semua budaya dan tradisi adalah sama dengan kebudayaan dan tradisi Eropa abad pertengahaan. Pandangan yang tak berdasar dan tak ilmiah ini merupakan persoalan penting bagi para peneliti pada zaman moderen yang harus dicarikan solusinya.
Tujuan Agama

Di sini, Kami tak memiliki kesempatan untuk mengisyaratkan semua tradisi pemikiran klasik. Tetapi kami akan menerangkan hal-hal yang berhubungan dengan substansi pemikiran Islam sebagaimana tradisi Islam itu sendiri, yakni diturunkannya Kitab-Kitab Suci dan diutusnya para Rasul adalah bertujuan untuk menyempurnakan manusia. Adalah sangat jelas bahwa agama adalah petunjuk Tuhan yang mengarahkan manusia untuk pencapaian kesempurnaan hakiki manusia. Tujuan agama adalah memberi petunjuk pada manusia dalam mengaktualkan semua potensinya dan menyampaikannya ke-haribaan Ilahi.


Jika demikian, maka agama adalah perantara dalam membantu tugas manusia untuk merealisasikan tujuan mulianya. Dengan pandangan ini, tidak dapat dipersepsi bahwa bagaimana mungkin kehadiran agama menyebabkan manusia berkorban untuknya. Jika ditetapkan bahwa manusia dikorbankan untuk agama, potensi-potensi manusia tidak mengaktual, dan tujuan agama tidak tercapai. Jika manusia dengan sia-sia dan semata menghancurkan dirinya dengan nama agama, maka sebaiknya agama seperti ini tidak dihadirkan. Dalam pandangan Islam, agama sebagai jalan kesempurnaan dan keselamatan manusia. Agama sebagai jalan menyampaikan manusia pada tujuan dan kesempurnaan wujud tertinggi. Agama sebagai rantai penyambung antara alam materi dan alam malakut. Agama hadir supaya manusia yang tercipta dari tanah yang rendah ini dapat melesak ke alam tinggi malakuti. Agama sebagai pengobat rasa takut dan kekhawatiran kita. Agama sebagai pelindung dan jalan keluar terhadap berbagai kesulitan yang bersumber dari karakter alam materi. Agama adalah pemberi makna bagi kehidupan manusia. Agama menyirnakan rasa takut manusia akan kematian dan memberikan manusia harapan pasti akan kehidupan abadi di alam akhirat.

Di sini, kami tidak berargumentasi atas pandangan-pandangan diatas, tapi hanya menjabarkan pandangan Islam tentang substansi agama dan hubungannya dengan manusia. Mengidentitaskan ikatan agama dengan manusia. Sebagaimana diperhatikan bahwa semua permasalahan di atas berkaitan dengan tujuan manusia. Agama berkhidmat untuk manusia dan untuk keselamatannya. Sekarang terdapat sebuah pertanyaan bahwa jika demikian, mengapa manusia mesti berkorban di jalan agama, mengapa untuk menghidupkan dan menjaga agama begitu banyak manusia yang telah dikorbankan, dan mengapa terdapat budaya kesyahidan dalam agama khsususnya dalam agama Islam?
Motivasi-Motivasi Manusia

Sebelum memaparkan masalah ini, perlu memperhatikan beberapa mukadimah berikut ini. Setiap perbuatan yang dilakukan oleh manusia tidak terlepas dari dua hal, yaitu perbuatan yang dilakukan tersebut berpijak pada kebenaran atau karena berdasarkan asas manfaat ? Dengan kata lain, motivasi manusia ada dua bentuk, yakni mencari sebuah kebenaran dan berpikir secara mashlahat. Ketika saya mengerjakan shalat, terdapat dua alasan, yakni karena Tuhan memang layak disembah dan Dia menginginkan jalan penyembahan ini (motivasi mencari kebenaran) atau dengan alasan bahwa shalat menyebabkan kebahagiaan dan keselamatan saya (motivasi mashlahat dan manfaat). Jika saya tidak berbohong, dengan dalil bahwa berbohong adalah tidak benar (motivasi kebenaran) atau dengan dalil bahwa berbohong menyebabkan hadirnya siksaan (motivasi mashlahat). Berdasarkan dua prinsip tersebut, kita bisa memberikan dua solusi atas masalah ini:



1. Mencari Kebenaran

Mencari kebenaran bisa disaksikan dalam tiga perkara:


1. Kecenderungan;

2. Pandangan;

3. Metodologi.

Mencari hakikat kebenaran akan ditemukan dalam tiga bentuk:

1. Kecenderungan pada kebenaran;

2. Menerima dan yakin pada kebenaran;

3. Implementasi kebenaran dan kebenaran sebagai tolok ukur.

Manusia-manusia pencari kebenaran menempatkan hakikat kebenaran itu dalam tiga sisi wujudnya, pertama hati sebagai pusat kecenderungan, cinta, dan benci. Kedua pikiran sebagai tempat pandangan dan pemikiran. Ketiga tubuh sebagai tempat lahirnya amal perbuatan dan tingkah laku manusia. Kecintaan dan kebencian mereka ini semata-mata berdasarkan hakikat kebenaran (kecenderungan kebenaran), dia tidak meyakini dan mengimani selain kepada pandangan-pandangan benar dan menerima setiap pemikiran yang benar (menerima dan yakin pada kebenaran), dan mengamalkan kebenaran, rela menerima segala konsekuensinya, istiqomah dalam kebenaran, dan segala prilakunya berdasarkan pada kebenaran (implementasi kebenaran dan kebenaran sebagai tolok ukur).
Imam Ali sebagai Teladan Pencari Kebenaran

Teladan tertinggi manusia sebagai pencari kebenaran adalah Ali Bin Abi Thalib as dimana dalam segala sesuatu senantiasa berpegang pada kebenaran dan tidak mencintai sesuatu selain kebenaran, dan sekalipun itu kekuasaan jika bertentangan dengan kebenaran, maka tidak akan bernilai sama sekali[1]. Paling mulianya seorang dalam pandangannya adalah orang yang mengamalkan kebenaran di sisinya lebih dia cintai dari segala sesuatu. Dia tidak menerima selain kebenaran dan ketika dia mengenal kebenaran dia tidak menunda sedetikpun untuk menerimanya[2]. Dalam amal perbuatan juga berpegang teguh pada kebenaran dan tidak rela meraih kekuasaan dengan kebohongan (dalam musyawarah pemilihan khalifah kedua) serta orang kuat dalam pandangan beliau adalah lemah sehingga mereka menerima kebenaran[3], dan dia bersumpah pada Tuhan untuk berperang demi kebenaran dan membebaskan kebenaran dari cengkraman kebatilan dan orang-orang mencampuradukkannya dengan kebatilan[4]. Pemihakannya pada kebenaran sedemikian sehingga terwujud peperangan yang tak diiginkan dengan orang-orang ekstrim Khawarij, para pecinta kekuasaan (Muawiyah), dan kelompok munafik. Puncak perjuangannya menegakkan kebenaran dan keadilan berujung pada kesyahidannya.



Pengorbanan dan Kesetiaan di Jalan Kebenaran

Keadaan ini akan hadir pada diri seseorang yang telah menemukan kebenaran dan berpegang teguh padanya. Jika seseorang telah menemukan kebenaran suatu agama, apabila dia pencari kebenaran, apakah dia tidak boleh berkorban dan setia pada kebenaran. Apakah tidak bernilai jika seorang manusia mengorbankan jiwanya untuk kebenaran? Bukankah suatu kesempurnaan manusia yang berpegang teguh pada kebenaran hingga akhir hayatnya dan berperang demi kebenaran? Bukankah kemanusiaan kita terletak pada pengamalan kebenaran? Manusia pencari kebenaran memahami bahwa kemanusiaannya terletak pada kecenderungan kebenaran, keyakinan pada kebenaran, dan implementasi kebenaran serta menjadi kebenaran sebagai tolak ukur. Oleh karena itu, untuk mencapai derajat kemuliaan manusia ini dia bahkan rela mengorbankan kehidupan materialnya.



2. Berpikir Mashlahat

Seseorang yang berbuat berdasarkan prinsip kemaslahatan dan asas manfaat, sebelumnya harus mengenal manfaat-manfaat dirinya dan mengetahui apa keuntungannya yang terbesar serta memahami bagaimana cara meraihnya sedemikian sehingga tidak melakukan apa yang mendatangkan bahaya baginya dan mengerjakan apa yang membawa keuntungan baginya. Intinya, dia mesti mengetahui perkara-perkara yang memiliki manfaat dan hal-hal yang tidak yang menguntungkan. Orang-orang yang beriman dan beramal shaleh mengetahui bahwa Tuhan Yang Maha Bijaksana niscaya mengetahui dan menghendaki kemashlahatannya. Oleh karena itu, kemashlahatan yang paling tinggi terletak dalam ruang lingkup agama, walaupun kemashlahatan agama ini akan bertabrakan dengan manfaat duniawi yang bersifat sementara. Dengan demikian, mashlahat hakiki terletak dalam agama dan orang yang mengamalkan agama akan mendapatkan kebahagiaan dan keselamatan di dunia dan di akhirat.


Walhasil, apabila orang beragama memahami bahwa untuk mencapai kebahagiaan hakiki dia harus mengorbankan jiwanya, maka perbuatan ini adalah hal yang sangat logis dan manusiawi, karena kemashlahatannya hanya akan terjamin dengan pengorbanan ini. Sangat mungkin kemashlahatan duniawi akan hilang, namun kemaslahatan abadi pasti tergapai. Bentuk jual-beli dan perdagangan seperti ini sangat agung dan membawa keuntungan yang sangat besar, hal ini sebagaimana disebutkan dalam al-Quran, "Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu Aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih. Yaitu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahui"[5]. Setiap manusia bisa meraih maslahat akhirat melalui jalan ini dan menggapai keselamatan dan kebahagian diri serta akan mendapatkan ketenangan pikiran di dunia.

Agama seperti tali yang digantungkan dari puncak gunung, sehingga para pendaki dengan bantuan tali tersebut mampu mendaki hingga ke puncak gunung, tali ini juga sebagai pengaman dari kejatuhan ke dasar lembah yang gelap atau sebagai alat bantu dari keterjebakan. Agama tidak lain adalah tali Allah yang sangat kuat yang dengan berpegang teguh padanya mampu mengantarkan manusia ke puncak keselamatan dan mendapatkan kemashlahatan yang abadi serta meniti jalan ini menciptakan keamanan dan ketenangan jiwa. Yakni ketenangan duniawi dan kebahagiaan akhirat, Tuhan berfirman, "Barang siapa yang berpegang pada (agama) Allah maka sesungguhnya ia telah diberi petunjuk ke jalan yang lurus....", "Dan berpeganglah kalian pada tali (agama) Allah dan janganlah bercerai berai..."[6].

Adapun jika diperhadapkan pada kemaslahatan sosial, agama juga -khususnya agama Islam - bermanfaat bagi masyarakat. Suatu masyarakat yang berjalan di atas kemashlahatan duniawi bisa meraih kemashlahatan ini lewat jalan agama (yakni berkaitan dengan urusan duniawi yang telah diatur dalam agama).
Pengorbanan dan Kesetiaan untuk Menjaga Kemashlahatan

Dari penjelasan di atas, kita dapat menerima secara rasional bahwa kehadiran agama untuk manusia dan menjamin kemashlahatan manusia, dengan demikian segala bentuk pengorbanan di jalan agama memiliki makna yang sangat berarti. Jika masyarakat ingin memperoleh kemashlahatan ini, maka harus berpegang pada agama dan mereka mesti menjaga agamanya dengan segenap kemampuan walaupun dengan mengorbankan jiwanya. Yang pasti apa yang telah dikorbankan untuk agama tidak berarti jika dibandingkan dengan manfaat abadi yang diraihnya.


Salah satu fungsi komandan pasukan dalam medan perang adalah menjaga keselamatan jiwa kelompoknya dan menyelamatkan mereka dari serangan dan kepungan musuh. Jika komandan ini tidak ada, maka pasukannya akan banyak yang terbunuh. Namun seorang komandan mampu menyelamatkan semua atau sebagian dari mereka. Untuk menyelamatkan mayoritas anggota-angota kelompok maka komandan harus terjaga. Dari sini menjadi rasional bahwa sebagian anggota pasukan akan mengorbankan diri demi menjaga dan menyelamatkan sebagian anggota pasukan dan seluruh anggota pasukan bertanggung jawab menjaga komandan pasukan serta rela terbunuh lebih awal demi keselamatan jiwa komandan. Memang benar bahwa seorang komandan bertujuan menyelamatkan seluruh anggota pasukannya, bukan sebaliknya. Namun untuk terealisasikan fungsi komandan ini terkadang dibutuhkan pengorbanan beberapa anggota pasukan demi keselamatan jiwa komandan, supaya dengan keberadaan komandan keselamatan semua pasukan menjadi terjamin.

Oleh karena itu, walaupun dengan dasar berpikir mashlahat duniawi, pengorbanan dan kesetiaan merupakan alat bagi agama dan apabila diperhadapkan dengan keuntungan-keuntungan duniawi, maka kedua hal tersebut tetap memiliki arti, begitu pula segala pengorbanan di jalan agama sesungguhnya untuk menjamin maslahat-maslahat manusia. Begitu juga dengan kelanggengan agama ini dapat menjamin maslahat-maslahat mereka. Untuk itu, dorongan pengorbanan diri atau mati syahid (syahadah) dalam agama bukan bermakna merendahkan nilai dan harga jiwa manusia, tetapi berarti mempersiapkan manusia-manusia untuk menjamin kemashlahatan dirinya sendiri, yakni pengorbanan manusia untuk agama sama dengan menjamin kemashlahatan manusia itu sendiri
Kesempurnaan Manusia lewat Pengorbanan dan Kesetiaan

Dengan demikian, dengan tidak berpijak pada prinsip-prinsip dan penjelasan di atas kita tidak dapat menuduh Islam dengan sangkaan merendahkan jiwa manusia atau manusia dikorbankan untuk agama, tetapi semata-mata memandang agama dari dalam dan bukan mengklaim berdasarkan kemashlahatan duniawi manusia.


Jika ungkapan 'pengorbanan jiwa di jalan agama' digunakan, sesungguhnya menjelaskan tentang proses kesempurnaan manusia dan proses penitian jalan kebahagiaan. Pengorbanan jiwa manusia bukan dipandang tidak memiliki makna, bahkan dengan ini manusia diarahkan pada puncak kesempurnaan dan hingga pada batasan dimana dengan pengorbanan ini Tuhan membanggakannya di hadapan para malaikat. Para syuhada dan pembela agama, disamping mereka mendapatkan kebahagiaan abadi, mereka juga melestarikan agama serta menghaturkan kebahagiaan bagi manusia-manusia lain. Sungguh hal ini merupakan suatu kebanggaan tak terkira.
Catatan Kaki:

[1] . Nahjul Balaghah, khutbah 33.


[2] . Ibid, khutbah 4.

[3] . Ibid, khutbah 37.

[4] . Ibid, khutbah 104

[5] . Qs. Shaf: 10-11.

[6] . Qs. Al-Imran: 101 dan 103.
loading...
loading...
loading...
Name

#ahlulbait #shalawat #doa #AlQuds #buku putih mazhab syiah #DR Ahmad Thayyib #Dzikir #ebooks #Fatimah #FikihSyiah #ImamAli #ImamHasanAlMujtaba #ImamKhomeini #isis #kitabsyiah #syiahmenjawab #alkafi #Mufti Ahlusunnah Mesir #Mufti Al-Azhar #Persatuan Umat Islam #Syiah Bagian dari ISLAM #syiahmenjawab #tabayyun #alibinabithalib #Umur #Walipitu #Walisongo #Wawancara Eksklusif 10 kegagalan memahami syiah 17 Agustus 2017 4 Pesan Nabi SAW kepada 'Ali as ABI ABI berkunjung Kemenko Polhukam abu bakar abu dzar abu dzar al-ghifary abu jaham Abu Turab Adab Berkomunikasi Dalam Quran agama Agama amp; Dunia Agama dan AKhlak Agama dan Dunia Agama dan Krisis Kemanusiaan Modern Agama Memperkuat Diri Hadapi Kesulitan Agama Sadis agama untuk manusia Agresi Saudi agustinus ahkamul quran Ahli Ibadah Yang Riya' ahlul bait ahlul bayt ahlul bayt as ahlulbait Ahlulbait as adalah Ahlu adz Dzikr Ahlulbait as Bagaikan Pintu Pengampunan Ahlulbait Nabi as adalah Tali Allah Ahlussunnah ahlusunah Ahmad Taufik Jufry air Air Mata Kerinduan Uwais Al Qarani Kepada Rasul SAW Ajaran Ajaran Nabi Muhammad Saw Untuk Kehidupan ajwibah akal fitrah AKAR FITNAH akhlak Akhlak Imam Sajjad Pasca Karbala Akhlak Mulia Akibat Lalai Shalat Akidah Akidah Syiah Aktivis Al Mahdi al quran Al Quran al quran syiah Al-Fatihah al-ghaib Al-Ghazali Al-Kalbi Al-Qur'anul Karim Al-Quran Alam Ali Ali Akbar Ali ibn Abi Thalib ali khamenei ali shariati ali syariati aliran sesat Amalan Malam Nisfu Sya’ban amaliyah Amr bin Yasir an-Najasy an-Najazyi Anda Bertanya Anda bertanya SYiah menjawab Annemarie Schimmel Anti Stres anti terorisme Antologi Islam Apa Apa Definisi Roti? Apa yang Kita Pikirkan Api Takfiriah Yang Menjilat Diri Sendiri Arab Saudi Arbain Husaini Argumentasi Rasional Syiah Tentang Imamah Aristoteles asal-usul syi'ah Asas Politik Kanjeng Nabi Muhammad SAW Asuransikan dirimu dengan doa ini Asyura asyuro At-Taqrib Audio awjibah Ayat-ayat Keagungan Nabi Ayatollah Bahjat qs Ayatullah Nuri Hamadani Ayatullah Shafi Ghulpaghani Ayatulloh Az-Zahra bab Bagaimanakah Bahagia? bahagia Bahasa Agama BANGGALAH MENJADI BANGSA INDONESIA Bangsa Iran Bangsa Persia Bantahan Keras Bahwa Syiah Pengikut Ibn Saba' Bedah Buku Putih Mazhab Syiah Berbahagia karena berbagi jalanNya berbuat baik Berdzikir dalam Perspektif Imam Khomeini Berita Berkah Sang belahan jiwa Nabi SAW amp; Doa Ziarah padanya Bersama Tuhan Di Bulan Suci bersuci bertindak Berwisata dengan Kemuliaan Fatimah Azzahra Betulkah Syi'ah Mengkafirkan Sunni? bijak Biografi Biografi Allamah Thabathaba'i Biografi Imam Ali Biografi Ulama Syiah Bisik-bisik Obama Tentang Islam di Indonesia Budaya Budaya & Gaya Hidup Budaya amp; Gaya Hidup Buku Putih Mazhab Syiah: Fakta Eksistensi Syiah Bulan bung karno Bung Karno pun Napak Tilas ke Imam Husain di Karbala Bung Karno pun Ziarah Imam Husain di Karbala Buya Syafi'i Ma'arif Cahaya Cahaya Nabi Muhammad Cahaya Nabi Muhammad saw Cahaya Tuhan cak nun CARA MENDIDIK ANAK ala AMIRUL MUKMININ ALI BIN ABI THALIB (S.A) cerita cerita sufi Chat Cinta Cinta Anugerah Terindah Cinta kepada Husein Cinta kepada Nabi SAW Cinta Kepada Keluarga Nabi Muhammad SAW Cinta Menyatu dalam taat kepadaNya Cinta Rasulullah SAW Kepada Empat Sahabat Radhiyallahu'anhum Copernicus corak filsafat Syiah Dan Sinterklas Turut Melakukan Aksi Intifadah Bela Palestina Daras Akidah Daras Akidah MIsbah Yazdi Definisi Roti Deklarasi Bersama Pulangkan Pengungsi Sampang Delapan jalan menghapus dosa Demonstrasi di Yaman Dialog Newton Diam diskriminasi Do’a Doa Adilah Doa Adilah adalah salah satu doa yang dianjurkan dan diajarkan untuk mencegah kita kehilangan iman saat ajal menjemput nanti. Doa Ahad (Janji Setia) Doa Hari Jum’at Doa Jausyan Kabir Doa Keamanan Doa Kumayl/Hazrat Haidr as doa perpisahan ramdhan doa ramdhan Doa Tawassul Nabi dan Ahlulbaitnya yang suci Doktrin Dosa dua belas imam dunia islam Dunia Islam dzulhijah Editorial Empat Hal Yang Mematikan Hati Enam Hal Yang Dapat Menghapus Amal Kebaikan enggan Epistemologi Agama Eskalasi Intoleransi Takfiri di Yogyakarta etika Ramadhan Face Off "Palestine" Fajar 5 Simbol Persatuan Sunni-Syiah FAKTA FATIMAH Faktor Faktor Pemicu Perpecahan falasi Falsafah Kebangkitan Imam Husain Fana Fana dalam dunia Irfan fathimah Fathimah as tentang Keagungan Al-Qur'an fathul bari Fatimah 'alaihassalam FATIMAH AZ- ZAHRA: IBU dari AYAHNYA dan PENGHULU SELURUH WANITA fatwa Fatwa Fatwa Sesat yang mensesatkan fatwa imam Khamenei Fatwa Marja' Fatwa Sayid Khamenei Larangan Mencaci Sahabat dan Simbol-Simbol Ahlussunnah Fenomena Alam fikih fikih ibadah Filosofi Filsafat Filsafat Iluminasionis Filsafat Islam filsafat Kant Filsafat Nahwu fiqh Fiqh Ibadah fiqih Syiah Fiqih syiah najis Firaun Fisafat Fitnah Syiah fuqoha gagal memahami syiah gaib Galileo Gallery Gerakan Politik-Sosial Imam Khomeini Gereja Ghadir Ghadir Khum golden ways Grand Syaikh Al Azhar : Fatwa Larangan Pembunuhan Muslim Syiah Meredam Konflik Sektarian gubernur gubernur mesir Guru hadis hadis ahlulbait hadis syiah Hadist Hadist Rosululloh Hadist Tsaqalain hadits Hadits hadits 12 khalifah. khulafa ar Rosyidin hadits ahlulbait hadits nabi haji Haji Langganan Hajj (The Pilgrimage): Menghampiri Allah Swt hak hak asasi manusia HAK IBU DAN HARI IBU hak sahabat hak teman HAKEKAT NISFU SYA'BAN Hakekat Puasa Menurut Perspektif Al-Quran Hakikat Dzikir Hakikat Syafaat dan Tawassul Menurut Al-Quran hakim Hakim Cium Tangan Terdakwa Halilintar HAM hamba Harapan Hari Internasional al-Quds di Semarang diikuti oleh ribuan orang yang cinta kemerdekaan dan perdamaian hari kemenangan Hari Raya Orang Berpuasa Harmoni Sunnah-Syiah di Irak Harmoni Titik-Temu Sunni/NU dan Syiah harmonis hasan al banna HASAN AL BANNA DAN PROGRAM PENDEKATAN SUNNI-SYIAH hasan al bashri Hasan al-Mujtaba Hati hawa nafsu hawa nafsu dalam al quran hadits hawa nafsu menurut syiah Hedonis Penyakit Kehidupan Hermeneutika hikmah hikmah imam Ali as Himah Hisbulloh Houthi hubungan hubungan antara agama dan akhlak hudud hukum hukum Islam hukum Qiyas hukum Tuhan Hume humor husain husain fadhlullah HUT RI ibadah wanita ibnu hajar ibu Ibu Kaum Mukminin dan Keutamaan Wanita Muslim Pertama Ideologi Syi'ah Idul Qurban dan Penyembelihan ihtiyath ijtihad ikhtilaf ilahi Ilmu Ilmu Agama Ilmu Firoq Image imam imam 12 imam ali Imam Ali Adalah Rahmat Imam Ali Al Ridho as Imam Ali ar-Ridha imam ali bin abi thalib Imam Ali dan Dua Orang Yahudi Imam ALi dan Filsafat Nahwu imam ali khamenei Imam Ali Zainal Abidin Imam Ali Zainal Abidin as Imam As-Shadiq Imam Asajad Imam Hasan Imam Hasan al mujtaba Imam Hasan dalam literatur Syiah Imam Hasan menurut Syiah Imam Husain IMAM HUSAIN PRIBADI DIDIKAN RASULULLAH SAW. Imam Husain Tragedi Karbala Imam Husein imam ja'far shadiq Imam Ja'far Shadiq dalam Mengurai Penyimpangan Imam Jafar Imam Jafar Asshadiq as imam Jafar shadiq as Imam Jafar Sodiq Imam Jawad imam khomeini Imam Khomeini Membangkitkan Kesadaran Umat Imam Khumaini Imam Mahdi Imam maksumin Imam Musa Al Kazhim as Imam Musa Kazhim as Imam Musa Kazim Imam Sajjad Imam Syiah imam syiah. imam ahlulbayt as IMAM ZAMAN as imamah Imamah amp; Wilayah imamah dan khilafah Imamah Imam Ali Imamah menurut syiah Iman iman dan amal. korelasi iman dan amal individu Indonesia indonesia merdeka Info Syi’ah Info Syiah Instropeksi Diri Internasional Iran Iran-kah Bangsa Yang Dijanjikan Dalam Surat Muhammad? Iranphobia dan Syiahphobia Irfan Irfan amp; Tasawuf Irfan dan Akhlak Irfan dan Filsafat Irfan Praktis Irfan Teoritis ISIS Berencana Teror Iran ISIS Perusak Citra Islam Muhammadi (Saw) iskandariah Islam islam damai Islam dan Keindonesiaan islam nusantara Islamisme Islamphobia israel istibra ISTIKHARAH DENGAN TASBIH Jabatan itu tidak lebih berarti dari sepatuku Jabir ibn Abdullah Al-Anshari Jadilah Orang Baik jagalah persatuan umat Jalaludin Rahmat Jalaludin Rumi Jangan Ada Ruang di Indonesia untuk Terorisme Jangan berpangku tangan Jawa Jejak-jejak Imam Ali pada Bendera Macan Ali Cirebon Jokowi Jokowi: Gus Dur tak rela konstitusi diremehkan judul Jurnalis Juru Selamat Kalau Di Jawa Ada Wali Songo Di Bali Punya Wali Pitu Kamu adalah Kebiasaanmu Kanjeng Nabi SAW Karbala KATA DAN UJARAN KATA-KATA YANG MEMBUAT ABU THALIB MANTAP keadilan kebahagiaan Kebangkitan Imam Husain keberkahan bulan ramadhan Kebhinekaaan Kedatangan Imam Mahdi as Kedudukan Bersikap Jujur Dalam Hidup kedudukan perempuan Kefakiran dan Kebakhilan kegagalan memahami syiah Keharmonisan Sunni-Syiah di Masjid Yardyam Rusia Kehendak Bebas Dan Takdir kehidupan Kehidupan Ali ibn Abi Thalib Keilmuan Islam Kejahilan yang paling besar kelahiran keledai Keluarga Nabi KELUH KESAH KAWAN (1) KELUH KESAH KAWAN (2) Kemaksuman Nabi dalam Perspektif Al-Quran Kemaksuman Nabi Muhammad SAW Kemaksuman Para Nabi Menurut Syiah Kembali Kepada Keaslian Jatidiri Manusia Kemenag Gelar Dialog Lintas Guru Agama Untuk Tingkatkan Toleransi Kemenangan Sudah Dekat kemiskinan Kenabian Kenapa Selalu Berpecah-belah? Kepeloporan Syiah di bidang Ilmu Kalam Kepemimpinan Dan Imam Maksum Kepler kerajaan aceh kerjasama Kesatria Karbala Ali akbar kesetaraan Kesucian ketenagakerjaan Keteraturan Keteraturan Fenomena Semesta Ketika Anak Melawan Kita Ketika Binatang-Binatang Berhaji Ketuhanan keutamaan bulan Keutamaan Hari dan Bulan Sya'ban khalifah khilafah khomeini Khotbah 1 Khurasan khutbah Imam Ali as Kilas Balik Murtadha Muthahhari kisah kisah bijak kisah hikmah Kisah Romantis Keluarga Kenabian Kisah sakitnya Rasul sebelum Wafat Kisah sebuah cincin Mulia Kita atau Imam Zaman yang Ghaib? Kita Beragam kitab kitab syiah Koalisi Saudi-Zionis Gagal Tenggelamkan Isu Quds dan Palestina Konsep Ketuhanan Konsep Ketuhanan Dalam Filsafat Konsultan Nikah Saudi bolehkan suami pukuli istri secara Islami Korban Crane kristen Kritik Israel Kumail kurr Lagu Kebangsaan Lahirnya Sang Putera Ka'bah lailatul qadar menurut syiah lailatul qadr Larangan Menolak Peminta Lau Kana Bainana Al-Habib Law Kana Bainana Lentera Ilahi lidah Link logika Lord of The Ring luqman luqman hakim Ma'arif Ma’rifah madzhab Ja'fari makna haji Makna Kesyahidan Makna Syahadah Makrifatullah malaki tabrizi malam di malam lailatul qadar malik asytar mantan Walikota London diskors manusia manusia dan alam semesta Masa Dhuhur Masa IMAM ZAMAN as masalah masehi masuknya islam masyarakat Matahari mazhab Melatih Diri Melatih Diri untuk Hidup Melihat Allah Melihat Tuhan Memohon Taufik Mempelajari Ilmu Agama Menahan Tangisan Si Miskin Menakar Kualitas Sang Mufti Ketika Murka Mencegah Predator Anak Menembus ruang dan waktu bersama Jibril Mengapa Asyura Diperingati Tiap tahun Mengapa Menangis Atas al Husain mengenal hawa nafsu Mengenang dan Berbahagia Menggalang Persatuan Seperti yang diajarkan Kanjeng Nabi SAW Menghadapi Kemarahan Dengan Santun Menghampiri Allah Swt menjadi manusia haji Menjadi Musafir Yang berhasil Menjaga Amalan MENJAGA HATI amp; LIDAH menjawab fitnah menjawab tuduhan menolak buku panduan MUI Menolak syiah Menyangkal Filsafat Hampa Merdeka mesiah Milad Fatimah Az Zahra as Mimpi yang Terbeli Motivasi Qurani Mozaik muamalah mudhaf Muhammad Muhammad saw Muhasabah diri Muhsin Labib MUI MUI dan Syiah MUI dan Tugas Mempersatukan Umat mujtahid mukallid Mukjizat Nabi Mukmin Adalah Sekufu Bagi Mukmin Munajat/Doa Murid murtadha muthahhari muslimah muthahhari muthlaq Mutiara Ahlulbait Mutiara Hikmah mutiara imam Ali as MY MOTHER IS THE MIRROR OF MY LIFE MY MOTHER IS THE MIRROR OF MY LIFE (2) Nabi Nabi Muhammad nahjul balaghah najasah Najh al-Balaghah nakhai nama Allah Nasab Imam Ali Nasehat Imam Khomeini (qs) untuk Seorang Muslim nashiruddin Nasional Nasionalisme Nasruddin Natal Dan Teologi Cinta Neo Teologi Nikah Mut`ah Nilai dan Kadar Manusia NKRI Harga Mati nominalisme NU Meminta Jokowi Bubarkan Ormas Keagamaan Anti Pancasila Nur Muhamad Nur Muhammad Nusantara Opini Orang tua dan orang hitam tidak akan masuk surga Orang yang berilmu dengan orang yang beriman sangat berbeda Orang Yang Sombong ORATOR ZALIM Orde Baru ormas ahlulbait indonesia Ormas Anti Pancasila Harus dibubarkan Pahala Memaafkan pajak pancasila Pancasila Jaya Pandangan Imam Ali as Tentang Kebodohan Pandangan Ulama dan Sejarahwan Tentang Imam Ali Zainal Abidin as Panjang Umur Para Sahabat PBNU pejabat Pelajaran Dari Yang Telah Berlalu pembalasan Pembantaian Imam Husain PEMBENCI DAN KEBENCIAN pembicara Pembuktian Wajibul Wujud Pemicu pemikiran Pemikiran dan Kepribadian Imam Khomeini Bagi Dunia pemimpin islam Pemimpin Non Muslim penalaran Pencipta Pencipta Lagu pendekatan sunni syiah pendengar Pengakuan Mahasiswa Asal Myanmar Tentang Syiah Pengangkatan Yazid Pengaruh Buruk Malas dan Solusinya pengertian pengetahuan Pengetahuan memberikan manusia wawasan dan kesadaran Pengetahuan menurut Imam Ali as Pengetahuan Umum Penghalang Kehadiran Hati Ketika Shalat Penghancuran Situs Kuno: dari Suriah hingga Yogya Penghormatan Imam Ali as Kepada Para Tamu Pengorbanan Imam Ali bin Abi Thalib as untuk Tamu penguasa islam Pengungsi Sampang Penolakan Ulama Islam Terhadap Gerakan Takfiri Pentingnya Sejarah PERANG MELAWAN KEBODOHAN Perbedaan Tidak Harus Diseragamkan perempuan perempuan muslimah Peringatan Wiladah Al-Mahdi Afs Peristiwa Karbala Permainan Politik di Balik Dukungan Wahabi Salafi Takfiri pernikahan Pernyataan Perpecahan persahabatan sunni-syiah Persatuan persatuan islam Persatuan Islam dalam Perspektif Imam Ja'far as Persatuan Syiah-Sunni persaudaraan sunni-syiah persaudaraan umat Persefektif Al-Quran Perspektif Perspektif Imam Jafar Shadiq as tentang Sumber Pengetahuan Perspektif Jendral Gatot tentang Persatuan dan Pertahanan Indonesia Perspektif/Opini Pertolongan Allah Pesan Pesan Asyuro Sayidah Zainab Pesan Asyuro Sayidah Zainab as Pesan Asyuro Sayidah Zainab Singa Bani Hasyim Pesan dan Nasehat untuk MUI Pesan Haji Ayatollah Sayyid Ali Khamenei 2016 Ini Hadirkan Tetesan Airmata Pesan Haji Oleh Ayatollah Sayyid Ali Khamenei 2016 Ini Hadirkan Tetesan Airmata Pesan Haji Rahbar 2017 pesan imam ali Pesan Majma Jahani Ahlul Bait PESAN NATAL AYATULLAH KHAMENEI pesan persahabatan Pesan Rahbar Pesan Syahid Mohsen Phobia Terhadap Syiah? Itulah Desain Kepentingan Barat Pilkada Piramida Planet Planet Matahari plato Pokoknya kambing walaupun bisa terbang praktis Presiden Presiden Perintahkan Aparat Cegah Aksi Teror Saat Natal pria dan wanita Primordialisme Prinsip Kemahdian Dalam Al-Qur'an Profil Ahlulbait proklamasi Puasa puasa batin puasa lahir puasa ramadhan puisi Puteri kesayangan Nabi Putin Qiyas menurut Syiah Qosim sulaemani Quds Day Dalam Pandangan Imam Khomeini ra Quds Day in Semarang Quote Qur'an quraish Shihab RACHEL CORRIE CUKUPLAH MENGENALIKU Rahasia Bulan Rahasia Halilintar Rahasia Matahari rahbar Raja Saudi ramadhan ramadhan dalam hadits rasulullah dan ahlulbait Rasulullah SAW Simbol Persatuan realitas Rektor IAIN: Banyak Titik Temu Sunni (NU) dan Syiah Rencana Allah Pasti Indah Rene Descartes renungan renungan akhir ramadhan Renungan Tengah Malam retorika Revolusi revolusi iran Revolusi Mental amp; Aku (Bukan) Siapa risalah Rizqi Romawi Rosululloh Ruh Saat Tidur Rukyatullah rumah tangga RUMAH TANGGA YANG SEHAT PONDASI KOKOH SEBUAH NEGARA Rusia Komitmen Dukungan Kepada Negara-Negara Islam sahabat Sahabat Nabi Sahabat Nabi SAW sains Salah Memahami Hukum salman Sambut Tahun Baru Rahbar Menyampaikan Pesan Khusus untuk Rakyat Iran Sampah Sampah Hati Samudera Hindia Masa Depan Ekonomi Dunia Sastra Sastra Barat Sastra Islam satu tuhan Saudi Saydah Fatimah Sayid Hasan Alaydrus Sayidah Fatimah sayyid Ali Khamenei Sayyid Hasan Khomeini Sayyidina Hasan Sebaik-baik manusia Sedekah seimbang sejarah sejarah islam Sejarah Perkembangan Syiah di Indonesia sejarah syi'ah Seluruh manusia tertidur pulas. Ketika ajal tiba mereka baru sadar Semua Tentang Ali Karamallahu Wajhah seni Senjata Musuh Masa Kini Seorang penjual keripik singkong Seri Tanya Jawab Irfan Serial Karbala Seruan Kanjeng Nabi SAW sesat Setan setan tidak disiksa api neraka Setelah Kunjungan Raja Saudi: Melawan Ekstremisme? shahifah Mahdiyyah shalat shalat sufi Siah Nusantara Siapa "Habib" itu? Siapa dari kita yang paling banyak memakan kurma? siapakah ahlulbait nabi Sifat Af'aliyah SIfat Allah Sifat Dzatiyah Simbol Keagungan Spiritualitas Simbol Kesabaran Ahli Bait as Simbol Persatuan Dunia Islam Sirah Sirah Ahlulbait as skeptisisme skolastik socrates soekarno Sofis sosial studi skolastik Sumber-sumber Pendanaan ISIS Sunan Kali Jaga sunni sunni syiah Sunni-Syiah di Nusantara Sup Panas surat surat imam ali surat malik asytar Surat Muhammad syafaat Ahlulbait as Syafaat dan Optimisme Syafaat Nabi syahadah Syahid Murtadha Muthahhari Syaikh Al Azhar syarat. syarif radhi Syed Ahmad Baragbah tentang Ahlulbait dalam Hadits Nabi Syed Ahmad Baragbah tentang Syiah Dan Salah Faham Terhadapnya Syed Ahmad Baragbah tentang Taqiyah Menurut Islam Syiah syiah aceh Syiah adalah madzhab Islam Syiah adalah muslim syiah ali syiah antara iran dan indonesia Syiah dalam Lisan Rasulullah Saw Syiah Houthi syiah imamiyah Syiah Indonesia Syiah Islam Syiah Isna Asyariyyah Syiah Menjawab Syiah menjawab Tasawuf Syiah menurut Syiah syiah nusantara syiah saudi Syiah Sesat Syiah takwa Syiah Tidak Sesat Syiahisasi syiahnusantara Syiria syukur ta'abbudi Tabayun tabayun Syiah TABIAT MENGKAFIRKAN tabiin Tafaqquh Fiddin Tafsir Tafsir al-Quran tafsir birrul walidaen Tafsir Cemerlang tentang Islam Nusantara Tafsir Hikmah Tafsir Maudhu'i Tafsir Mudah Tafsir Surah al-Falaq Tafsir Surat AN-Nas tafsir syiah Tafsir Tematik Tahajud Menurut Ajaran Ahlul Bait As Takdir dan Logika Takfiri Takfirisme takhalli taklid TAKWA takwa bulan ramadhan takwini tamar Tangisan Pemimpin Iran Atas Tragedi Mina Tanya Jawab Tanya Jawab Irfan Tanya Jawab Isyu Fitnah terhadap Syiah Dengan Ahlinya Tanya Jawab Tasawuf Taqi Misbah Yazdi taqiyah Taqiyah Identik dengan Kemunafikan? taqiyyah Tasawuf Tasawuf dan Irfan Tasawuf Praktis Tasawuf Teoritis Tasbih Semesta Tashawuf Tasyri Tauhid Tauhid Dzat TAUHID PADA WUJUD MANUSIA Tauhid Semesta Tauhid Sifat Tawadhuk Kepada Manusia tawassul Tawassul 14 Manusia Suci tembang jawa Tentang Kejujuran Tentang Orang Arif Tentang Usia teologi teologi syiah teoritis terjadi Terjemah Al-Qur'an TERLAMPAU BERSUKACITA Ternyata Penemu Musik Adalah Orang Islam teror Thaharah Thomas Hobbes Tokoh Tragedi Karbala tragedi pembantaian keluarga nabi Tribute to International Quds Day 2012 Tuhan tuhan yang ghaib Tujuan Karbala Tukang cukur Tukang cukur dan Keberadaan Tuhan TV Indosiar Merevisi Fitnah Tentang "Syiah Wukuf di Karbala" Ubay ibn Ka’ab udul Ufuk ukhuwah ukhuwah Islam ukhuwah Sunni Syiah ulama Ulama Sunni Ulama Syiah Ulama Tafsir ulil amri Ulumul Qur'an Ummul Mu`minin Aisyah Berkisah Tentang Kemuliaan Sayyidah Fatimah as undang-undang undang-undang ketenagakerjaan uqala'i Urgensi Ukhuwah Islamiyah amp; Ukhuwah Wathoniyah Ushul Fikih Ustadz Muhsin Labib: Kilas Balik Murtadha Muthahhari Ustadz Taufiq Ali Yahya tentang Tawassul Uswah Video Videos Wafat Wajibul Wujud wali wali faqih Wali Sanga Wani Ngalah Luhur Wekasane wanita wanita muslim wanita muslimah wanita pilihan Warga Syiah Tolak Ubah Keyakinan Wartawan Koran Independent 'Shock' Berkisah Liputannya Tentang Long March Arbain Wasiat Imam Ali Kepada Umat Islam Wasiat Imam Jafar Shadiq Wawancara Wawasan Keislaman Wayang Kulit Wiladah "Sang Penunggang Terbaik" Wilaya'iyah Fakih wilayah Wirid As Sakran wudhu Yaman Yang paling menakjubkan Yazid berkuasa Yazid Naik Tahta Yesus dalam pandangan Imam Ali Bin Abi Thalib as yunani Zainab Cucu Rasulullah SAW Ziarah Kubur zulfikar
false
ltr
item
syiahnusantara.com: Agama Bagi Manusia atau Sebaliknya?
Agama Bagi Manusia atau Sebaliknya?
http://www.syiahmenjawab.com/wp-content/uploads/agama-manusia.png
syiahnusantara.com
http://www.syiahnusantara.com/2014/10/agama-bagi-manusia-atau-sebaliknya.html
http://www.syiahnusantara.com/
http://www.syiahnusantara.com/
http://www.syiahnusantara.com/2014/10/agama-bagi-manusia-atau-sebaliknya.html
true
1073726697356742094
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy