Bagaimana Kita Beriman kepada Tuhan Yang Gaib?

Keberatan yang kerap dilontarkan oleh kaum materialis terhadap kaum mukmin adalah bagaimana mungkin manusia dapat menerima dan beriman kepad...


Keberatan yang kerap dilontarkan oleh kaum materialis terhadap kaum mukmin adalah bagaimana mungkin manusia dapat menerima dan beriman kepada wujud yang tidak dapat diindra. Anda berkata bahwa Tuhan tidak memiliki jasad, tidak bertempat, tidak memiliki ruang, tidak bercorak dan …. Dengan perantara apa wujud seperti ini dapat diindra? Kami beriman kepada sesuatu yang dapat diindra. Wujud yang tidak dapat diindra adalah wujud yang sama sekali tidak wujud (ada).


Keberatan ini dari dapat dibahas dari beberapa sisi:




  1. Sebab-sebab utama alasan penentangan kaum Materialis terhadap subjek ma’rifatullah tampak secara sempurna dalam masalah ini.


Salah satunya adalah kepongahan sains mereka dan menganggap ilmu-ilmu alam (baca: sains) sebagai superior atas seluruh realitas, seperti halnya mengkomparasikan segala sesuatu dengan ukuran ilmu-ilmu itu  dan membatasi sarana pemahaman pada ebab-sebab natural dan material. Kita bertanya kepada mereka, apakah ranah aktifitas dan penetrasi seluruh ilmu alam memiliki batasan atau tidak?


Jelas bahwa jawaban atas soal semacam ini akan bernada afirmatif. Karena, wilayah ilmu-ilmu alam adalah seluruh wujud terbatas yang bersifat material, dan selesai. Oleh karena itu, bagaimana mungkin sesuatu yang tidak terbatas dapat diindra  oleh instrumen-instrumen alam.


Pada dasarnya, Tuhan dan seluruh wujud metafisis berada di luar wilayah alam. Sesuatu yang telah keluar dari wilayah natural, sekali-kali tidak dapat diindra dan ditafsirkan oleh sebab-sebab natural. Wilayah metafisika bersifat tidak terbatas dengan dirinya sendiri dan tidak dapat dikomparasikan dan dibandingkan ukuran dengan ilmu-ilmu alam, seperti halnya cabang dan spesifikasi beragam ilmu-ilmu alam itu sendiri. Setiap jenis ilmu alam, masing-masing memiliki instrumen dan ukuran-ukuran tersendiri yang tidak relevan dengan ilmu alam yang lain. Ilmu astronomi, anatomi, dan mikrologi, berbeda instrumen-instrumen pengkajiannya.


Seorang ilmuwan materialis tidak akan pernah memberikan izin kepada seseorang untuk bertanya kepada seorang astronom, “Coba Anda buktikan salah satu mikroba dengan menggunakan instrumen-instrumen dan alat kalkulasi astronomi!” Demikian pula kita tidak layak berharap dari seorang spesialis mikroba untuk dapat menyingkap bintang-bintang senja dengan menggunakan instrumen-instrumen mikrologi. Karena, mereka masing-masing hanya dapat digunakan dalam wilayah spesialisasi ilmunya dan tidak dapat digunakan di luar wilayah spesialisasi dan aplikasinya. Mereka tidak dapat berkata positif (iya) atau negatif (tidak) dalam menyampaikan pendapat. Oleh karena itu, bagaimana kita mengetahui kebenaran ilmu-ilmu alam dalam membahas sesuatu yang berada di luar wilayah naturalnya, dengan pertimbangan bahwa wilayah penetrasinya terbatas pada alam, efek dan spesialisasinya saja.


Pada akhirnya, kebenaran yang dapat diyakini oleh seorang ilmuwan ilmu alam adalah sebatas ia dapat mengatakan bahwa, “Dalam masalah metafisika, aku memilih diam, karena masalah itu berada di luar batas pengkajian dan instrumen wilayah kerjaku. Bukan aku mengingkarinya.”


Auguste Comte, salah seorang founding fathers (pendiri) aliran Empirisme dalam bukunya Beberapa Kalimat Tentang Filsafat Empiris berkata, “Karena kita tidak memiliki informasi sejak awal tentang seluruh wujud, kita tidak dapat mengingkari adanya wujud sebelum atau sesudahnya, sebagaimana kita juga tidak dapat membuktikannya".


Pendeknya, Empirisme menghindar dari menyampaikan setiap bentuk pendapat karena ketidaktahuan mereka dalam masalah ini. Demikian juga, ilmu-ilmu cabang yang menjadi fondasi Empirisme harus menghindarkan diri dari bentuk penilaian atas awal dan akhir seluruh wujud. Maksudnya, kami tidak mengingkari ilmu dan hikmah Ilahi serta  wujud-Nya, dan kami menjaga diri dalam netralitas; antara penafian dan pembuktian.


Maksud kami adalah, bahwa alam metafisika tidak dapat disaksikan melalui jendela ilmu-ilmu alam. Menurut perspektif Ilahiyah (orang-orang mukmin), secara mendasar bahwa Tuhan yang dapat dibuktikan melalui sebab dan instrumen natural adalah bukan Tuhan.


Karena, sesuatu yang dapat dibuktikan oleh sebab-sebab natural, berada di dalam jangkauan materi dan spesialisasi ilmu-ilmu alam. Dan bagaimana wujud materi dan natural dapat diyakini menjadi pencipta materi dan alam?


Dasar keyakinan orang-orang beriman adalah bahwa Tuhan bebas dari segala bentuk materi dan aksiden-aksiden materi. Dan sekali-kali Ia tidak dapat dicerap melalui instrumen-instrumen materi.


Oleh karena itu, jangan pernah kita menantikan bahwa Pencipta seluruh wujud semesta dapat dilihat pada kedalaman langit melalui alat mikroskop dan teleskop. Pengharapan dan penantian ini adalah tidak pada tempatnya.”




  1. Tanda-tanda-Nya


Secara umum, instrumen-instrumen yang digunakan untuk mengenal setiap wujud di jagad ini adalah melalui efek-efeknya. Kita hanya dapat mengenal setiap wujud dari efek-efek yang ditimbulkan dari setiap wujud tersebut, termasuk wujud-wujud yang dapat kita cerap melalui persepsi dan indra. Wujud-wujud ini juga kita kenal melalui efek-efeknya. Karena, tidak satu pun wujud yang tidak akan pernah masuk ke dalam pikiran kita, dan mustahil otak kita menjadi wadah seluruh wujud.


Sebagai contoh, sekiranya Anda hendak menentukan sebuah benda dengan mata dan mencerap wujud benda tersebut, pada mulanya, Anda letakkan mata Anda di hadapan benda yang telah Anda perkirakan letaknya, cahaya memendar di atasnya, dan dari bola mata, pendaran-pendaran cahaya itu akan terefleksi pada area khusus yang bernama retinoscopy. Kemudian, syaraf-syaraf indra penglihatan menangkap cahaya tersebut, dan sampai kepada otak dan lalu benda itu dapat dicerap oleh manusia.


Apabila hal itu dilakukan dengan jalan meraba, dengan syaraf di bawah kulit, benda tersebut memberikan informasi kepada otak lalu  dicerap oleh manusia.


Kemudian pencerapan satu benda dari efeknya (warna dan suara) memberikan efek kepada indra peraba dan manusia tidak akan pernah meletakkan benda tersebut pada kapasitas otaknya. Dan sekiranya tidak ada warna, dan atau pencerapan tidak bekerja, ia tidak akan pernah mengenal benda tersebut.


Uraian ini harus kita sempurnakan. Satu efek telah  memadai untuk dapat mengenal satu wujud,. Umpamanya, untuk dapat mengetahui apa yang pernah terjadi sepuluh ribu tahun silam pada suatu titik bumi, cukup kita menyingkap satu cerek keramik atau satu senjata yang telah berkarat dan mengadakan pengkajian mendalam atas efek-efek ini. Dari efek ini kita dapat memahami keadaan-keadaan dan desain kehidupan serta pemikiran masyarakat kala itu.


Dengan memperhatikan bahwa setiap wujud materi atau non-materi dapat dikenal melalui efek-efeknya, dan bahwameneliti satu efeknya akan memadai untuk mengenal satu wujud, lalu apakah seluruh wujud -yang penuh dengan misteri dan rahasia yang menakjubkan di seluruh penjuru alam semesta yang membentang ini- tidak memadai bagi kita untuk dapat mengenal Tuhan?


Untuk dapat mengenal satu wujud, cukup bagi Anda meneliti satu efek darinya, dan itu sudah memadai. Dari satu cerek keramik, setidak-tidaknya bagian dari kondisi masyarakat ribuan tahun silam dapat diketahui. Sekarang kita memiliki efek yang tidak terbatas, wujud yang tidak terbatas, dan sistem yang tidak terbatas. Apakah segala efek yang ada ini tidak memadai bagi kita untuk dapat mengenal-Nya?! Anda saksikan pada setiap sudut jagad terdapat tanda-tanda kekuasaan dan ilmu-Nya. Masihkah Anda berkata, “Kami tidak melihatnya dengan mata, kami tidak mendengarnya dengan telinga, kami tidak menyaksikannya melalui pisau anatomi, dengan teleskop!” Memangnnya mata diperlukan untuk segala sesuatu?


 




  1. Kasat mata dan non-kasat mata


Untungnya alat yang diberikan oleh ilmu-ilmu sains adalah alat terbaik untuk menafikan keyakinan kaum materialis.


Kalau dulu seorang ilmuwan dapat berkata, “Kami tidak dapat menerima sesuatu yang tidak dapat dicerap oleh panca indra. Namun, berdasarkan penemuan-penemuan ilmiah yang sedemikian berkembang telah terbuktikan, bahwa wujud yang bersemayam di alam semesta adalah tak terindra. Berdasarkan penelitian, derajat yang kini telah dapat dicerap semakin bertambah. Dalam relung alam semesta, karena banyaknya wujud yang tidak dapat dicerap indra, wujud-wujud yang telah dicerap -dibandingkan dengan wujud-wujud yang belum dapat dicerap- bernilai kosong.


Sebagai contoh, beberapa kasus di bawah ini kita renungkan bersama:




  1. Dalam ilmu fisika, para ahli fisika berpendapat bahwa dasar warna tidak lebih dari tujuh warna. Warna yang pertama adalah merah dan yang terakhir adalah warna ungu. Akan tetapi, di balik itu semua terdapat seribu satu macam warna. Kita tidak dapat mencerap seribu satu macam warna ini. Dan mereka beranggapan bahwa beberapa hewan barangkali dapat melihat warna-warna tersebut.


Sebab perkara ini adalah jelas. Karena, warna dapat terlihat dari efek gelombang cahaya. Artinya, cahaya matahari dengan cahaya-cahaya yang lain tersusun dari warna-warni yang beraneka ragam. Aneka warna-warni inilah yang membentuk warna putih. Lantaran cahaya ini berpendar menyinari benda, benda yang tersinari tersebut mencerna bagian-bagian yang beragam dari warna-warni pada dirinya. Dan sebagian lainnya dipantulkan. Warna-warni yang dipantulkan ini adalah warna-warni yang kita saksikan. Oleh karena itu, benda-benda yang berada dalam kegelapan tidak memiliki warna.


Perubahan dan keragaman warna dihasilkan dari kuat dan lemahnya gelombang cahaya. Artinya, apabila gelombangnya kuat hingga mencapai 458 ribu miliar per detik, akan terbentuk warna merah. Dan pada gelombang 727 ribu miliar per detik, akan terbentuk warna ungu. Di antara warna ini, terdapat warna-warni yang beragam jumlahnya yang tidak dapat kita cerap dan cerna.




  1. Gelombang suara yang dapat kita tangkap hanya pada 16 frekuaensi per detik hingga 20.000 frekuensi per detik. Lebih atau kurang dari hitungan ini, berapa pun jumlahnya, tidak tertangkap oleh pendengaran kita.



  1. Gelombang cahaya yang dapat kita cerap dalam setiap detik adalah terhitung dari 458 ribu miliar hingga 727 ribu miliar. Lebih dan kurang dari hitungan ini, berapa pun jumlahnya, tidak dapat kita lihat.



  1. Kita semua tahu bahwa bilangan makhluk yang dapat dilihat melalui kaca pembesar (virus dan bakteri) adalah lebih banyak dari jumlah manusia. Makhluk-makhluk tersebut tidak dapat dicerap oleh mata tanpa menggunakan mikroskop dan kaca pembesar. Alangkah banyaknya makhluk yang paling kecil yang hingga kini belum diketahui dan disingkap oleh sains.



  1. Satu atom, dengan strukturnya yang tipikal, dan putaran elektron-elektron atas lingkaran proton-proton, dengan kekuatan raksasanya, tidak dapat dicerap dan dilihat oleh setiap indra. Dan setiap benda-benda alam natural terbentuk dari atom. Debu-debu yang kita lihat dengan susah-payah di udara terbentuk dari ribuan atom. Para ilmuwan yang berbicara ihwal atom, pendapat mereka tidak melampaui batas-batas teori dan asumsi, dan sementara itu, tidak seorang pun yang menafikan pendapat mereka itu.[1]


Oleh karena itu, pendapat yang menyatakan bahwa tak terindranya  sesuatu adalah dalil atas ketiadaannya, sama sekali tidak dapat dijadikan alasan. Alangkah banyaknya bilangan benda-benda indrawi yang memenuhi jagad ini dan indra kita tidak mampu mencerapnya.


Sebagaimana bahwa sebelum penemuan atom atau wujud-wujud yang memerlukan lup atau kaca pembesar untuk melihatnya (seperti virus dan bakteri), setiap orang tidak berhak menafikan keberadaan wujud-wujud tersebut. Alangkah banyaknya bilangan wujud lain yang masih luput dari pandangan kita. Dan sains hingga kini masih belum dapat menguaknya untuk menyingkap rahasianya. Akal kita sekali-kali tidak memperkenankan kita —dalam kondisi seperti ini (keterbatasan sains dan impotensinya dalam mencerap wujud-wujud tersebut)— untuk berpendapat; menafikan atau menetapkannya.


Konklusinya adalah jangkauan indra dan instrumen-instrumen alam bersifat terbatas, dan kita tidak dapat membatasi semesta ini hanya pada indra dan instrument-instrumen tersebut.[2]


Jangan sampai Anda berpikiran bahwa sebagaimana elektron dan proton-proton atau sebagian warna telah tersingkap dengan peralatan ilmiah dewasa ini, dan dengan kemajuan sains, kita akan dapat menyingkap segala ketidaktahuan, mungkin suatu saat alam metafisika dapat disingkap dengan instrumen-instrumen dan sebab-sebab natural!


Hal ini tidak mungkin dapat terwujud. Karena —sebagaimana telah kami jelaskan— dunia metafisika tidak dapat ditempuh melalui jalan-jalan natural dan material. Secara umum, jalan-jalan natural dan material ini keluar dari ranah aktifitas sebab-sebab materi.


Maksudnya, sebelum menyingkap dan mencerap wujud-wujud ini, tidak sah bagi kita untuk mengingkarinya dan kita tidak berhak untuk menghukuminya dengan alasan bahwa kita tidak dapat mencerapnya. Sebab-sebab natural tidak akan menunjukkan wujud-wujud ini kepada kita, sains tidak dapat membuktikannya kepada kita, dan...(bla..bla..bla, -AK) Kita mengetahui dengan niscaya ketidakmampuan sebab-sebab natural dan sains ini. Demikian juga dalam hubungannya dengan dunia metafisika, bahwa kita tidak dapat menafikannya.


Oleh karena itu, kita harus melepaskan metode-metode salah ini, sambil dengan teliti menelaah dalil-dalil rasional orang-orang mukmin. Baru setelah itu kita menyampaikan keyakinan kita. Niscaya akan mendapatkan konklusi yang positif.[3]


[1] Di antaranya segala sesuatu yang bersifat nonindrawi. Tidak satu pun dari realitas benda-benda tersebut yang terkuak bagi para ilmuwan. Planet bumi memiliki gerakan-gerakan yang beraneka ragam. Misal, gerakan pasang-surut yang memasuki kortex planet bumi. Dan akibat pengaruh dari gerakan pasang-surut tersebut, sehari dua kali tingkatan permukaan (surface)  bumi di bawah kaki kita akan naik seukuran 30 centimeter. Dan tidak satu pun tanda-tanda yang dapat menuntun kita untuk dapat mengetahui gerakan ini. Yang lainnya, udara yang berhembus di seputar kita, yang nota-bene memiliki beban dan berat yang sangat besar, dan badan manusia mampu memikul seukuran 16 ribu kilogram dari berat dan beban udara tersebut. Tentu saja, tekanan ini akan dinetralkan ketika berhadapan dengan tekanan internal badan yang bagi kita bukanlah sesuatu yang merisaukan. Di sini pun, tidak seorang pun yang membayangkan bahwa udara memiliki berat dan beban. Sebelum masa Galileo dan Pascal, masalah ini masih misterius bagi seluruh manusia. Dan kini, meskipun sains memberikan kesaksian atas validitas perkara ini, akan tetapi indra kita tidak dapat merasakannya. Dan kebanyakan dari ilmuwan ilmu alam mengakui keberadaan wujud segala sesuatu yang bersifat nonindrawi. Contohnya, keberadaan ether —sesuai dengan keyakinan para ilmuwan ilmu alam— yang memenuhi segala tempat di alam tabiat ini dan sebagian orang beranggapan bahwa ether ini merupakan sumber seluruh maujud. Mereka menguraikan bahwa ether ini merupakan wujud yang tanpa beban, tanpa warna dan... yang memenuhi seluruh planet dan tempat serta merasuk (infiltrasi) ke dalam seluruh benda, dan tentu saja tidak terlihat oleh kita. (Ether, derivasi dari kata Yunani, aithēr yang berarti upper air [meta udara], di atas udara.  Dalam chemistry [industri dan ilmu kimia], ether ini adalah sebuah cairan pelarut yang terbuat dari alkohol, tanpa warna dan tanpa beban. Biasanya digunakan untuk membius (anaestasia), dengan formula C2H5OC2H5. Biasa juga disebut sebagai diethyl ether—AK.).


[2] Untuk menegaskan perkara ini, tidak ada salahnya kita menukil ucapan Flamariun dalam bukunya “Rahasia-rahasia Kematian”. Ia berkata, “Manusia hidup dalam ngarai kejahilan dan ketidaktahuan. Dan ia tidak mengetahui bahwa susunan badan manusia ini tidak dapat menuntunnya kepada hakikat-hakikat. Kelima indra manusia ini menipunya dalam segala hal. Dan satu-satunya yang dapat menuntun manusia kepada hakikat dan kebenaran adalah akal, pemikiran dan akurasi ilmiah.” Kemudian ia memulai menjelaskan satu persatu perkara yang tidak dapat dicerap oleh panca indra manusia dan membuktikan keterbatasan setiap indra. Ia berkata, “Oleh karena itu, kesimpulannya adalah bahwa akal dan pengetahuan kita hari ini memberikan hukum pasti kepada kita bahwa terdapat sebagian gerakan-gerakan atom, udara dan benda-benda, serta kekuatan-kekuatan yang tidak terlihat oleh indra pengelihatan kita, dan kita tidak dapat merasakan benda non-kasat mata ini melalui panca indra. Dengan demikian, boleh jadi di sekeliling kita terdapat wujud-wujud yang lain selain atom, udara dan sebagainya; wujud-wujud hidup dan memiliki kehidupan yang tidak dapat kita rasakan. Aku tidak berkata bahwa benda-benda tersebut ada, akan tetapi aku berkata barangkali ia ada. Lantaran kesimpulan dari penjelasan-penjelasan sebelumnya adalah bahwa kita tidak dapat berkata segala yang tidak kita lihat berarti tidak ada. Oleh karena itu, ketika dengan argumentasi-argumentasi ilmiah telah terbukti bagi kita bahwa indra lahir yang kita miliki tidak memiliki kelayakan untuk dapat menyingkap seluruh wujud-wujud yang ada dan acap kali indra ini mengelabui kita serta menunjukkan hal-hal yang bertentangan dengan realitas kepada kita, kita tidak boleh mengkonsepsikan bahwa seluruh hakikat wujud terbatas pada apa yang kita rasakan dan saksikan. Akan tetapi, kita harus percaya yang sebaliknya, bahwa barangkali terdapat wujud yang tidak dapat kita rasakan. Sebelum ditemukannya mikroba, seseorang tidak berkhayal bahwa terdapat jutaan mikroba di sekeliling setiap benda dan kehidupan setiap makhluk yang menjadi medan laga bagi mikroba-mikroba tersebut. Kesimpulannya, indra lahir ini tidak memiliki kelayakan untuk menyingkap realitas seluruh wujud. Dan satu-satunya yang dapat memperkenalkan realitas wujud secara paripurna adalah akal dan pikiran kita. Menukil dari ‘Alâ Itlan al-Madzhab al-Mâddi, karya Farid Wajdi, hal. 4.


[3] Âfaridegâr-e Jahân, kumpulan tulisan berharga Ayatullah Makarim Syirazi, hal. 248.

loading...
loading...
loading...
Name

#ahlulbait #shalawat #doa #AlQuds #buku putih mazhab syiah #DR Ahmad Thayyib #Dzikir #ebooks #Fatimah #FikihSyiah #ImamAli #ImamHasanAlMujtaba #ImamKhomeini #isis #kitabsyiah #syiahmenjawab #alkafi #Mufti Ahlusunnah Mesir #Mufti Al-Azhar #Persatuan Umat Islam #Syiah Bagian dari ISLAM #syiahmenjawab #tabayyun #alibinabithalib #Umur #Walipitu #Walisongo #Wawancara Eksklusif 10 kegagalan memahami syiah 17 Agustus 2017 4 Pesan Nabi SAW kepada 'Ali as ABI ABI berkunjung Kemenko Polhukam abu bakar abu dzar abu dzar al-ghifary abu jaham Abu Turab Adab Berkomunikasi Dalam Quran agama Agama amp; Dunia Agama dan AKhlak Agama dan Dunia Agama dan Krisis Kemanusiaan Modern Agama Memperkuat Diri Hadapi Kesulitan Agama Sadis agama untuk manusia Agresi Saudi agustinus ahkamul quran Ahli Ibadah Yang Riya' ahlul bait ahlul bayt ahlul bayt as ahlulbait Ahlulbait as adalah Ahlu adz Dzikr Ahlulbait as Bagaikan Pintu Pengampunan Ahlulbait Nabi as adalah Tali Allah Ahlussunnah ahlusunah Ahmad Taufik Jufry air Air Mata Kerinduan Uwais Al Qarani Kepada Rasul SAW Ajaran Ajaran Nabi Muhammad Saw Untuk Kehidupan ajwibah akal fitrah AKAR FITNAH akhlak Akhlak Imam Sajjad Pasca Karbala Akhlak Mulia Akibat Lalai Shalat Akidah Akidah Syiah Aktivis Al Mahdi al quran Al Quran al quran syiah Al-Fatihah al-ghaib Al-Ghazali Al-Kalbi Al-Qur'anul Karim Al-Quran Alam Ali Ali Akbar Ali ibn Abi Thalib ali khamenei ali shariati ali syariati aliran sesat Amalan Malam Nisfu Sya’ban amaliyah Amr bin Yasir an-Najasy an-Najazyi Anda Bertanya Anda bertanya SYiah menjawab Annemarie Schimmel Anti Stres anti terorisme Antologi Islam Apa Apa Definisi Roti? Apa yang Kita Pikirkan Api Takfiriah Yang Menjilat Diri Sendiri Arab Saudi Arbain Husaini Argumentasi Rasional Syiah Tentang Imamah Aristoteles asal-usul syi'ah Asas Politik Kanjeng Nabi Muhammad SAW Asuransikan dirimu dengan doa ini Asyura asyuro At-Taqrib Audio awjibah Ayat-ayat Keagungan Nabi Ayatollah Bahjat qs Ayatullah Nuri Hamadani Ayatullah Shafi Ghulpaghani Ayatulloh Az-Zahra bab Bagaimanakah Bahagia? bahagia Bahasa Agama BANGGALAH MENJADI BANGSA INDONESIA Bangsa Iran Bangsa Persia Bantahan Keras Bahwa Syiah Pengikut Ibn Saba' Bedah Buku Putih Mazhab Syiah Berbahagia karena berbagi jalanNya berbuat baik Berdzikir dalam Perspektif Imam Khomeini Berita Berkah Sang belahan jiwa Nabi SAW amp; Doa Ziarah padanya Bersama Tuhan Di Bulan Suci bersuci bertindak Berwisata dengan Kemuliaan Fatimah Azzahra Betulkah Syi'ah Mengkafirkan Sunni? bijak Biografi Biografi Allamah Thabathaba'i Biografi Imam Ali Biografi Ulama Syiah Bisik-bisik Obama Tentang Islam di Indonesia Budaya Budaya & Gaya Hidup Budaya amp; Gaya Hidup Buku Putih Mazhab Syiah: Fakta Eksistensi Syiah Bulan bung karno Bung Karno pun Napak Tilas ke Imam Husain di Karbala Bung Karno pun Ziarah Imam Husain di Karbala Buya Syafi'i Ma'arif Cahaya Cahaya Nabi Muhammad Cahaya Nabi Muhammad saw Cahaya Tuhan cak nun CARA MENDIDIK ANAK ala AMIRUL MUKMININ ALI BIN ABI THALIB (S.A) cerita cerita sufi Chat Cinta Cinta Anugerah Terindah Cinta kepada Husein Cinta kepada Nabi SAW Cinta Kepada Keluarga Nabi Muhammad SAW Cinta Menyatu dalam taat kepadaNya Cinta Rasulullah SAW Kepada Empat Sahabat Radhiyallahu'anhum Copernicus corak filsafat Syiah Dan Sinterklas Turut Melakukan Aksi Intifadah Bela Palestina Daras Akidah Daras Akidah MIsbah Yazdi Definisi Roti Deklarasi Bersama Pulangkan Pengungsi Sampang Delapan jalan menghapus dosa Demonstrasi di Yaman Dialog Newton Diam diskriminasi Do’a Doa Adilah Doa Adilah adalah salah satu doa yang dianjurkan dan diajarkan untuk mencegah kita kehilangan iman saat ajal menjemput nanti. Doa Ahad (Janji Setia) Doa Hari Jum’at Doa Jausyan Kabir Doa Keamanan Doa Kumayl/Hazrat Haidr as doa perpisahan ramdhan doa ramdhan Doa Tawassul Nabi dan Ahlulbaitnya yang suci Doktrin Dosa dua belas imam dunia islam Dunia Islam dzulhijah Editorial Empat Hal Yang Mematikan Hati Enam Hal Yang Dapat Menghapus Amal Kebaikan enggan Epistemologi Agama Eskalasi Intoleransi Takfiri di Yogyakarta etika Ramadhan Face Off "Palestine" Fajar 5 Simbol Persatuan Sunni-Syiah FAKTA FATIMAH Faktor Faktor Pemicu Perpecahan falasi Falsafah Kebangkitan Imam Husain Fana Fana dalam dunia Irfan fathimah Fathimah as tentang Keagungan Al-Qur'an fathul bari Fatimah 'alaihassalam FATIMAH AZ- ZAHRA: IBU dari AYAHNYA dan PENGHULU SELURUH WANITA fatwa Fatwa Fatwa Sesat yang mensesatkan fatwa imam Khamenei Fatwa Marja' Fatwa Sayid Khamenei Larangan Mencaci Sahabat dan Simbol-Simbol Ahlussunnah Fenomena Alam fikih fikih ibadah Filosofi Filsafat Filsafat Iluminasionis Filsafat Islam filsafat Kant Filsafat Nahwu fiqh Fiqh Ibadah fiqih Syiah Fiqih syiah najis Firaun Fisafat Fitnah Syiah fuqoha gagal memahami syiah gaib Galileo Gallery Gerakan Politik-Sosial Imam Khomeini Gereja Ghadir Ghadir Khum golden ways Grand Syaikh Al Azhar : Fatwa Larangan Pembunuhan Muslim Syiah Meredam Konflik Sektarian gubernur gubernur mesir Guru hadis hadis ahlulbait hadis syiah Hadist Hadist Rosululloh Hadist Tsaqalain hadits Hadits hadits 12 khalifah. khulafa ar Rosyidin hadits ahlulbait hadits nabi haji Haji Langganan Hajj (The Pilgrimage): Menghampiri Allah Swt hak hak asasi manusia HAK IBU DAN HARI IBU hak sahabat hak teman HAKEKAT NISFU SYA'BAN Hakekat Puasa Menurut Perspektif Al-Quran Hakikat Dzikir Hakikat Syafaat dan Tawassul Menurut Al-Quran hakim Hakim Cium Tangan Terdakwa Halilintar HAM hamba Harapan Hari Internasional al-Quds di Semarang diikuti oleh ribuan orang yang cinta kemerdekaan dan perdamaian hari kemenangan Hari Raya Orang Berpuasa Harmoni Sunnah-Syiah di Irak Harmoni Titik-Temu Sunni/NU dan Syiah harmonis hasan al banna HASAN AL BANNA DAN PROGRAM PENDEKATAN SUNNI-SYIAH hasan al bashri Hasan al-Mujtaba Hati hawa nafsu hawa nafsu dalam al quran hadits hawa nafsu menurut syiah Hedonis Penyakit Kehidupan Hermeneutika hikmah hikmah imam Ali as Himah Hisbulloh Houthi hubungan hubungan antara agama dan akhlak hudud hukum hukum Islam hukum Qiyas hukum Tuhan Hume humor husain husain fadhlullah HUT RI ibadah wanita ibnu hajar ibu Ibu Kaum Mukminin dan Keutamaan Wanita Muslim Pertama Ideologi Syi'ah Idul Qurban dan Penyembelihan ihtiyath ijtihad ikhtilaf ilahi Ilmu Ilmu Agama Ilmu Firoq Image imam imam 12 imam ali Imam Ali Adalah Rahmat Imam Ali Al Ridho as Imam Ali ar-Ridha imam ali bin abi thalib Imam Ali dan Dua Orang Yahudi Imam ALi dan Filsafat Nahwu imam ali khamenei Imam Ali Zainal Abidin Imam Ali Zainal Abidin as Imam As-Shadiq Imam Asajad Imam Hasan Imam Hasan al mujtaba Imam Hasan dalam literatur Syiah Imam Hasan menurut Syiah Imam Husain IMAM HUSAIN PRIBADI DIDIKAN RASULULLAH SAW. Imam Husain Tragedi Karbala Imam Husein imam ja'far shadiq Imam Ja'far Shadiq dalam Mengurai Penyimpangan Imam Jafar Imam Jafar Asshadiq as imam Jafar shadiq as Imam Jafar Sodiq Imam Jawad imam khomeini Imam Khomeini Membangkitkan Kesadaran Umat Imam Khumaini Imam Mahdi Imam maksumin Imam Musa Al Kazhim as Imam Musa Kazhim as Imam Musa Kazim Imam Sajjad Imam Syiah imam syiah. imam ahlulbayt as IMAM ZAMAN as imamah Imamah amp; Wilayah imamah dan khilafah Imamah Imam Ali Imamah menurut syiah Iman iman dan amal. korelasi iman dan amal individu Indonesia indonesia merdeka Info Syi’ah Info Syiah Instropeksi Diri Internasional Iran Iran-kah Bangsa Yang Dijanjikan Dalam Surat Muhammad? Iranphobia dan Syiahphobia Irfan Irfan amp; Tasawuf Irfan dan Akhlak Irfan dan Filsafat Irfan Praktis Irfan Teoritis ISIS Berencana Teror Iran ISIS Perusak Citra Islam Muhammadi (Saw) iskandariah Islam islam damai Islam dan Keindonesiaan islam nusantara Islamisme Islamphobia israel istibra ISTIKHARAH DENGAN TASBIH Jabatan itu tidak lebih berarti dari sepatuku Jabir ibn Abdullah Al-Anshari Jadilah Orang Baik jagalah persatuan umat Jalaludin Rahmat Jalaludin Rumi Jangan Ada Ruang di Indonesia untuk Terorisme Jangan berpangku tangan Jawa Jejak-jejak Imam Ali pada Bendera Macan Ali Cirebon Jokowi Jokowi: Gus Dur tak rela konstitusi diremehkan judul Jurnalis Juru Selamat Kalau Di Jawa Ada Wali Songo Di Bali Punya Wali Pitu Kamu adalah Kebiasaanmu Kanjeng Nabi SAW Karbala KATA DAN UJARAN KATA-KATA YANG MEMBUAT ABU THALIB MANTAP keadilan kebahagiaan Kebangkitan Imam Husain keberkahan bulan ramadhan Kebhinekaaan Kedatangan Imam Mahdi as Kedudukan Bersikap Jujur Dalam Hidup kedudukan perempuan Kefakiran dan Kebakhilan kegagalan memahami syiah Keharmonisan Sunni-Syiah di Masjid Yardyam Rusia Kehendak Bebas Dan Takdir kehidupan Kehidupan Ali ibn Abi Thalib Keilmuan Islam Kejahilan yang paling besar kelahiran keledai Keluarga Nabi KELUH KESAH KAWAN (1) KELUH KESAH KAWAN (2) Kemaksuman Nabi dalam Perspektif Al-Quran Kemaksuman Nabi Muhammad SAW Kemaksuman Para Nabi Menurut Syiah Kembali Kepada Keaslian Jatidiri Manusia Kemenag Gelar Dialog Lintas Guru Agama Untuk Tingkatkan Toleransi Kemenangan Sudah Dekat kemiskinan Kenabian Kenapa Selalu Berpecah-belah? Kepeloporan Syiah di bidang Ilmu Kalam Kepemimpinan Dan Imam Maksum Kepler kerajaan aceh kerjasama Kesatria Karbala Ali akbar kesetaraan Kesucian ketenagakerjaan Keteraturan Keteraturan Fenomena Semesta Ketika Anak Melawan Kita Ketika Binatang-Binatang Berhaji Ketuhanan keutamaan bulan Keutamaan Hari dan Bulan Sya'ban khalifah khilafah khomeini Khotbah 1 Khurasan khutbah Imam Ali as Kilas Balik Murtadha Muthahhari kisah kisah bijak kisah hikmah Kisah Romantis Keluarga Kenabian Kisah sakitnya Rasul sebelum Wafat Kisah sebuah cincin Mulia Kita atau Imam Zaman yang Ghaib? Kita Beragam kitab kitab syiah Koalisi Saudi-Zionis Gagal Tenggelamkan Isu Quds dan Palestina Konsep Ketuhanan Konsep Ketuhanan Dalam Filsafat Konsultan Nikah Saudi bolehkan suami pukuli istri secara Islami Korban Crane kristen Kritik Israel Kumail kurr Lagu Kebangsaan Lahirnya Sang Putera Ka'bah lailatul qadar menurut syiah lailatul qadr Larangan Menolak Peminta Lau Kana Bainana Al-Habib Law Kana Bainana Lentera Ilahi lidah Link logika Lord of The Ring luqman luqman hakim Ma'arif Ma’rifah madzhab Ja'fari makna haji Makna Kesyahidan Makna Syahadah Makrifatullah malaki tabrizi malam di malam lailatul qadar malik asytar mantan Walikota London diskors manusia manusia dan alam semesta Masa Dhuhur Masa IMAM ZAMAN as masalah masehi masuknya islam masyarakat Matahari mazhab Melatih Diri Melatih Diri untuk Hidup Melihat Allah Melihat Tuhan Memohon Taufik Mempelajari Ilmu Agama Menahan Tangisan Si Miskin Menakar Kualitas Sang Mufti Ketika Murka Mencegah Predator Anak Menembus ruang dan waktu bersama Jibril Mengapa Asyura Diperingati Tiap tahun Mengapa Menangis Atas al Husain mengenal hawa nafsu Mengenang dan Berbahagia Menggalang Persatuan Seperti yang diajarkan Kanjeng Nabi SAW Menghadapi Kemarahan Dengan Santun Menghampiri Allah Swt menjadi manusia haji Menjadi Musafir Yang berhasil Menjaga Amalan MENJAGA HATI amp; LIDAH menjawab fitnah menjawab tuduhan menolak buku panduan MUI Menolak syiah Menyangkal Filsafat Hampa Merdeka mesiah Milad Fatimah Az Zahra as Mimpi yang Terbeli Motivasi Qurani Mozaik muamalah mudhaf Muhammad Muhammad saw Muhasabah diri Muhsin Labib MUI MUI dan Syiah MUI dan Tugas Mempersatukan Umat mujtahid mukallid Mukjizat Nabi Mukmin Adalah Sekufu Bagi Mukmin Munajat/Doa Murid murtadha muthahhari muslimah muthahhari muthlaq Mutiara Ahlulbait Mutiara Hikmah mutiara imam Ali as MY MOTHER IS THE MIRROR OF MY LIFE MY MOTHER IS THE MIRROR OF MY LIFE (2) Nabi Nabi Muhammad nahjul balaghah najasah Najh al-Balaghah nakhai nama Allah Nasab Imam Ali Nasehat Imam Khomeini (qs) untuk Seorang Muslim nashiruddin Nasional Nasionalisme Nasruddin Natal Dan Teologi Cinta Neo Teologi Nikah Mut`ah Nilai dan Kadar Manusia NKRI Harga Mati nominalisme NU Meminta Jokowi Bubarkan Ormas Keagamaan Anti Pancasila Nur Muhamad Nur Muhammad Nusantara Opini Orang tua dan orang hitam tidak akan masuk surga Orang yang berilmu dengan orang yang beriman sangat berbeda Orang Yang Sombong ORATOR ZALIM Orde Baru ormas ahlulbait indonesia Ormas Anti Pancasila Harus dibubarkan Pahala Memaafkan pajak pancasila Pancasila Jaya Pandangan Imam Ali as Tentang Kebodohan Pandangan Ulama dan Sejarahwan Tentang Imam Ali Zainal Abidin as Panjang Umur Para Sahabat PBNU pejabat Pelajaran Dari Yang Telah Berlalu pembalasan Pembantaian Imam Husain PEMBENCI DAN KEBENCIAN pembicara Pembuktian Wajibul Wujud Pemicu pemikiran Pemikiran dan Kepribadian Imam Khomeini Bagi Dunia pemimpin islam Pemimpin Non Muslim penalaran Pencipta Pencipta Lagu pendekatan sunni syiah pendengar Pengakuan Mahasiswa Asal Myanmar Tentang Syiah Pengangkatan Yazid Pengaruh Buruk Malas dan Solusinya pengertian pengetahuan Pengetahuan memberikan manusia wawasan dan kesadaran Pengetahuan menurut Imam Ali as Pengetahuan Umum Penghalang Kehadiran Hati Ketika Shalat Penghancuran Situs Kuno: dari Suriah hingga Yogya Penghormatan Imam Ali as Kepada Para Tamu Pengorbanan Imam Ali bin Abi Thalib as untuk Tamu penguasa islam Pengungsi Sampang Penolakan Ulama Islam Terhadap Gerakan Takfiri Pentingnya Sejarah PERANG MELAWAN KEBODOHAN Perbedaan Tidak Harus Diseragamkan perempuan perempuan muslimah Peringatan Wiladah Al-Mahdi Afs Peristiwa Karbala Permainan Politik di Balik Dukungan Wahabi Salafi Takfiri pernikahan Pernyataan Perpecahan persahabatan sunni-syiah Persatuan persatuan islam Persatuan Islam dalam Perspektif Imam Ja'far as Persatuan Syiah-Sunni persaudaraan sunni-syiah persaudaraan umat Persefektif Al-Quran Perspektif Perspektif Imam Jafar Shadiq as tentang Sumber Pengetahuan Perspektif Jendral Gatot tentang Persatuan dan Pertahanan Indonesia Perspektif/Opini Pertolongan Allah Pesan Pesan Asyuro Sayidah Zainab Pesan Asyuro Sayidah Zainab as Pesan Asyuro Sayidah Zainab Singa Bani Hasyim Pesan dan Nasehat untuk MUI Pesan Haji Ayatollah Sayyid Ali Khamenei 2016 Ini Hadirkan Tetesan Airmata Pesan Haji Oleh Ayatollah Sayyid Ali Khamenei 2016 Ini Hadirkan Tetesan Airmata Pesan Haji Rahbar 2017 pesan imam ali Pesan Majma Jahani Ahlul Bait PESAN NATAL AYATULLAH KHAMENEI pesan persahabatan Pesan Rahbar Pesan Syahid Mohsen Phobia Terhadap Syiah? Itulah Desain Kepentingan Barat Pilkada Piramida Planet Planet Matahari plato Pokoknya kambing walaupun bisa terbang praktis Presiden Presiden Perintahkan Aparat Cegah Aksi Teror Saat Natal pria dan wanita Primordialisme Prinsip Kemahdian Dalam Al-Qur'an Profil Ahlulbait proklamasi Puasa puasa batin puasa lahir puasa ramadhan puisi Puteri kesayangan Nabi Putin Qiyas menurut Syiah Qosim sulaemani Quds Day Dalam Pandangan Imam Khomeini ra Quds Day in Semarang Quote Qur'an quraish Shihab RACHEL CORRIE CUKUPLAH MENGENALIKU Rahasia Bulan Rahasia Halilintar Rahasia Matahari rahbar Raja Saudi ramadhan ramadhan dalam hadits rasulullah dan ahlulbait Rasulullah SAW Simbol Persatuan realitas Rektor IAIN: Banyak Titik Temu Sunni (NU) dan Syiah Rencana Allah Pasti Indah Rene Descartes renungan renungan akhir ramadhan Renungan Tengah Malam retorika Revolusi revolusi iran Revolusi Mental amp; Aku (Bukan) Siapa risalah Rizqi Romawi Rosululloh Ruh Saat Tidur Rukyatullah rumah tangga RUMAH TANGGA YANG SEHAT PONDASI KOKOH SEBUAH NEGARA Rusia Komitmen Dukungan Kepada Negara-Negara Islam sahabat Sahabat Nabi Sahabat Nabi SAW sains Salah Memahami Hukum salman Sambut Tahun Baru Rahbar Menyampaikan Pesan Khusus untuk Rakyat Iran Sampah Sampah Hati Samudera Hindia Masa Depan Ekonomi Dunia Sastra Sastra Barat Sastra Islam satu tuhan Saudi Saydah Fatimah Sayid Hasan Alaydrus Sayidah Fatimah sayyid Ali Khamenei Sayyid Hasan Khomeini Sayyidina Hasan Sebaik-baik manusia Sedekah seimbang sejarah sejarah islam Sejarah Perkembangan Syiah di Indonesia sejarah syi'ah Seluruh manusia tertidur pulas. Ketika ajal tiba mereka baru sadar Semua Tentang Ali Karamallahu Wajhah seni Senjata Musuh Masa Kini Seorang penjual keripik singkong Seri Tanya Jawab Irfan Serial Karbala Seruan Kanjeng Nabi SAW sesat Setan setan tidak disiksa api neraka Setelah Kunjungan Raja Saudi: Melawan Ekstremisme? shahifah Mahdiyyah shalat shalat sufi Siah Nusantara Siapa "Habib" itu? Siapa dari kita yang paling banyak memakan kurma? siapakah ahlulbait nabi Sifat Af'aliyah SIfat Allah Sifat Dzatiyah Simbol Keagungan Spiritualitas Simbol Kesabaran Ahli Bait as Simbol Persatuan Dunia Islam Sirah Sirah Ahlulbait as skeptisisme skolastik socrates soekarno Sofis sosial studi skolastik Sumber-sumber Pendanaan ISIS Sunan Kali Jaga sunni sunni syiah Sunni-Syiah di Nusantara Sup Panas surat surat imam ali surat malik asytar Surat Muhammad syafaat Ahlulbait as Syafaat dan Optimisme Syafaat Nabi syahadah Syahid Murtadha Muthahhari Syaikh Al Azhar syarat. syarif radhi Syed Ahmad Baragbah tentang Ahlulbait dalam Hadits Nabi Syed Ahmad Baragbah tentang Syiah Dan Salah Faham Terhadapnya Syed Ahmad Baragbah tentang Taqiyah Menurut Islam Syiah syiah aceh Syiah adalah madzhab Islam Syiah adalah muslim syiah ali syiah antara iran dan indonesia Syiah dalam Lisan Rasulullah Saw Syiah Houthi syiah imamiyah Syiah Indonesia Syiah Islam Syiah Isna Asyariyyah Syiah Menjawab Syiah menjawab Tasawuf Syiah menurut Syiah syiah nusantara syiah saudi Syiah Sesat Syiah takwa Syiah Tidak Sesat Syiahisasi syiahnusantara Syiria syukur ta'abbudi Tabayun tabayun Syiah TABIAT MENGKAFIRKAN tabiin Tafaqquh Fiddin Tafsir Tafsir al-Quran tafsir birrul walidaen Tafsir Cemerlang tentang Islam Nusantara Tafsir Hikmah Tafsir Maudhu'i Tafsir Mudah Tafsir Surah al-Falaq Tafsir Surat AN-Nas tafsir syiah Tafsir Tematik Tahajud Menurut Ajaran Ahlul Bait As Takdir dan Logika Takfiri Takfirisme takhalli taklid TAKWA takwa bulan ramadhan takwini tamar Tangisan Pemimpin Iran Atas Tragedi Mina Tanya Jawab Tanya Jawab Irfan Tanya Jawab Isyu Fitnah terhadap Syiah Dengan Ahlinya Tanya Jawab Tasawuf Taqi Misbah Yazdi taqiyah Taqiyah Identik dengan Kemunafikan? taqiyyah Tasawuf Tasawuf dan Irfan Tasawuf Praktis Tasawuf Teoritis Tasbih Semesta Tashawuf Tasyri Tauhid Tauhid Dzat TAUHID PADA WUJUD MANUSIA Tauhid Semesta Tauhid Sifat Tawadhuk Kepada Manusia tawassul Tawassul 14 Manusia Suci tembang jawa Tentang Kejujuran Tentang Orang Arif Tentang Usia teologi teologi syiah teoritis terjadi Terjemah Al-Qur'an TERLAMPAU BERSUKACITA Ternyata Penemu Musik Adalah Orang Islam teror Thaharah Thomas Hobbes Tokoh Tragedi Karbala tragedi pembantaian keluarga nabi Tribute to International Quds Day 2012 Tuhan tuhan yang ghaib Tujuan Karbala Tukang cukur Tukang cukur dan Keberadaan Tuhan TV Indosiar Merevisi Fitnah Tentang "Syiah Wukuf di Karbala" Ubay ibn Ka’ab udul Ufuk ukhuwah ukhuwah Islam ukhuwah Sunni Syiah ulama Ulama Sunni Ulama Syiah Ulama Tafsir ulil amri Ulumul Qur'an Ummul Mu`minin Aisyah Berkisah Tentang Kemuliaan Sayyidah Fatimah as undang-undang undang-undang ketenagakerjaan uqala'i Urgensi Ukhuwah Islamiyah amp; Ukhuwah Wathoniyah Ushul Fikih Ustadz Muhsin Labib: Kilas Balik Murtadha Muthahhari Ustadz Taufiq Ali Yahya tentang Tawassul Uswah Video Videos Wafat Wajibul Wujud wali wali faqih Wali Sanga Wani Ngalah Luhur Wekasane wanita wanita muslim wanita muslimah wanita pilihan Warga Syiah Tolak Ubah Keyakinan Wartawan Koran Independent 'Shock' Berkisah Liputannya Tentang Long March Arbain Wasiat Imam Ali Kepada Umat Islam Wasiat Imam Jafar Shadiq Wawancara Wawasan Keislaman Wayang Kulit Wiladah "Sang Penunggang Terbaik" Wilaya'iyah Fakih wilayah Wirid As Sakran wudhu Yaman Yang paling menakjubkan Yazid berkuasa Yazid Naik Tahta Yesus dalam pandangan Imam Ali Bin Abi Thalib as yunani Zainab Cucu Rasulullah SAW Ziarah Kubur zulfikar
false
ltr
item
syiahnusantara.com: Bagaimana Kita Beriman kepada Tuhan Yang Gaib?
Bagaimana Kita Beriman kepada Tuhan Yang Gaib?
syiahnusantara.com
http://www.syiahnusantara.com/2014/10/bagaimana-kita-beriman-kepada-tuhan.html
http://www.syiahnusantara.com/
http://www.syiahnusantara.com/
http://www.syiahnusantara.com/2014/10/bagaimana-kita-beriman-kepada-tuhan.html
true
1073726697356742094
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy