Seri Kepeloporan Syi'ah (2)

Kepeloporan Syi'ah Di Bidang Ulumul Qur'an (2)   Pasal Ketiga Tentang Orang Pertama Yang Mengarang di Bidang Ilmu Ahkamul Quran Ket...

qur


Kepeloporan Syi'ah Di Bidang Ulumul Qur'an (2)


 


Pasal Ketiga


Tentang Orang Pertama Yang Mengarang di Bidang


Ilmu Ahkamul Quran


Ketahuilah bahwasanya orang yang pertama kali mengarang di bidang Ahkamul Quran (ilmu mengenai ayat-ayat hukum syariat) adalah Muhammad ibn As-Saib Al-Kalbi; seorang sabahat Imam Muhammad Baqir a.s. sebagaimana telah saya singgung namanya sebelum ini. Dalam rangka menghimpun nama kitab-kitab yang ditulis berkenaan ilmu Ahkamul Quran, Ibn Nadim di dalam Al-Fehrest mengatakan: "Kitab Ahkamul Quran yang ditulis oleh Al-Kalbi telah diriwayatkannya sendiri dari Ibn Abbas".


Telah Anda ketahui bahwa Ibn As-Saib Al-Kalbi wafat pada tahun 146 H. Atas dasar ini, maka pendapat As-Suyuthi yang menegaskan bahwa Imam Asy-Syafi'ie adalah orang pertama yang menulis di bidang ilmu Ahkamul Quran, dapat diragukan kebena-rannya. Sebab, Imam Asy-Syafi'ie wafat pada 204 H, pada usia 54 tahun.


Begitu juga pendapat lain As-Suyuthi di dalam Tobaqotun Nuhat; memastikan bahwa orang pertama menulis berkenaan dengan Ahkamul Quran ialah Al-Qosim ibn Ishbagh ibn Muhammad ibn Yusuf Al-Bayani Al-Qurthubi; seorang ulama Ahli hadis dan pakar bahasa dari Andalusia. Pendapat ini tampak lemah mengingat tahun wafat Al-Qosim jatuh pada 340 H.


 


Pasal Keempat


Tentang Orang Pertama Yang Mengarang


Di Bidang Ilmu Gharibul Quran


Ketahuilah bahwasanya orang pertama yang mengarang di bidang ilmu Gharibul Quran (ilmu tentang makna-makna ayat Al-Quran yang tampak ganjil dan asing) adalah tokoh Syi’ah tersohor yang bernama Aban ibn Taghlab. Ulama-ulama besar Syi’ah telah memberikan kesaksian atas hal ini. Kita juga dapat menyimak kesaksian dari Yaqut Al-Humawi di dalam Mu'jamul Udaba' dan Jajaluddin As-Suyuthi di dalam Bughyatul Wu'at. Mereka semua menyatakan wafat Aban pada tahun 141 H.


As-Suyuthi di dalam kitab Al-Awail mengatakan: “Orang pertama yang mengarang di bidang Gharibul Quran ialah Abu Ubaidah Muammar ibn Al-Mutsanna. Dan ia menyatakan secara tegas akan tanggal wafatnya, yaitu pada tahun 209 H, sebagai mengatakan 208 H, sebagian lagi mengatakan 210 H , ada pula yang mencatat 211 H”. Namun, saya tidak menyangka bahwa As-Suyuthi lalai akan apa yang dia sebutkan sendiri berkenaan dengan riwayat hidup Aban bin Taghlab, dan menurut kesaksiannya bahwa Aban mempunyai kitab Gharibul Quran. Hanya saja As-Suyuthi hendak menyebutkan orang pertama yang mengarang di bidang ilmu ini dari warga Bashrah.


Namun, perlu digarisbawahi bahwa Abu Ubaidah bukanlah dari kelompok Ahli Sunnah sehingga dilakukan pembelaan bahwa As-Suyuthi hendak menyebutkan orang pertama yang mengarang di bidang Gharibul Quran dari kaum Ahli Sunnah, karena Abu Ubaidah sendiri dari kelompok Khawarij Shafuriyyah, sebagaimana hal ini dikuatkan oleh kesaksian Al-Jahidz di dalam kitabnya,  Al-Hayawan yang baru saja dicetak pada akhir-akhir ini di Mesir.


Selanjutnya perlu diketahui bahwa para pengharang di bidang Gharibul Quran setelah Aban bin Taghlab adalah sekelompok kaum Syi’ah. Di antara mereka ialah Abu Ja’far Ar-Rawasi. Ia sendiri sudah lebih dahulu muncul daripada Abu Ubaidah. Selain Abu Ja’far adalah Abu Utsman Al-Mazani yang wafat pada tahun 248 H. Lalu Al-Farra’ yang wafat pada tahun 207 H, dan Ibnu Duraid Al-Kufi; seorang ahli sastra Arab yang wafat pada 321 H, dan Ali ibn Muhammad As-Simsathi. Dan akan dibawakan riwayat-riwayat hidup mereka masing-masing pada pasal Ilmu Nahwu dan pasal Ilmu Bahasa, serta bukti-bukti atas kesyi’ahan mereka.


 


Pasal Kelima


Kepeloporan Syi’ah Dalam Penyusunan


Ilmu Ma’anil Quran.


Ketahuilah bahwa orang pertama dari kaum Syi’ah yang mengarang di bidang ma’anil Quran (makna-makna Al-Quran) ialah Aban bin Taghlab yang wafat pada tahun 141 H. Kitab Aban tentang bidang ini telah dinyatakan oleh Ibnu Nadim dalam kitabnya, Al-Fehrest, dan An-Najasyi di dalam kitabnya, Asma’Mushannifisy Syi’ah, dan selain mereka berdua. Saya sendiri tidak menemukan satu orang pun yang menyu-sun sebuah kitab berkenaan dewngan imu Ma’anil Quranm sebelum Aban. Perlu diakui bahwa terdapat selain Aban dari kelompok Syi’ah yang menyusun ilmu ma’anil Quran, yaitu Ar-Rawasi dan Al-Farra’. Ibnu Nadim mengatakan: “Kitab Ma’anil Quran yang dikarang oleh Ar-rawasi dan kitab Ma’anil Quran yang disusun oleh Al-Farra’ untuk Umar ibn Bakar. Kedua penulis ini adalah dari kaum Syi’ah.


Dan orang pertama yang mengarang kitab di bidang ilmu Nasikh wa Mansukh adalah Abdullah ibn Abdurrahman Al-Ashamm Al-Masma’ie dari warga Bashrah. Ia adalah seorang tokoh Syi’ah dan sahabat dekat Imam Ja’dfar Ash-Shadiq a.s. Dan setelahnya adalah Darim ibn Qubaishah ibn Nahsal ibn Majma’, Abul hasan At-Tamimi Ad-Darimi, salah seorang tokoh utama Syi’ah. Ia berumur panjang sehingga dapat men-jumpai Imam Ali Ar-Ridha a.s. dan wafat pada akhir-akhir abad kedua. Ia mempunyai kitab Al-Wujuh wan Nadzair, dan kitab An-Nasikh wal Mansukh. Dua kitab itu telah disebutkan oleh An-Najasyi di dalam Asma’ Mushannisy Syi’ah.


Pengarang setelah mereka berdua di atas ialah Al-Hasan ibn Ali ibn Al-fidhal; sahabat dejkat Imam Ali ibn Muasa Ar-Ridha. Ia Awafat [pada tahun 224 H. Lalu Syeikh Al-A’dham Ahmad ibn Muhammad ibn Isa Al-Asy’ari al-Qummi; yang juga sabahat dekat Imam Ali Ar-Ridha a.s. Ia berusia cukup panjang hingga menjumpai Imam Hasan Al-Askari.


Dan berdasarkan apa yang disimpulkan dari tulisan Jalaluddin As-Suyuthi, bahwa orang pertama yang mengarang di bidang Ma’anil Quran ialah Abu Ubaidah Al-Qosim ibn Salam yang wafat pada tahun 224 H, dan ia semasa dengan Al;-Hasan ibn Ali ibn Fidhal yang juga mengarang kitab di bidang yang sama, dan muncul jauh setelah Al-Masmaie, bahkan setelah Darim ibn Qubaishah.


Ala kulli hal, kaum Syi’ah adalah pelopor-pelopor di bidang penyusunan ilmu Ma’anil Quran. Dan orang pertama yang menyusun berkenaan dengan Nawadirul Quran (Kelangkaan Al-Quran) ialah Ali ibn Husein ibn Fidhal. Ia adalah seorang tokok Syi’ah di abad ketiga. Di dalam Al-Fehrest, Ibnu Nadim mengatakan: “dan Syeikh Ali ibn Ibrahim ibn Hasyim yang menyusun kitab tentang Nawadirul Quran adalah seorang Syi’ah. Ali ibn hasan ibn Fidhal yang menulis kitab di bidang yang sama juga dari kaum Syi’ah. Begitu pula, Abu Nashr Al-‘Ayyasyi yang juga mengarang dibidang tersebut adalah seorang Syi’ah”.


Saya katakan bahwa Ahmad ibn Muhammad Al-Yasari; penulis dari warga Bashrah juga mempunyai kitab Nawadirul Quran. Pada waktu itu, Al-Yasari menuliskan kitab itu untuk Raja Thahir di jaman Imam Hasan Al-Askari. Begitu juga Abdul Hasan Muhammad ibn hmad ibn MuhammAd yang terkenal juga dengan nama Al-Haritsi mempunyai kitab Nawadir Ilmil Quran. An-Najasyi mengtakan: “Abdul Hasan Muhammad ibn Ahmad ialah salah seoranmg sahabat kami yang masyhur dalam keterpercayaannya”.


Lalu, orang pertama yang mengarang di bidang ilmu Mutasyabihul Quran (tentang makna-makna yang tidak jelas di dalam Al-Quran) adalah HamzAh ibn Habib Az-Ziyad Al-Kufi. Ia adalah pengikut sekaligus asalah seorang sahabat setia Imam Ja’far Ash-Shadiq a.s. Ia wafat pada tahun 156 H di Halwan. Ibnu Nadim mengatakan: “Kitab Mutasyabihul Quran adalah karya Hamzsh ibn Habib, dan ia dalah salah satu dari tujuh sahabat dekat Imam Ja’far Ash-Shadiq”. Begitu njuga Syeikh Abu Ja’far Ath-Thusi menggolongkannya sebagai salah satu sahabat dekat Imam Ash-Shadiq a.s.


Jauh sebelum kesaksian Ibnu Nadim dan Syiekh Ath-Thusi adalah Ibnu ‘Uqdah yang telah menganggap Hamzah sebagai salah seorang sahabat dekat Imam a.s. di dalam kitab Ar-Rijal. Dan terdapat sekelompok kaum Syi’ah terdahulu kami yang mengarang di bidang Mutasyabihul Quran, seperti Muhammad ibn Ahmad Al-Wazir yang hidup semasa dengan Syeikh Ath-Thusi. Ia memiliki kitab Mutasyabihul Quran. Selain Al-Wazir ialah Syeikh Rasyiduddin Muhammad ibn Ali ibn Syar-Asyub Al-Mazandarani yang wafat pada tahun 288. Ia mempunyai kitab Mutasyabihul Quran.


Lalu, orang pertama yang menyusun kitab mengenai ilmu Maqthu’ul Quran wa Maushuluhu (sambungan dan putusan ayat-ayat Al-Quran) ialah Syeikh Hamzah ibn Habib. Muhammad ibn Ishaq yang dikenal juga dengan nama Ibnu NAdim  telah menyebutkan di dalam kitab Al-Fehrest bahwa sebuah kitab  Maqthu’ul Quran wa Maushuluhu adalah karya Hamzah ibn Habib; salah seorang tujuh sahabat dekat Imam Ja’far Ash-Shadiq a.s.”.


Lalu, orang pertama yang meletakkan titik-titik huruf dan tanda-tanda baca (i’rab) serta menjaganya dari tahrif (distorsi) di berbagai banyak buku adalah Abul Aswad, dan di sebagian buku adalah Yahya ibn Ya’mur Al-‘Idwani; yaitu murid Abul Aswad sendiri. Namun yang pertama lebih tepat. Walhasil, siapapun mereka itu, bisa dikatakan bahwa keutamaan dan kepeloporan berada pada kaum Syi’ah, sebab Abul Aswad maupun Yahya adalah dua orang Syi’ah, sebagaimana kesaksian mufakat para ulama. Dan telah kita bawakan berbagai macam teks serta bukti atas kesyi’ahan mereka di dalam kitab asli saya, yaitu Ta’sisusy Syi’ah li fuinunil Islam.


Lalu, orang pertama yang menyusun kitab di bidang Majazul Quran (Metaforika Al-Quran) sejauh yang saya ketahui, ialah Al-Farra’; nama lengkapnya adalah yahya Ibn Ziyad yang wafat pada tahun 207 H, sebagaimana yang akan dibawakan riwayat hidupnya pada pembahasan mengenai tokoh-tokoh ilmu Nahwu. Dan Al-Maula Abdullah Afandi di dalam Riyadul ‘Ulama menyatakan secara tegas bahwa Yahya ibn Ziyad Al-Farra’ ialah seorang Syi’ah. Ia mengatakan: “Dan apa yang dikatakan oleh As-Suyuthi mengenai kecenderunagn Al-Farra’ kepada Mu’tazilah mungkin berpangkal dari kerancuan sebagian besar ulama Ahli Sunnah berkenaan dengan prinsip-prinsip Syi’ah dan prinsip-prinsip Mu’tazilah. Padahal, Al-Farra’ itu sendiri ialah seorang Syi’ah Imamiyah”.


Selain itu, ada sekelompok orang Syi’ah yang menulis kitab berkenaan dengan majaz Al-Quran. Di antara karangan yang terbaik sekaitan dengan ilmu ini adalah kitab Majazatul Quran; karya Sayyid Syarif Radhi Al-Musawi, saudara Sayyid Al-Murtadha.


Lalu, orang pertama yang mengarang kitab di bidang ilmu Amtsalul Quran (pribahasa Al-Quran) ialah Syeikh Muhammad ibn Muhammad ibn Al-Junaid. Ibnu Nadim di dalam kitab Al-Fehrest, yaitu tatkala sampai di akhir bagian ulasannya tentang kitab-kitab yang dikarang mengenai berbagai makna Al-Quran, menyebutkan: “Kitab Amtsalul Quran adalah karya Ibnu Junaid”. Di sini, saya sendiri tidak menemukan seorang pun yang mengarang kitab mengenai ilmu ini sebelum Ibnu Junaid.


Lalu, orang pertama yang mengarang kitab tentang Fadhailul Quran (Keutamaan-keutamaan Al-Quran) ialah Ubay ibn Ka’ab Al-Anshari, seorang sahabat Nabi saw. masih di dalam Al-Fehrest, Ibnu Nadim menyatakan hal ini. Dan sepertinya Jalaluddin As-Suyuthi tidak mengetahui keutamaan Ubay ini sebagai pelopor penyusunan ilmu ini. Maka itu, dapat dimaklumi bila ia mengatakan bahwa orang pertama yang menulis kitab di bidang Fadhailul Quran ialah Imam Muhammad ibn Idris Asy-Syafi’ie yang wafat pada tahun 204 H. Kemudian Sayyid Ali ibn Sadruddin Al-Madani, pengarang As-Salafah, telah menyatakan kesyi’ahan Ubay ibn Ka’ab di dalam kitab Ath-Thabaqot; nama lengkapnya ialah Ad-Darajatur Rafi’at fi Thabaqot Syi’ah. Di sana, Al-Madani membawakan berbagai bukti atas kesyi’ahan Ubay. Dan di dalam kitab Ta’sisusy Syi’ah li Fununil Islam, saya telah menambahkan bukti-bukti lain atas hal itu.


Dan ada sekelompok dari kaum Syi’ah juga mengarang di bidang yang sama. Di antara mereka ialah Al-Hasan ibn Ali ibn Abu Hamzah Al-Bathayini dan Muhammad ibn Khalid Al-Barqi. Kedua-duanya hidup di masa Imam Ali Ar-Ridha. Dan Ahmad ibn Muhammad Al-Yasari, Abu Abdillah seorang penulis dari Basrah yang hidup di jaman Khalifah Dzahir dan Imam Hasan Al-Askari a.s. Ada pula nama-nama selain mereka, yaitu Muhammad ibn Mas’ud Al-‘Ayyasyi, Ali ibn Ibrahim ibn Hasyim, Syeikh Al-Kulaini dan Ahmad ibn Muhammad ibn Ammar Abu Ali Al-Kufi yang wafat pada tahun 346 H, serta mana-nama lain dari ulama terdahulu kami.


Lalu, orang pertama yang mengarang kitab di bidang Asba’ul Quran (Tujuh Bacaan Al-Quran) ialah Hamzah ibn Habib Al-Kufi Az-Ziyab; salah seorang dari tujuh tokoh qori’ Syi’ah. Sebagaimana telah saya bawakan kesaksian atas kesyi’ahannya dari tokoh-tokoh terkemuka Islam. Di dalam Al-Fehrest, Ibnu Nadim telah menyebutkan kitab Asba’ul Quran dan kitab Hudud Ayil Quran, dan mengatakan bahwa kitab tersebut adalah karya Hamzah. Dan sejauh ini, saya tidak mengetahui seorang pun yang mendahului Hamzah dalam mengarang kitab tentang ilmu ini.


 


Pasal Keenam


Tentang Tokoh-tokoh Ilmu Al-Quran Dari Kaum Syi’ah


Di antara mereka adalah Abdullah ibn Abbas. Ialah orang pertama dari kaum Syi’ah yang mengdiktekan tafsir Al-Quran. Seluruh ulama kami telah memberikan kesaksian mereka atas kesyi’ahan Ibn Abbas. Mereka juga memberikan keterangan riwayat hidupnya secara baik, seperti Sayyid Ali ibn Sadruddin Al-Madani, di dalam kitab Ad-Darajatur Rafi’at fi Thabaqot Syi’ah. Dan saya sendiri telah mengulas perihal pribadinya ini di dalam Ta’sisusy Syi’ah li Fununil Islam secara memadai. Ibn Abbas wafat pada tahun 67 H di kota Thaif, dan menjelang wafatnya, ia berikrar di dalam doanya; “Ya Allah, Sungguh aku memohon kedekatan diriku kepadamu dengan kesetiaanku pada kepemimpinan Ali ibn Abi Thalib alahis-salam”.


Di antara mereka adalah Jabir ibn Abdullah Al-Anshari; seorang sahabat mulia Nabi saw. Sebagaimana yang dicatat oleh Abul Khair di dalam Tabaqotul Mufassirin, Jabir tergolong sebagai bagian dari jajaran pertama para mufassir. Fadhl ibn Syadzan An-Naysyaburi; seorang sabahat Imam ali Ar-Ridha a.s. mengatakan bahwa Jabir ibn Abdullah Al-Anshari ra. adalah dari generasi pertama yang merujuk kepada Amiril Mukminin Ali ibn Abi Thalib a.s. Masih berkaitan dengan ihwal pribadi Jabir, Ibnu ‘Uqdah mengatakan:”Ia begitu tulus kepada Ahlul Bait”. Dan saya sendiri telah menyebutkan di Ta’sisusy Syi’ah li Fununil Islam beberapa keterangan tambahan mengenai dirinya. Jabir ibn Abdullah meninggal di Madinah pada tahun 70 H, yakni pada usia 94.


Di antara mereka adalah Ubay ibn Ka’ab; pemuka para qori’ (pembaca bacaan khas Al-Quran). Para ulama dan ahli sejarah mencatatnya berada di jajaran pertama dari silsilah kedudukan para mufassir. Ia adalah seorang sahabat Nabi saw. Dan ia sebagaimana yang sudah diketahui, adalah seorang Syi’ah. Riwayat hidup Ubay dicatat secara memadai oleh Sayyid Ali ibn Sadruddin Al-Madani di dalam Ad-Darajatur Rafi’at fi Thabaqot Syi’ah. Dan secara rinci lagi, saya telah membawakan riwayatnya di dalam Tasisusy Syi’ah li Fununil Islam.


Termasuk dari tokoh-tokoh ilmu Al-Quran yang datang setelah nama-nama sahabat di atas ialah para tabi’in. Di antara mereka ialah Sa’id ibn Jubair; seoranmg tabi’in yang paling ulung di bidang tafsir, sebagaimana kekasksian Qotadah atas hal ini. Sebagaimana penga-rang Al-Itqon, yaitu As-Suyuthi. Dan telah saya bawakan bukti-bukti atas kesyi’ahan Sa’id.


Di antara para Tabi’in adalah Yahya ibn Ya’mur; seorang tabi’in danm tokoh Syi’ah di bidang ilmu Al-Quran. Ibnu Khalkan mengatakan: “Yahya adalah salah satu qorie; imam bacaan Al-Quran dari Bashrah, dan kepadanya Abullah ibn Ishaq belajar qiroah (bacaan Al-Quran). Ia amat menguasai Al-Quran, ilmu Nahwu dan berbagai cabang ilmu bahasa Arab. Yahya mempelajari Nahwu pada Abul Aswwad Ad-Duali. Dan ia dikenal sebagai seorang tokoh dari generasi pertama kaum Syi’ah yang mengakui kedudukan tinggi Ahlul Bait, tanpa merendahkan orang mulia selain mereka. Dan saya telah menyebutkan sebagian riwayat hidupnya di dalam Tasisusy Syi’ah li Fununil Islam, yaitu ketika membahas tokoh-tokoh ilmu Nahwu.


Di antara para Tabi’in ialah Abu Soleh. Ia dikenal pula dengan panggilan kunyahnya. Abu Soleh merupakan murid Ibnu Abbas di bidangh Tafsir Al-Quran. Nama asli Abu soleh sendiri adalah Mizan Bashri; seorang Tabi’in Syi’ah. Syeikh Mufid Muhammad ibn Nu’man di dalam Al-Kafiah fi Ibtholi Taubatil Khotiah, telah memberikan kesaksian atas kesyi’ahan dan keterpercayaan Abu Soleh, yaitu tatkala Syeikh Mufid menyinggungnya setelah mengulas ihwal Ibnu Abbas. Abu Soleh wafat pada tahun 100 H.


Di antara para Tabi’in ialah Thawus ibn Kisan Abu Abdillah Al-Yamani. Ia mempelajari tafsir pada Ibnu Abbas. Syeikh Ahmad ibn Taimiyah menganggapnya sebagai oang yang paling menguasai tafsir, sebagaimana yang dicatat pula di dlam Al-Itqon oleh Jalaluddin As-Suyuthi. Dan Ibnu Qutaibah di dalam kitab Al-Ma’arif memberikan kesaksian atas kesyi’ahan Thawus. Di cetakan Mesir, halaman 206, Ibnu Qutaibah mengatakan: “Di antara kaum Syi’ah adalah Al-Harts Al-A’war, Sha’sha’ah ibn Shuhan, Ashbagh ibn Nabatah, Athiyah Al-‘Aufi, Thawus dan Al-A’masy”. Thawus meninggal di Makkah pada tahun 106 H. Dan ia dikenal senbagai oang yang amat setia pada Imam Ali ibn Husein As-Sajjad a.s.


Di antara para Tabi’in Adalah Al-A’masy Al-Kufi Sulaiman ibn Mehran Abu Muhammad Al-Asadi. Dan seba-gaimana yang telah lalu, Ibnu Qutaibah telah memberikan kesaksian atas kesyi’ahannya. Begitu pula Syahristani di dalam kitab Al-Milal Wan Nihal serta selain mereka berdua. Dan di antara ulama kami yang memberikan kesaksian yang sama ialah Syeikh Syahid Tsani Zainuddin di dalam Hasyiyatul Khulashah dan Muhaqqiq Bahbahani di dalam At-Ta’liqoh dan Mirza Muhammad Baqir Ad-Damad di dalam Ar-Rawasyih. Dan saya telah membawakan teks-teks yang menyatakan kesaksian mereka atas kesyi’ahan Al-A’masy di dalam kitab Tasisusy Syi’ah li Fununil Islam. Di sana yang menambahkan beberapa kesaksian lain. Al-A’masy Al-Kufi meningal pada tahun 148 H pada usia 88.


Di antara pata tabi’in ialah Sa’id ibn Al-Musayyab. Ia belajar tafsir pada Amiril Mukminin Ali ibn Abi Thalib a.s. dan Ibnu Abbas. Ia tumbuh cerdas di bawah pendidikan guru pertamanya. Sa’id senantiasa menyertainya dan tidak pernah berpisah dengannya. Ia telah mengikuti perbagai peperangan secara langsung di dalamnya. Dan Imam Ja’far Ash-Shadiq  dan Imam Ali Ar-Ridha a.s. telah memberikan kesaksian atas kesyi’ahan Sa’id, sebagimana yang tercatat di dalam juz ketiga dari kitab Qurbul Isnad, karya Al-Humairi. Sa’id ibn Al-Musayyab adalah seorang imam qiroah di madinah dan telah dinukil dari Ibnu Al-Madaini bahwa “Aku tidak mengenal dari kaum tabi’in yang lebih luas ilmu dan wawasannya daripada Sa’id ibn Al-Musayyab”. Sa’id wafat pada tahun 70, yaitu ketika ia berusia lebih dari 80.


Di antara para Tabi’in ialah Abu Abdurrahman As-Sulami; seorang tokoh Qiroah ‘Ashim. Ibnu Qutaibah mengatakan: “Ia adalah salah satu sahabat dekat Imam Ali Ibn Abu Thalib a.s., dan ia adalah saeoranag pembaca Al-Quran yang baik, dan ia mempunyai wawasan fiqih yang luas”. Saya katakan bahwa Abu Abdurrahman telah belajar qiroah pada Amiril Mukminin Ali ibn Abu Thalib a.s. sebagaimana yang dicatat oleh Ath-Tabarsi di dalam kitab tafsir Majma’ul Bayan. Dan Al-Barqi di dalam kitab Ar-Rijal fi Khowashi Ali, telah menggolangkannya ke dalam sahabat-sahabat Ali dari kabilah Mudhar. Abu Abdurrahman wafat pada tahun 70 H.


Dan di antara para sahabat ialah As-Sudi; seorang mu-fassir ternama, sebagaimana telah disebutkan sekelumit riwa-yat hidupnya pada bab pertama. Di antara mereka ialah Muhammad ibn As-Saib ibn Bishr Al-Kalbi; pengarang tafsir besar yang telah disebutkan ihwal hidupnya di bab pertama.


Di antara mereka ialah Himron ibn A’yan; saudara Zurarah ibn A’yan Al-Kufi dan budak keluarga Syaiban. Ia adalah seorang tokoh bacaan Al-Quran yang belajar pda Imam Ali Zainal Abidin dan Imam Muhammad Al-Baqir a.s. Himron wafat kurang lebih pada tahun 100 H.


Dan di antara mereka ialah Aban ibn Taghlab seba-gaimana telah saya sebutkan ihwal riwayat hidupnya. Ia adalah seorang muslim yang terdepan di setiap bidang ilmu. Aban belajar qiroah pada Al-A’masy; salah seorang sahabat Imam Ali Zainal Abidin a.s. dan Imam Muhammad Al-Bqir a.s. Ia wafat pada tahun 141 H.


Di antara mereka ialah ‘Ashim bin  Bahd. Ia adalah salah seorang tujuh tokoh qiroah Al-Quran, belajar pada Abu Abdurrahman As-Sulami yang ia sendiri belajar qiroah pada Amiril mukminin Ali ibn Abu thalib a.s. Oleh karena itu, qiroah ‘Ashim adalah qiroah yang diminati oleh ulama-ulama Syi’ah. Syeikh Al-Jalil ibn Al-Jalil Ar-Razi yang wafat pada tahun 556 H, memberikan kesaksiannya atas kesyi’ahan ‘Ashim di dalam kitabnya, Naqdhul Fadhoih. ‘Ashim adalah salah seorang tokoh Syi’ah dan wafat pada tahun 128 H di Kufah, atau di Samaweh menurut sebuah pendapat, yaitu dalam perjalannya menuju Syam dan dimakamkan di sana. Ia tidak dapat melihat seperti juga Al-A’masy. Al-Qodhi Nurullah Al-Mar’asyi di dalam kitabnya; Majalisul Mu’minin, memberikan kesaksian atas kesyi’ahan ‘Ashim, dan menempatkannya di generasi pertama ulama Syi’ah.


Dan setelah mereka di atas, muncullah tokoh-tokoh qiroah dari pengikut Tabi’in.  Di antara mereka ialah Abu Hamzah Ats-Tsumali. Nama lengkapnya adalah Tsabit ibn Dinar; seorang tokoh Syi’ah di Kufah. Abul Faraj Muhammad ibn Ishaq ibn Abu Ya’qub yang masyhur dengan panggilan Ibnu Nadim di dalam Al-Fehrest mengukuhkan ihwal kitab tafsir Abu Hamzah Ats-Tsumali dan salah satu sahabat dekat Imam Ali Zaibal adibidin a.s. Ia amat dihormati dan terper-caya serta telah menjadi sahabat dekat Imam Muhammad Al-Baqir a.s. Abu Hamzah wafat pada tahun 150 H.


Di antara pengikut Tabi’in ialah Abul Jarud Ziyad ibn Al-Mundzir. Ia telah meriwayatkan kitab Imam Muhammad Al-Baqir berkenaan dengan tafsir Al-Quran, yaitu sebelum ia menjadi pengikut mazhab Zaidiyah. Abul Bashir Al-Asadi telah meriwayat-kan fatfsir ini darinya, sebagaimana telah disinggung sebelum ini. Abul Jarud wafat pada tahun 150 H.


Di antara mereka adalah Yahya ibn Al-Qosim Abu Bashir Al-Asadi. Ia adalah muslim pelopor di bidang fiqih dan tafsir. Ia juga mempunyai karya terkenal di bidang tafsir seba-gaimana yang telah disebutkan An-Najasyi, dan sanadnya menyambung sampai periwayatan tafsir tersebut. Yahya wafat pada masa hidup Imam Ja’far Ash-Shodiq a.s., tepatnya pada tahun 148 H.


Di antara mereka ialah Al-Bathayini Ali ibn Salim yang dikenal dengan nama Ibnu Abu Hamzah Abul Hasan Al-Kufi; tuan kaum Anshar. Ia mempunyai karya di bidang tafsir Al-Quran yang telah diepelajarinya dari Imam Ja’far Ash-Shadiq a.s., Imam Musa Al-Kadzim a.s. dan Abu Bashir yang telah disebutkan di atas tadi.


Dan di antara mereka adalah Al-Hashin ibn Makhariq Abu Junadah As-Saluli. Ibnu Nadim mengatakan: “Ia adalah orang Syi’ah generasi awal. Ia mempunyai beberapa karya, di antaranya kitab tasir, kitab Jamui’ul Ulum”. Dan An-Najasyi telah menyebutkan bahwa Al-Hashin mempunyai kirab tafsir dan kitab qiroah serta sebuah kitab besar.


Dan di antara mereka ialah Al-Kisaie; salah seoang imam qiroah. Ia banyak mempelajari berbagai bidang ilmu. Ia dikenal pada masa itu sebagai orang yang pandai di bidang ilmu Nahwu dan ilmu Gharib dan ilmu-ilmu Al-Quran. Al-Kisaie adalah keturunan persia yang telah menjadi warga Irak. Dan saya telah menyebutkan nasabnya di dalam Ta’sisusy Syi’ah li Fununil Islam. Dan ada beberapa terks sejarah yang menegaskan kesyi’ahannya. Al-Kisaie meninggal di kota kecil bernama Rey (bagian selatan Teheran-Iran) atau di Thus  (di sebelah barat daya Iran), yaitu pada masa ia menjadi kepercayaan Harun Ar-Rasyid pada tahun 189 H, atau 183 H, atau 185 H, atau 193 H menurut perbedaan beberapa pen-dapat. Namun, tahun yang paling akurat adalah yang pertama. Ia hidup dalam usia 70.


Kemudian, setelah nama-nama tersebut di atas, muncul generasi ketiga yang diwakili oleh tokoh-tokoh besar, seperti Ibnu Sa’dan Ad-Dhurair Abu Ja’far ibn Muhammad ibn Sa’dan ibn Al-Muborak, dari warga Kufah yang ahli di bidang Nahwu. Ia seorang tokoh yang disegani. Ibnu Sa’dan menga-rang kitab Al-Jami’e, Al-Musyajjar dan selainnya. Ia mem-punyai qiroah khas Al-Quran yang sesuai dengan bacaan yang umum digunakan. Ibn Sa’dan adalah seorang perawi yang saleh dan terpercaya. Ia mengarang buku mengenai bahasa Arab dan macam-macam qiroah. Telah disebutkan oleh Ibnu Nadim di dalam Al-Fehrest menyebutkan ihwal Ibnu Sa’dan di dalam kelompok tokoh qiroah Syi’ah. Ia lahir di Baghdad , bermazhab Syi’ah, dan wafat pada tahun  231 di hari Arafah. Yaqut dan As-suyuthi secara rinci menjelaskan perihal hidupnya di dalam Al-Mu’jam dan Ath-Thabaqot. Yaqut menye-butkan bahwa ia lahir pada tahun 161 H dan meninggal pada hari Idul Adha tahun 231 H. ia mempunyai seorang putra bernama Ibrahim. Masih dari yaqut, dikatakan bahwa Ibnu Sa’dan adalah seorangh penulis dan perevisi. Ia juga seorang pemikir, peneliti dan perawi serta pengarang kitab-kitab yang bagus, di antaranya kitab Huruful Quran.


Selain mereka tersebut di atas, ada juga sekelompk Syi’ah yang menulis tafsir. Mereka adalah sahabat-sahabat dekat Imam Musa Al-Kadzim dan Imam Ali Ar-Ridha a.s. Di antara mereka adalah Wahid ibn Hafsh Abu Ali Al-Hariri; berasal dari kabilah Bani Asad, dan Yunus ibn Abdurrahman Abu Muhammad; seorang guru besar Syi’ah di jamannya, dan Al-Husein ibn Said bin Hammad ibn Mehran; budak Ali ibn Husein Abu Muhammad  Al-Ahwazi. Kami telah menyebut-kan riawayat-riwayat hidup mereka di dalam Ta’sisusy Syi’ah li Fununil Islam.


Selain mereka adalah Abdullah Ash-Sholt Abu Thalib At-Taimi yang dikenal juga dengan panggilan Ibnu Tsa’labah. Ia adalah seorang tokoh ilmu tafsir, dan ia mengharang kitab tafsir yang ia pelajari dari Imam Ali Ar-ridha a.s. Di antara mereka ialah Ahmad ibn Subaih Abu Abdillah Al-Asadi Al-kufi; seorang ahli tafsir. Dan di antara mereka ialah Ali ibn Aswath ibn salim Abul Hasan Al-Maqri, berasal dari Kufah. Perlu di catat bahwa Ali ibn Mehziyar Al-Ahwazi adalah salah satu tokoh ilmu hadis dan tafsir, dan mengarang kitab di dua bidang tersebut.


Setelah mereka di atas, muncul generasi lain seperti Al-Barqi Muhammad ibn Khalid Al-Barqi. Ia menulis kitab At-Tanzil dan kitab At-Tafsir. Al-Barqi sempat menjumpai Imam Musa Al-Kadzim dan Imam Ali Ar-Ridha a.s. Oleh para ulama Syi’ah, ia tergolong sebagai salah satu perawi perpercaya. Saudaranya yang bernama Al-Hasan ibn Khalid Al-Barqi juga menulis kitab, di antaranya At-Tafsirul Kabir sebanyak 120 jilid yang didiktekan oleh Imam Hasan Al-Askari a.s., sebagaimana yang disebutkan oleh Ibn Syahr-Asyub Al-Mazandarani Rasyiduddin di dalam Ma’alimul ‘Ulama’.


Dan setelah mereka, muncul generasi lain Syi’ah yang mengarang kitab tafsir di abad ketiga hijriyah. Di antara meraka ialah Ali ibn Hasan ibn Fidhal, Ibrahim ibn Muhmmad ibn Said ibn Hilal ibn ‘Ashim ibn Said ibn Mas’ud Ats-Tsaqofi, berasal dari Kufah dan wafat pada tahun 383 H. Ada juga Ali ibn Ibrahim ibn Hasyim warga Qum (selatan teheran-Iran); seorang guru besar Syi’ah pada masanya. Ia menulis kitab tafsir yang sudah dicetak.


Di antara mereka ialah Ali ibn Al-Husein ibn Musa ibn Babaweih yang juga di kota Qum. Ia menulis At-Tafsir. Seba-gaimana sekelompok ulama Syi’ah telah meriwayatkan dari kitab tafsir tersebut. Dan Syiekh ibn Al-Walid Muhammad ibn Hasan ibn Ahmad ibn Al-Walid Abu Ja’far; guru Syeikh Ibnu Babaweih. Ia wafat pada tahun 343 H.


Lalu, Syeikh Farrat ibn Ibrahim ibn Farrat Al-Kufi. Ia mengarang kitab tafsir sangat terkenal di kalangan Syi’ah. Ibn Al- Walid hidup pada masa Imam Ali Ar-Ridha dan Imam Muhammad Al-Jawad a.s.


Lalu, Ibnu Duwal dari warga Qum yang wafat pada tahun 350 H telah mengarang beberapa kitab, di antaranya adalah kitab AT-Tafsir sebagaimana yang disebutkan oleh An-Najasyi. Dan Salamah ibn Khithab Abul Fadhl yang juga dari kota Qum menulis kitab tafsir yang bersumber dari riwayat-riwayat Ahlul Bait a.s. Ia hidup pada masa Imam Ali Ar-Ridha dan Imam Muhammad Al-Jawad a.s.


Dan setelah mereka adalah para pengarang di bidang tafsir. Di antara mereka adalah Muhammad ibn Ibrahim ibn Ja’far Abu Abdillah; seorang penulis dari kabilah Nu’man. Karyanya terkenal nama Tafsir An-Nu’mani. Ia juga seorang perawi riwayat-riwayat yang didiktekan oleh Imam Ali Ibn Abi Thalib a.s  berkenaan dengan berbagai macam ilmu Al-Quran. Di dalam kitab tersebut, Muhammad menjelaskan berbagai ilmu tersebut dan mendatanya sampai tujuh puluh macam. Dan mengumpamakan masing-masing ilmu itu dalam bentuk yang indah. Dan pada kami terdapat sebuah naskah berkaitan dengan perumpamaan ini. Muhammad adalah perawai yang banyak di rujuk oleh Al-Kulaini di dalam kitab Al-Kafi.


Dan Muhammad bin Al-Abbas ibn Ali ibn Marwah yang dikenal pula dengan ibnul Hijam dengan panggilan Abu Abdillah, menulis beberapa kitab di antaranya ialah Ta’wilu ma Nazala fin Nabi, Ta’wilu ma Nazali fi Ahlilbait wa ma Nazala fi Syi’atihim, Ta’wilu ma Nazali fi a’dai Ahlil Bait, At-Tafsirul KabirAn-Nasikh wal Mansukh, Qiroah Amiril Mukminin, Qiroah Ahlul Bait. Semua kitab ini dituturkan oleh Abu Muhammad Harwan ibn Musa At-Tal’akbari pada tahun 328 H. Dan At-Tal’akbari ini telah mendapatkan ijazah periwayatan darinya.


Dan di antara mereka yang menulis di bidang-bidang ilmu Al-Quran adalah sekelompok Syi’ah. Misalnya, Muhammad ibn Al-Hasan Asy-Syiba; guru Syiekh Mufid. Ia mengarang kitab Nahjul Bayan fi Ma’anil Quran, di dalamnya ia menjelaskan berbagai macam ilmu Al-Quran dan menghitungnya sampai 60 macam. Sy-Syibani telah menyusun semua itu di dalam sebuah kitab yang diberi judul dengan nama Khalifah dinasti Abbasiyah masa itu, yaitu Al-Mustanshir. Dan Sayyid Al-Murtadha telah menukil hadis darinya dan mencatatnya di dalam kitab Al-Muhkam wal Mutasyabih.


Selain Asyi-Syibani adalah Syeikh Mufid sendiri. Nama lengkapnya adalah Muhammad ibn Muhammad ibn Nu’man yang dikenal pada masa itu dengan gelar ‘Ibnul Mu’allim’. Ia adalah guru besar Syi’ah yang mempunyai kedudukan ilmiah yang begitu tinggi di kalangan ulama Syi’ah. Ia menulis beberapa karya yang tercatat di dalam kitabnya sendiri; yaitu Al-Fehrest, di antaranya Kitabul Bayan fi Anwa’i Ulumil Quran. Syeikh Mufid wafat pada bulan Muharram 409 H, sebagaimana telah disebutkan oleh Al-Khatib di dalam kitab sejarahnya yang besar, Tarikh Al-Baghdadi.


Dan terakhir ialah Muhammad ibn Ahmad ibn  Ibrahim ibn Sulaim Abul Fadhl Ash-Shuli Al-Ja’fi dari warga Kufah, yang terkenal dengan panggilan Ash-Shobuni. Ia menulis kitab Al-Fakhir fil Lughah, kitab Tafsir ma’ani Tafsiril Quran dan kitab Tasmiyatu Ashnafil Kalamihil Majid. Ash-Shobuni adalah salah satu ulama besar Syi’ah. Ia tinggal di Mesir dan wafat di sana pada tahun 300 H.


 


Pasal Ketujuh


Tentang Tafsir Pertama Yang Menghimpun


Ilmu-ilmu Al-Quran


Ketahuilah bahwa tafsir pertama yang menghimpun seluruh ilmu-ilmu Al-Quran adalah kitab Ar-Raghib fi Ulumil Quran, karya Abu Abdillah Muhammad bin Umar Al-Waqidi. Ibnu Nadim telah menyebutkan kitab ini di dalam Al-Fehrest, dan memberikan kesaksiannya atas kesyi’ahan pengarangnya.


Lalu, kitab At-Tibyan yang mencakup semua ilmu-ilmu Al-Quran di dalam sepuluh jilid besar, karya Syeikh Thaifah Abu Ja’far Muhammad ibn Hasan ibn Ali Ath-Thusi; seorang tokoh besar Syi’ah yang lahir pada tahun 385 H dan wafat di Al-Ghurey pada tahun 460 H. Di di dalam kitab tersebut, ia mengatakan bahwa dialah orang pertama yang melakukan penghimpunan seluruh ilmu-ilmu Al-Quran.


Lalu, kitab Haqoiqut Tanzil wa Daqoiqut Ta’wil. Kitab ini sebesar kitab tafsir At-Tibyan, karya Sayyid Syarif Ar-Radhi, saudara Sayyid Al-Murtadha. Di dalamnya, ia mengungkap-kan berbagai keunikan, keajaiban, kerumitan Al-Quran, dan menjelaskan teka-teki, rahasia-rahasia dan kedalaman makna riwayat-riwayatnya. Sayyid Ar-Radhi juga berusaha menyelami hakikat-hakikat dan kedalaman-kedalaman takwil (makna-makna batin, pent.) Al-Quran; suatu upaya ilmiah yang belum pernah terfikirkan atau dilakukan oleh seorang pun. Namun, kitab ini tidak mencakup seluruh ilmu-ilmu Al-Quran. Di samping itu, Sayyid Syarif Ar-Radhi juga memiliki kitab Al-Mutasyabih fil Quran dan kitab Majazatul Quran. Usianya tidak melebihi empat puluh tujuh tahun. Dan saya di dalam Ta’sisusy Syi’ah li Fununil Islam, membawakan riowayat hidupnya secara panjang lebar. Syarif Ar-Radhi wafat pada tahun 406 H.


Selain itu terdapat kitab Raudhul Jinan fi Tafsiril Quran yang dikarang sebanyak 60 jilid, oleh Sang Imam Panutan, Syeikh Abul Futuh Ar-Razi. Nama lengkapnya ialah Al-Hasan bin Ali ibn Muhammad ibn Ahmad Al-Khuza’i Ar-Razi An-Naysyaburi. Ia wafat pada abad kelima. Raudhil Jinan adalah sebuah kitab tafsir yang menghimpun berbagai ilmu Al-Quran. Abul Futuh datang setelah Syeikh Thaifah.


Ada juga kitab Majma’ul Bayan fi Ulumil Quran sebanyak sepuluh jilid karya Syeikh Aminuddin Abu Ali Al-Fadhl ibn Hasan ibn Al-Fadhl At-Tabarsi yang wafat pada tahun 540 H. Kitab ini mencakup semua ilmu-ilmu Al-Quran. Hanya saja, ia menegaskan di pembukaannya, bahwa ia amat berhutang budi pada kitab At-Tibyan karya Syeikh Ath-Thusi tersebut di atas.


Kemudian terdapat kitab berjudul Khulashotut-Tafasir sebanyak dua puluh jilid, karya Syeikh Qutbuddin Ar-Rawandi. Kitab ini penuh dengan hakikat dan rahasia makna-makna Al-Quran. Inilah kitab yang paling baik yang dikarang oleh ulama-ulama setelah Syekh Ath-Thusi. [selesai]

loading...
loading...
loading...
Name

#ahlulbait #shalawat #doa #AlQuds #buku putih mazhab syiah #DR Ahmad Thayyib #Dzikir #ebooks #Fatimah #FikihSyiah #ImamAli #ImamHasanAlMujtaba #ImamKhomeini #isis #kitabsyiah #syiahmenjawab #alkafi #Mufti Ahlusunnah Mesir #Mufti Al-Azhar #Persatuan Umat Islam #Syiah Bagian dari ISLAM #syiahmenjawab #tabayyun #alibinabithalib #Umur #Walipitu #Walisongo #Wawancara Eksklusif 10 kegagalan memahami syiah 17 Agustus 2017 4 Pesan Nabi SAW kepada 'Ali as ABI ABI berkunjung Kemenko Polhukam abu bakar abu dzar abu dzar al-ghifary abu jaham Abu Turab Adab Berkomunikasi Dalam Quran agama Agama amp; Dunia Agama dan AKhlak Agama dan Dunia Agama dan Krisis Kemanusiaan Modern Agama Memperkuat Diri Hadapi Kesulitan Agama Sadis agama untuk manusia Agresi Saudi agustinus ahkamul quran Ahli Ibadah Yang Riya' ahlul bait ahlul bayt ahlul bayt as ahlulbait Ahlulbait as adalah Ahlu adz Dzikr Ahlulbait as Bagaikan Pintu Pengampunan Ahlulbait Nabi as adalah Tali Allah Ahlussunnah ahlusunah Ahmad Taufik Jufry air Air Mata Kerinduan Uwais Al Qarani Kepada Rasul SAW Ajaran Ajaran Nabi Muhammad Saw Untuk Kehidupan ajwibah akal fitrah AKAR FITNAH akhlak Akhlak Imam Sajjad Pasca Karbala Akhlak Mulia Akibat Lalai Shalat Akidah Akidah Syiah Aktivis Al Mahdi al quran Al Quran al quran syiah Al-Fatihah al-ghaib Al-Ghazali Al-Kalbi Al-Qur'anul Karim Al-Quran Alam Ali Ali Akbar Ali ibn Abi Thalib ali khamenei ali shariati ali syariati aliran sesat Amalan Malam Nisfu Sya’ban amaliyah Amr bin Yasir an-Najasy an-Najazyi Anda Bertanya Anda bertanya SYiah menjawab Annemarie Schimmel Anti Stres anti terorisme Antologi Islam Apa Apa Definisi Roti? Apa yang Kita Pikirkan Api Takfiriah Yang Menjilat Diri Sendiri Arab Saudi Arbain Husaini Argumentasi Rasional Syiah Tentang Imamah Aristoteles asal-usul syi'ah Asas Politik Kanjeng Nabi Muhammad SAW Asuransikan dirimu dengan doa ini Asyura asyuro At-Taqrib Audio awjibah Ayat-ayat Keagungan Nabi Ayatollah Bahjat qs Ayatullah Nuri Hamadani Ayatullah Shafi Ghulpaghani Ayatulloh Az-Zahra bab Bagaimanakah Bahagia? bahagia Bahasa Agama BANGGALAH MENJADI BANGSA INDONESIA Bangsa Iran Bangsa Persia Bantahan Keras Bahwa Syiah Pengikut Ibn Saba' Bedah Buku Putih Mazhab Syiah Berbahagia karena berbagi jalanNya berbuat baik Berdzikir dalam Perspektif Imam Khomeini Berita Berkah Sang belahan jiwa Nabi SAW amp; Doa Ziarah padanya Bersama Tuhan Di Bulan Suci bersuci bertindak Berwisata dengan Kemuliaan Fatimah Azzahra Betulkah Syi'ah Mengkafirkan Sunni? bijak Biografi Biografi Allamah Thabathaba'i Biografi Imam Ali Biografi Ulama Syiah Bisik-bisik Obama Tentang Islam di Indonesia Budaya Budaya & Gaya Hidup Budaya amp; Gaya Hidup Buku Putih Mazhab Syiah: Fakta Eksistensi Syiah Bulan bung karno Bung Karno pun Napak Tilas ke Imam Husain di Karbala Bung Karno pun Ziarah Imam Husain di Karbala Buya Syafi'i Ma'arif Cahaya Cahaya Nabi Muhammad Cahaya Nabi Muhammad saw Cahaya Tuhan cak nun CARA MENDIDIK ANAK ala AMIRUL MUKMININ ALI BIN ABI THALIB (S.A) cerita cerita sufi Chat Cinta Cinta Anugerah Terindah Cinta kepada Husein Cinta kepada Nabi SAW Cinta Kepada Keluarga Nabi Muhammad SAW Cinta Menyatu dalam taat kepadaNya Cinta Rasulullah SAW Kepada Empat Sahabat Radhiyallahu'anhum Copernicus corak filsafat Syiah Dan Sinterklas Turut Melakukan Aksi Intifadah Bela Palestina Daras Akidah Daras Akidah MIsbah Yazdi Definisi Roti Deklarasi Bersama Pulangkan Pengungsi Sampang Delapan jalan menghapus dosa Demonstrasi di Yaman Dialog Newton Diam diskriminasi Do’a Doa Adilah Doa Adilah adalah salah satu doa yang dianjurkan dan diajarkan untuk mencegah kita kehilangan iman saat ajal menjemput nanti. Doa Ahad (Janji Setia) Doa Hari Jum’at Doa Jausyan Kabir Doa Keamanan Doa Kumayl/Hazrat Haidr as doa perpisahan ramdhan doa ramdhan Doa Tawassul Nabi dan Ahlulbaitnya yang suci Doktrin Dosa dua belas imam dunia islam Dunia Islam dzulhijah Editorial Empat Hal Yang Mematikan Hati Enam Hal Yang Dapat Menghapus Amal Kebaikan enggan Epistemologi Agama Eskalasi Intoleransi Takfiri di Yogyakarta etika Ramadhan Face Off "Palestine" Fajar 5 Simbol Persatuan Sunni-Syiah FAKTA FATIMAH Faktor Faktor Pemicu Perpecahan falasi Falsafah Kebangkitan Imam Husain Fana Fana dalam dunia Irfan fathimah Fathimah as tentang Keagungan Al-Qur'an fathul bari Fatimah 'alaihassalam FATIMAH AZ- ZAHRA: IBU dari AYAHNYA dan PENGHULU SELURUH WANITA fatwa Fatwa Fatwa Sesat yang mensesatkan fatwa imam Khamenei Fatwa Marja' Fatwa Sayid Khamenei Larangan Mencaci Sahabat dan Simbol-Simbol Ahlussunnah Fenomena Alam fikih fikih ibadah Filosofi Filsafat Filsafat Iluminasionis Filsafat Islam filsafat Kant Filsafat Nahwu fiqh Fiqh Ibadah fiqih Syiah Fiqih syiah najis Firaun Fisafat Fitnah Syiah fuqoha gagal memahami syiah gaib Galileo Gallery Gerakan Politik-Sosial Imam Khomeini Gereja Ghadir Ghadir Khum golden ways Grand Syaikh Al Azhar : Fatwa Larangan Pembunuhan Muslim Syiah Meredam Konflik Sektarian gubernur gubernur mesir Guru hadis hadis ahlulbait hadis syiah Hadist Hadist Rosululloh Hadist Tsaqalain hadits Hadits hadits 12 khalifah. khulafa ar Rosyidin hadits ahlulbait hadits nabi haji Haji Langganan Hajj (The Pilgrimage): Menghampiri Allah Swt hak hak asasi manusia HAK IBU DAN HARI IBU hak sahabat hak teman HAKEKAT NISFU SYA'BAN Hakekat Puasa Menurut Perspektif Al-Quran Hakikat Dzikir Hakikat Syafaat dan Tawassul Menurut Al-Quran hakim Hakim Cium Tangan Terdakwa Halilintar HAM hamba Harapan Hari Internasional al-Quds di Semarang diikuti oleh ribuan orang yang cinta kemerdekaan dan perdamaian hari kemenangan Hari Raya Orang Berpuasa Harmoni Sunnah-Syiah di Irak Harmoni Titik-Temu Sunni/NU dan Syiah harmonis hasan al banna HASAN AL BANNA DAN PROGRAM PENDEKATAN SUNNI-SYIAH hasan al bashri Hasan al-Mujtaba Hati hawa nafsu hawa nafsu dalam al quran hadits hawa nafsu menurut syiah Hedonis Penyakit Kehidupan Hermeneutika hikmah hikmah imam Ali as Himah Hisbulloh Houthi hubungan hubungan antara agama dan akhlak hudud hukum hukum Islam hukum Qiyas hukum Tuhan Hume humor husain husain fadhlullah HUT RI ibadah wanita ibnu hajar ibu Ibu Kaum Mukminin dan Keutamaan Wanita Muslim Pertama Ideologi Syi'ah Idul Qurban dan Penyembelihan ihtiyath ijtihad ikhtilaf ilahi Ilmu Ilmu Agama Ilmu Firoq Image imam imam 12 imam ali Imam Ali Adalah Rahmat Imam Ali Al Ridho as Imam Ali ar-Ridha imam ali bin abi thalib Imam Ali dan Dua Orang Yahudi Imam ALi dan Filsafat Nahwu imam ali khamenei Imam Ali Zainal Abidin Imam Ali Zainal Abidin as Imam As-Shadiq Imam Asajad Imam Hasan Imam Hasan al mujtaba Imam Hasan dalam literatur Syiah Imam Hasan menurut Syiah Imam Husain IMAM HUSAIN PRIBADI DIDIKAN RASULULLAH SAW. Imam Husain Tragedi Karbala Imam Husein imam ja'far shadiq Imam Ja'far Shadiq dalam Mengurai Penyimpangan Imam Jafar Imam Jafar Asshadiq as imam Jafar shadiq as Imam Jafar Sodiq Imam Jawad imam khomeini Imam Khomeini Membangkitkan Kesadaran Umat Imam Khumaini Imam Mahdi Imam maksumin Imam Musa Al Kazhim as Imam Musa Kazhim as Imam Musa Kazim Imam Sajjad Imam Syiah imam syiah. imam ahlulbayt as IMAM ZAMAN as imamah Imamah amp; Wilayah imamah dan khilafah Imamah Imam Ali Imamah menurut syiah Iman iman dan amal. korelasi iman dan amal individu Indonesia indonesia merdeka Info Syi’ah Info Syiah Instropeksi Diri Internasional Iran Iran-kah Bangsa Yang Dijanjikan Dalam Surat Muhammad? Iranphobia dan Syiahphobia Irfan Irfan amp; Tasawuf Irfan dan Akhlak Irfan dan Filsafat Irfan Praktis Irfan Teoritis ISIS Berencana Teror Iran ISIS Perusak Citra Islam Muhammadi (Saw) iskandariah Islam islam damai Islam dan Keindonesiaan islam nusantara Islamisme Islamphobia israel istibra ISTIKHARAH DENGAN TASBIH Jabatan itu tidak lebih berarti dari sepatuku Jabir ibn Abdullah Al-Anshari Jadilah Orang Baik jagalah persatuan umat Jalaludin Rahmat Jalaludin Rumi Jangan Ada Ruang di Indonesia untuk Terorisme Jangan berpangku tangan Jawa Jejak-jejak Imam Ali pada Bendera Macan Ali Cirebon Jokowi Jokowi: Gus Dur tak rela konstitusi diremehkan judul Jurnalis Juru Selamat Kalau Di Jawa Ada Wali Songo Di Bali Punya Wali Pitu Kamu adalah Kebiasaanmu Kanjeng Nabi SAW Karbala KATA DAN UJARAN KATA-KATA YANG MEMBUAT ABU THALIB MANTAP keadilan kebahagiaan Kebangkitan Imam Husain keberkahan bulan ramadhan Kebhinekaaan Kedatangan Imam Mahdi as Kedudukan Bersikap Jujur Dalam Hidup kedudukan perempuan Kefakiran dan Kebakhilan kegagalan memahami syiah Keharmonisan Sunni-Syiah di Masjid Yardyam Rusia Kehendak Bebas Dan Takdir kehidupan Kehidupan Ali ibn Abi Thalib Keilmuan Islam Kejahilan yang paling besar kelahiran keledai Keluarga Nabi KELUH KESAH KAWAN (1) KELUH KESAH KAWAN (2) Kemaksuman Nabi dalam Perspektif Al-Quran Kemaksuman Nabi Muhammad SAW Kemaksuman Para Nabi Menurut Syiah Kembali Kepada Keaslian Jatidiri Manusia Kemenag Gelar Dialog Lintas Guru Agama Untuk Tingkatkan Toleransi Kemenangan Sudah Dekat kemiskinan Kenabian Kenapa Selalu Berpecah-belah? Kepeloporan Syiah di bidang Ilmu Kalam Kepemimpinan Dan Imam Maksum Kepler kerajaan aceh kerjasama Kesatria Karbala Ali akbar kesetaraan Kesucian ketenagakerjaan Keteraturan Keteraturan Fenomena Semesta Ketika Anak Melawan Kita Ketika Binatang-Binatang Berhaji Ketuhanan keutamaan bulan Keutamaan Hari dan Bulan Sya'ban khalifah khilafah khomeini Khotbah 1 Khurasan khutbah Imam Ali as Kilas Balik Murtadha Muthahhari kisah kisah bijak kisah hikmah Kisah Romantis Keluarga Kenabian Kisah sakitnya Rasul sebelum Wafat Kisah sebuah cincin Mulia Kita atau Imam Zaman yang Ghaib? Kita Beragam kitab kitab syiah Koalisi Saudi-Zionis Gagal Tenggelamkan Isu Quds dan Palestina Konsep Ketuhanan Konsep Ketuhanan Dalam Filsafat Konsultan Nikah Saudi bolehkan suami pukuli istri secara Islami Korban Crane kristen Kritik Israel Kumail kurr Lagu Kebangsaan Lahirnya Sang Putera Ka'bah lailatul qadar menurut syiah lailatul qadr Larangan Menolak Peminta Lau Kana Bainana Al-Habib Law Kana Bainana Lentera Ilahi lidah Link logika Lord of The Ring luqman luqman hakim Ma'arif Ma’rifah madzhab Ja'fari makna haji Makna Kesyahidan Makna Syahadah Makrifatullah malaki tabrizi malam di malam lailatul qadar malik asytar mantan Walikota London diskors manusia manusia dan alam semesta Masa Dhuhur Masa IMAM ZAMAN as masalah masehi masuknya islam masyarakat Matahari mazhab Melatih Diri Melatih Diri untuk Hidup Melihat Allah Melihat Tuhan Memohon Taufik Mempelajari Ilmu Agama Menahan Tangisan Si Miskin Menakar Kualitas Sang Mufti Ketika Murka Mencegah Predator Anak Menembus ruang dan waktu bersama Jibril Mengapa Asyura Diperingati Tiap tahun Mengapa Menangis Atas al Husain mengenal hawa nafsu Mengenang dan Berbahagia Menggalang Persatuan Seperti yang diajarkan Kanjeng Nabi SAW Menghadapi Kemarahan Dengan Santun Menghampiri Allah Swt menjadi manusia haji Menjadi Musafir Yang berhasil Menjaga Amalan MENJAGA HATI amp; LIDAH menjawab fitnah menjawab tuduhan menolak buku panduan MUI Menolak syiah Menyangkal Filsafat Hampa Merdeka mesiah Milad Fatimah Az Zahra as Mimpi yang Terbeli Motivasi Qurani Mozaik muamalah mudhaf Muhammad Muhammad saw Muhasabah diri Muhsin Labib MUI MUI dan Syiah MUI dan Tugas Mempersatukan Umat mujtahid mukallid Mukjizat Nabi Mukmin Adalah Sekufu Bagi Mukmin Munajat/Doa Murid murtadha muthahhari muslimah muthahhari muthlaq Mutiara Ahlulbait Mutiara Hikmah mutiara imam Ali as MY MOTHER IS THE MIRROR OF MY LIFE MY MOTHER IS THE MIRROR OF MY LIFE (2) Nabi Nabi Muhammad nahjul balaghah najasah Najh al-Balaghah nakhai nama Allah Nasab Imam Ali Nasehat Imam Khomeini (qs) untuk Seorang Muslim nashiruddin Nasional Nasionalisme Nasruddin Natal Dan Teologi Cinta Neo Teologi Nikah Mut`ah Nilai dan Kadar Manusia NKRI Harga Mati nominalisme NU Meminta Jokowi Bubarkan Ormas Keagamaan Anti Pancasila Nur Muhamad Nur Muhammad Nusantara Opini Orang tua dan orang hitam tidak akan masuk surga Orang yang berilmu dengan orang yang beriman sangat berbeda Orang Yang Sombong ORATOR ZALIM Orde Baru ormas ahlulbait indonesia Ormas Anti Pancasila Harus dibubarkan Pahala Memaafkan pajak pancasila Pancasila Jaya Pandangan Imam Ali as Tentang Kebodohan Pandangan Ulama dan Sejarahwan Tentang Imam Ali Zainal Abidin as Panjang Umur Para Sahabat PBNU pejabat Pelajaran Dari Yang Telah Berlalu pembalasan Pembantaian Imam Husain PEMBENCI DAN KEBENCIAN pembicara Pembuktian Wajibul Wujud Pemicu pemikiran Pemikiran dan Kepribadian Imam Khomeini Bagi Dunia pemimpin islam Pemimpin Non Muslim penalaran Pencipta Pencipta Lagu pendekatan sunni syiah pendengar Pengakuan Mahasiswa Asal Myanmar Tentang Syiah Pengangkatan Yazid Pengaruh Buruk Malas dan Solusinya pengertian pengetahuan Pengetahuan memberikan manusia wawasan dan kesadaran Pengetahuan menurut Imam Ali as Pengetahuan Umum Penghalang Kehadiran Hati Ketika Shalat Penghancuran Situs Kuno: dari Suriah hingga Yogya Penghormatan Imam Ali as Kepada Para Tamu Pengorbanan Imam Ali bin Abi Thalib as untuk Tamu penguasa islam Pengungsi Sampang Penolakan Ulama Islam Terhadap Gerakan Takfiri Pentingnya Sejarah PERANG MELAWAN KEBODOHAN Perbedaan Tidak Harus Diseragamkan perempuan perempuan muslimah Peringatan Wiladah Al-Mahdi Afs Peristiwa Karbala Permainan Politik di Balik Dukungan Wahabi Salafi Takfiri pernikahan Pernyataan Perpecahan persahabatan sunni-syiah Persatuan persatuan islam Persatuan Islam dalam Perspektif Imam Ja'far as Persatuan Syiah-Sunni persaudaraan sunni-syiah persaudaraan umat Persefektif Al-Quran Perspektif Perspektif Imam Jafar Shadiq as tentang Sumber Pengetahuan Perspektif Jendral Gatot tentang Persatuan dan Pertahanan Indonesia Perspektif/Opini Pertolongan Allah Pesan Pesan Asyuro Sayidah Zainab Pesan Asyuro Sayidah Zainab as Pesan Asyuro Sayidah Zainab Singa Bani Hasyim Pesan dan Nasehat untuk MUI Pesan Haji Ayatollah Sayyid Ali Khamenei 2016 Ini Hadirkan Tetesan Airmata Pesan Haji Oleh Ayatollah Sayyid Ali Khamenei 2016 Ini Hadirkan Tetesan Airmata Pesan Haji Rahbar 2017 pesan imam ali Pesan Majma Jahani Ahlul Bait PESAN NATAL AYATULLAH KHAMENEI pesan persahabatan Pesan Rahbar Pesan Syahid Mohsen Phobia Terhadap Syiah? Itulah Desain Kepentingan Barat Pilkada Piramida Planet Planet Matahari plato Pokoknya kambing walaupun bisa terbang praktis Presiden Presiden Perintahkan Aparat Cegah Aksi Teror Saat Natal pria dan wanita Primordialisme Prinsip Kemahdian Dalam Al-Qur'an Profil Ahlulbait proklamasi Puasa puasa batin puasa lahir puasa ramadhan puisi Puteri kesayangan Nabi Putin Qiyas menurut Syiah Qosim sulaemani Quds Day Dalam Pandangan Imam Khomeini ra Quds Day in Semarang Quote Qur'an quraish Shihab RACHEL CORRIE CUKUPLAH MENGENALIKU Rahasia Bulan Rahasia Halilintar Rahasia Matahari rahbar Raja Saudi ramadhan ramadhan dalam hadits rasulullah dan ahlulbait Rasulullah SAW Simbol Persatuan realitas Rektor IAIN: Banyak Titik Temu Sunni (NU) dan Syiah Rencana Allah Pasti Indah Rene Descartes renungan renungan akhir ramadhan Renungan Tengah Malam retorika Revolusi revolusi iran Revolusi Mental amp; Aku (Bukan) Siapa risalah Rizqi Romawi Rosululloh Ruh Saat Tidur Rukyatullah rumah tangga RUMAH TANGGA YANG SEHAT PONDASI KOKOH SEBUAH NEGARA Rusia Komitmen Dukungan Kepada Negara-Negara Islam sahabat Sahabat Nabi Sahabat Nabi SAW sains Salah Memahami Hukum salman Sambut Tahun Baru Rahbar Menyampaikan Pesan Khusus untuk Rakyat Iran Sampah Sampah Hati Samudera Hindia Masa Depan Ekonomi Dunia Sastra Sastra Barat Sastra Islam satu tuhan Saudi Saydah Fatimah Sayid Hasan Alaydrus Sayidah Fatimah sayyid Ali Khamenei Sayyid Hasan Khomeini Sayyidina Hasan Sebaik-baik manusia Sedekah seimbang sejarah sejarah islam Sejarah Perkembangan Syiah di Indonesia sejarah syi'ah Seluruh manusia tertidur pulas. Ketika ajal tiba mereka baru sadar Semua Tentang Ali Karamallahu Wajhah seni Senjata Musuh Masa Kini Seorang penjual keripik singkong Seri Tanya Jawab Irfan Serial Karbala Seruan Kanjeng Nabi SAW sesat Setan setan tidak disiksa api neraka Setelah Kunjungan Raja Saudi: Melawan Ekstremisme? shahifah Mahdiyyah shalat shalat sufi Siah Nusantara Siapa "Habib" itu? Siapa dari kita yang paling banyak memakan kurma? siapakah ahlulbait nabi Sifat Af'aliyah SIfat Allah Sifat Dzatiyah Simbol Keagungan Spiritualitas Simbol Kesabaran Ahli Bait as Simbol Persatuan Dunia Islam Sirah Sirah Ahlulbait as skeptisisme skolastik socrates soekarno Sofis sosial studi skolastik Sumber-sumber Pendanaan ISIS Sunan Kali Jaga sunni sunni syiah Sunni-Syiah di Nusantara Sup Panas surat surat imam ali surat malik asytar Surat Muhammad syafaat Ahlulbait as Syafaat dan Optimisme Syafaat Nabi syahadah Syahid Murtadha Muthahhari Syaikh Al Azhar syarat. syarif radhi Syed Ahmad Baragbah tentang Ahlulbait dalam Hadits Nabi Syed Ahmad Baragbah tentang Syiah Dan Salah Faham Terhadapnya Syed Ahmad Baragbah tentang Taqiyah Menurut Islam Syiah syiah aceh Syiah adalah madzhab Islam Syiah adalah muslim syiah ali syiah antara iran dan indonesia Syiah dalam Lisan Rasulullah Saw Syiah Houthi syiah imamiyah Syiah Indonesia Syiah Islam Syiah Isna Asyariyyah Syiah Menjawab Syiah menjawab Tasawuf Syiah menurut Syiah syiah nusantara syiah saudi Syiah Sesat Syiah takwa Syiah Tidak Sesat Syiahisasi syiahnusantara Syiria syukur ta'abbudi Tabayun tabayun Syiah TABIAT MENGKAFIRKAN tabiin Tafaqquh Fiddin Tafsir Tafsir al-Quran tafsir birrul walidaen Tafsir Cemerlang tentang Islam Nusantara Tafsir Hikmah Tafsir Maudhu'i Tafsir Mudah Tafsir Surah al-Falaq Tafsir Surat AN-Nas tafsir syiah Tafsir Tematik Tahajud Menurut Ajaran Ahlul Bait As Takdir dan Logika Takfiri Takfirisme takhalli taklid TAKWA takwa bulan ramadhan takwini tamar Tangisan Pemimpin Iran Atas Tragedi Mina Tanya Jawab Tanya Jawab Irfan Tanya Jawab Isyu Fitnah terhadap Syiah Dengan Ahlinya Tanya Jawab Tasawuf Taqi Misbah Yazdi taqiyah Taqiyah Identik dengan Kemunafikan? taqiyyah Tasawuf Tasawuf dan Irfan Tasawuf Praktis Tasawuf Teoritis Tasbih Semesta Tashawuf Tasyri Tauhid Tauhid Dzat TAUHID PADA WUJUD MANUSIA Tauhid Semesta Tauhid Sifat Tawadhuk Kepada Manusia tawassul Tawassul 14 Manusia Suci tembang jawa Tentang Kejujuran Tentang Orang Arif Tentang Usia teologi teologi syiah teoritis terjadi Terjemah Al-Qur'an TERLAMPAU BERSUKACITA Ternyata Penemu Musik Adalah Orang Islam teror Thaharah Thomas Hobbes Tokoh Tragedi Karbala tragedi pembantaian keluarga nabi Tribute to International Quds Day 2012 Tuhan tuhan yang ghaib Tujuan Karbala Tukang cukur Tukang cukur dan Keberadaan Tuhan TV Indosiar Merevisi Fitnah Tentang "Syiah Wukuf di Karbala" Ubay ibn Ka’ab udul Ufuk ukhuwah ukhuwah Islam ukhuwah Sunni Syiah ulama Ulama Sunni Ulama Syiah Ulama Tafsir ulil amri Ulumul Qur'an Ummul Mu`minin Aisyah Berkisah Tentang Kemuliaan Sayyidah Fatimah as undang-undang undang-undang ketenagakerjaan uqala'i Urgensi Ukhuwah Islamiyah amp; Ukhuwah Wathoniyah Ushul Fikih Ustadz Muhsin Labib: Kilas Balik Murtadha Muthahhari Ustadz Taufiq Ali Yahya tentang Tawassul Uswah Video Videos Wafat Wajibul Wujud wali wali faqih Wali Sanga Wani Ngalah Luhur Wekasane wanita wanita muslim wanita muslimah wanita pilihan Warga Syiah Tolak Ubah Keyakinan Wartawan Koran Independent 'Shock' Berkisah Liputannya Tentang Long March Arbain Wasiat Imam Ali Kepada Umat Islam Wasiat Imam Jafar Shadiq Wawancara Wawasan Keislaman Wayang Kulit Wiladah "Sang Penunggang Terbaik" Wilaya'iyah Fakih wilayah Wirid As Sakran wudhu Yaman Yang paling menakjubkan Yazid berkuasa Yazid Naik Tahta Yesus dalam pandangan Imam Ali Bin Abi Thalib as yunani Zainab Cucu Rasulullah SAW Ziarah Kubur zulfikar
false
ltr
item
syiahnusantara.com: Seri Kepeloporan Syi'ah (2)
Seri Kepeloporan Syi'ah (2)
http://www.syiahmenjawab.com/wp-content/uploads/qur.jpg
syiahnusantara.com
https://www.syiahnusantara.com/2014/09/seri-kepeloporan-syi-2.html
https://www.syiahnusantara.com/
http://www.syiahnusantara.com/
http://www.syiahnusantara.com/2014/09/seri-kepeloporan-syi-2.html
true
1073726697356742094
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy