Ahlulbait as adalah Ahlu adz Dzikr

Ahlulbait as adalah Ahlu adz Dzikr Allah SWT berfirman: فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لاَ تَعْلَمُوْنَ .( النحل:43/ الأنبياء:7 ...

Ahlulbait as adalah Ahlu adz Dzikr


Allah SWT berfirman:



فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لاَ تَعْلَمُوْنَ .( النحل:43/ الأنبياء:7


Maka bertanyalah kepada orang yang berpengetahuan, jika kamu tidak mengetahui (QS:16;43 dan QS:21;7)



Arti Ayat Secara Umum


Ketika Allah Yang Maha Bijaksana mengutus para rasul dari kalangan manusia guna membimbing dan memberi petunju ke jalan yang lurus, sebagian orang (kaum Musyrik) yang dangkal ilmu dan pengetahuan mereka membantah dan membobongkan kebenaran para rasul tersebut dengan berbagai alasan yang dibuat-buat. Di antara alasan-alasan yang sering mereka kemukakan ialah mengapakah Allah mengutus manusia sebagai utusan-Nya, bukankah-kata mereka- manusia itu secara stuktur pencinptaan tidak mungkin dapat mengadakan kontak langsung dengan sumber wahyu (Allah SWT) Yang Maha Tinggi dan Maha Agung.


Masyarakat Arab secara umum tidak mengerti seluk beluk berita kenabian dan kerasulan. Sebagai nama mereka juga jahil tentang sifat-sifat Tuhan. Sehingga mereka menolak kenabian dan kerasulan Nabi Muhammad saw. dengan alasan bahwa beliau adalah manusia biasa.


Dalam ayat 7 surah al Anbiyaa’, misalnya, Allah SWT menanggapi keberatan mereka menyangkut kenabian Rasulullah saw., Allah SWT berfrirman, “Dan Kami tidak mengutus kepada umat-umat yang lalu sebelummu Hai Nabi Muhammad melainkan orang laki-laki yakni manusia-manusia biasa namun mereka adalah manusia pilihan yang Kami dengan –perantaraan malaikat wahyukan kepada mereka tuntunan-tuntuna Kami guna mereka sampaikan kepada masyarakatnya. Jika kaum musyrikin atau siapa pun di antara kamu meragukan hal itu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang tahu tentang persoalan kenabian dan kerasulan, misalnya kepada orang-orang Yahudi dan Nasrani, jika kamu hai para pengingkar tiada mengetahuai yakni jika pengetahuan kamu menyangkut kenabian dan kerasulan sedemikian dangkal sehingga tidak mengetahui hal tersebut.


Jadi jika mereka mengingkari kebenaran kenabian Nabi Muhammad saw. hanya karena beliau basyar (manusia) seperti mereka, maka alasan ini tidak bisa dibenarkan karena banyak alasan dinataranya:


1. Para utusan sebelum Nabi Muhammad saw. juga manusia basyar, dan sifat basyariyah tersebut tidak bertentangan dengan kenabian.


2. Perbedaan antara seorang nabi dan yang bukan nabi ialah bahwa yang pertama mendapat anugrah dan kemuliaan dari Allah berupa wahyu, sedang yang bukan nabi tidak mendapat anugrah tersebut.
Allah berfinnan dalam surah Ibrahim ayat 10-11:



قالوا إِنْ أَنْتُمْ إِلاَّ بَشَرٌ مِثْلُنَا … قالَتْ لَهُمْ رُسُلُهُمْ إِنْ نَحْنُ إِلاَّ بَشرٌ مثلُكُمْ وَ لكِنَّ اللهَ يَمُنُّ على مَنْ يشاءُ مِنْ عبادِهِ.


Mereka berkata: “Kamu tidak lain hanyalah manusia seperti kami juga. Kamu menghendaki untuk menghalang-halangi (membelokkan) kami dari apa yang selalu disembah moyang kami, karena itu datangkanah kepada kami bukti yang nyata“. Rasul-rasul mereka berkata kepada mereka: “Kami tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, akan tetapi Allah memberi karunia kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya. (QS:14;10-11)


Ayat Ahlu Dzikri di atas hendak mengatakan, “Jika ini semua telah kamu ketahui maka cukuplah bagi kamu sebagai bukti kebenaran Muhammad saw., akan tetapi jika kamu tidak mengerti dan tidak memahaini kenyataan ini maka tanyakanlah kepada Ahl Dzikri, apakah mereka (para rasul yang terdahulu) yang diutus kepada umat manusia juga dari kalangan (jenis) mereka sendiri yaitu manusia atau dari makhluk lain, seperti malaikat, misalnya seperti yang mereka usulkan.


Yang dimaksud kata Ahlu Dzikr dalam ayat ini dan dalam konteksnya (siyaq) adalah Ahlul Al Kitab, sebab arti Al Dzikr adalah kitab suci. Mereka diperintahkan untuk menanyakan hal itu kepada Ahlul Kitab sebab mereka dipandang oleb orang-orang musyrikin sebagai orang-orang yang banyak mengetahui seluk beluk kenabian dan mereka juga adalah musuh-musuh Islam, sama dengan kaum musyrikin, bahkan tidak jarang mereka memberikan dorongan dan bantuan untuk menghambat penyebaran dakwah Islam dan bahkan menghancurkan risalah Islam.


Di antara para ahli talsir ada yang berpendapat bahwa perintah untuk bertanya dalam ayat ini ditujukan kepada Nabi saw. dan kaumnya, baik ia mengerti atau tidak, dan hal ini bertujuan untuk menguatkan kebenaran yang sudah nyata. Semuanya terkena khitab (pembicaraan) ini, hanya saja mereka yang sudah memahami permasalahan tidak usah lagi merujuk kepada Ahl Dzikri, sedang yang tidak mengerti, seperti kaum musyrikin, hendaknya merujuk dan bertanya kepada Ahl Dzikri yaitu orang-orang yang mengetahui.[1]



Ahli Al qur’an Adalah Ahludz Dzikri


Telah Anda ketahui yang dimaksud dengan kata Ahludz Dzikri dalam konteks dan susunan ayat-ayat di atas adalah orang-orang yang mengetahuipermaslahan dan seluk beluk kenabian dan kerasulan, seperti misalnya para ulama Ahlul Kitab (Yahudi dan Nasraani). Akan tetapi apabila kita mencari tahu, siapakah sebenar-benar orang yang paling mengetahui seluk beluk kebanian dan kerasulan serta apa yang dibawa oleh para rasul, dan khususnya apa yang dibawa oleh Rasulullah Muhammad saw. maka kita pasti akan maklum bahwa yang paling mengerti bukti kebenaran kenabian dan apa yang dibawa oleh Nabi Muhammad saw. adalah pribadi-pribadi suci yang dipercaya untuk mengawal perjalanan agama Islam sepeninggal beliau. Para pendamping Kitab suci Alqur’an, dan satu dari dua pusaka keselamatan dunia dan akhirat yang ditinggalkan Rasulullah saw. di tengah-tengah umat Islam. Mereka adalah Ahlulbait Nabi as., para imam suci.



Arti Kata Adz Dzikr


Adz Dzikr berarti menghafal makna sesuatu atau menghadirkannya. Ia bisa juga berarti hadirya sesuatu dalam hati atau ucapan. Oleb sebab itu Dzikir terbagi menjadi dua; pertama, dzikir dengan hati dan kedua, dzikir dengan lidah (lisan). Dan yang kedua ini bisa saja dilakukan dalam keadaan lalai maupun dalam keadaan ingat (sadar akan apa yng sedang diucapkan).


Jadi pengertian dasar adz dzikr adalah dzikir dalam hati. Adapun mengucapankannya dengan lisan juga disebut dengan dzikir, ditinjau dan sisi pemberian pengertian yang sama dan pemantapannya di pikiran pengucapnya.


Raghib al Isfahani menerangkan, “Terkadang adz Dzikr diartikan sebuah kondisi pada jiwa, dengannya seseorang mampu mengingat ma’rifat yang ia miliki, dalam pengertian ini ia seperti hifdz (menghafal), hanya saja hifdz dari segi perolehan sedangkan dzikr dari segi mengahdirkannya. Dan terkadang dzikr diartikan hadirnya sesuatu dalam hati atau dalam ucapan, oleh sebab itu dzikr ada dua bentuk; dzikr dengan hati dan dzikr dengan lisan. Dan masing-masing terbagi menjadi dua macam: dzikr (ingat) setelah sebelumnya lupa dan dzikr bukan dari kelupaan akan tetapi dengan arti melanggengkan ingatan. Dan setiap ucapan di sebut dzikr.[2]


Tampaknya makna asli kata tersebut adalah makna awal yang disebutkan di atas, adapun ucapan disebut dzikr dikarenakan ia memuat pengertian dzikr qalbi.


Kata adz Dzikr dalam Al qur’an juga dipergunakan untuk dua arti, pertama, Al qur’an dan kedua adalah Rasulullah saw.



Al qur’an adalah Adz Dzikr


Dari sisi inilah Al qur’an (wahyu Allah) dan kitab-kitab suci yang pernah diwahyukan kepada para nabi juga disebut dzikir.


Al qur’an adalah Dzikr, kitab suci Nabi Nuh, Shuhuf Ibrahim, Taurat Musa dan Injil Isa juga disebut dzikir, sedangkan orang-orang yang mengimaninya dan mendalami dan mengarungi dapat disebut Ahlu Dzikri.


Adapun alasan penamaan Al qur’an dengan adz Dzikr adalah sebagaimana diterangkan az-Zarkasyi dalam Burhan-nya ialah dikarenakan di dalamnya terdapat mawa’idz (nasihat), peringatan dan berita umat-umat terdahulu.[3]


Jadi Al qur’an dinamai adz Dzikr dikarenakan muatan-muatan Al qur’an dapat mengingatkan manusia kepada dirinya yang kemudian akan membawa ingat kepada Tuhanya. Ia berbicara kepada akal manusia dengan mengedepankan berbagai bukti kebenaran tentang keesaan Allah SWT., keharusan hamba dalam menghambakan kepada Khaliqnya sebagai konsekuensi ma’rifah akan ketuhanan-Nya. Sebagaimana juga berbicara kepada hati nurani manusia dengan membangkitkan nilai-nilai luhur manusiawi yang tercipta bersama fitrah manusia.


Banyak ayat Al qur’an yang menyebut Al qur’an sebagai adz Dzikr, di antaranya ialah ayat-ayat sebagai berikut:


Allah SWT. berfirman:



و قالوا يا أيها الذي نُزِّلَ عليهِ الذكْرُ إنَّكَ لَمَجْنُونٌ .( الحجر:6)


” Mereka berkata: ” hai orang yang diturunkan al-qur’an kepadanya, sesungguhnya kamu benar-benar orang yang gila”.(QS:15;6)

إنَّا نَحْنُ نَزَّلْنا الذكْرَ و إنا لهُ لَحافِظونَ. (الحجر:9)


” Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al-qur’an , dan sesungguhnya kami benar-benar memeliharanya”.(QS:15;9).

Tentunya Ahli Adz Dzikr “sesuatu” itu lebih mengetahui segala yang berkaitan dengan “sesuatu” tersebut. Oleh sebab itu bagi siapa saja yang ingin mengetahui dan mendalami sesuatu tersebut hendaknya ia merujuk kepada ahlinya. Ahli kitab-kitab suci terdahulu dan mereka yang tekun mendalaminya tentu lebih mengerti isi dan kandungannya dibanding orang-orang lain yang tidak mendalaminya.


Dengan demikian Ahlu Azd Dzikir, adalah mereka yang memiliki dan menguasai ilmu-ilmu Al qur’an. Dari sisi ini tidak dapat disangsikan bahwa Ahlulbait Nabi as adalah pemilik seluruh ilmu Al qur’an dan semua yang ditinggalkan oleh Nabi Muhammad saw.


Pengertian bahwa Adz Dzikir yang dimaksud dalam ayat yang sedang kita bicarakan ini adalah Al qur’an disebutkan oleh banyak tokoh-tokoh penting Ahlusunnah, seperti Ibnu Jarir Al Thabari, Al Khazin, Al Baghawi, Ibnu Katsir dan Al Syaukani.


Al Thabari[4] meriwayatkan dan Ibnu Zaid ia berkata, “Adz Dzikr adalah Al qur’an, lalu ia membaca ayat:



إنَّا نَحْنُ نَزَّلْنا الذكْرَ و إنا لهُ لَحافِظونَ. (الحجر:9)


Dalam tafsir Fathu Al Qadir,[5] Al-Syaukhani mengatakan, “Dan ada yang mengatakan yang dimaksud adalah ‘ Tanyakanlah olehmu kepada Ahl alqur’an.”

Ibnu Katsir dalam tafsimya juga menukil komentar Imam Al Baqir as., hanya saja ia membantah kalau komentar itu dijadikan tafsiran ayat tersebut berdasarkan konteks dan susunan urutannya, akan tetapi kalau ditafsirkan secara terpisah beliau mengakui bahwa Ahlulbait adalah Ahl adz Dzikir, yakni orang-orang yang memahaini Islam dan Al qur’an secara tepat dan sempuma. Ibnu Katsir berkata, “Dan ulama dari kalangan Ahlulbait Rasulullah as. adalah sebaik-baik ulama jika mereka berjalan di atas sunnah yang lurus seperti (Imam) Ali, Ibnu Abbas, kedua putra Ali, Al Hasan dan Al Husein, Muhammad Ibnu Al-Hanafiyah (putra Imam Ali) Ali bin Husein Zainal Abidin, Ali bin Abdullah bin Abbas, Abu Ja ‘far Al Baqir (yaitu Muhammad bin Ali bin Al Husain) dan putranya Ja‘far serta yang lainnya.[6]


Rasulullah saw. Adalah Dzikr


Penggunaan kedua kata adz dzikr dalam Al qur’an adalah dengan makna Rasulullah saw… Sebab beliaulah manusia ingat kepada Tuhan mereka dan kepada ayat-ayat tanda keesaan dan keagungan-Nya dan beliaulah jalan dakwah kepada agama Allah.


Allah SWT berfirman:



قَدْ أَنْزَلَ اللهُ ذِكْرًا * رَسُولاً يَتْلُوا عليكُمْ آياتِ اللهِ مُبَيِّناتٍ لِيُخْرِجَ الذين آمنُوا و عمِلُوا الصالِحاتِ مِنَ الظُلُماتِ إلى النورِ…


Sesungguhnya Allah telah menurunkan dzikran, peringatan kepada kalian yaitu seorang Rasul yang membacakan kepadamu ayat-ayat Allah yang menerangkan (bermacam-macam hukum) supaya Dia mengeluarkan orang-orang yang beriman dan m4engerjakan amal saleh dari kegelapan kepada cahaya” (QS65;10-11)

Kata رَسُولاً pada ayat di atas dalam kaidah bahasa Arab berstatus sebagai Athfu Bayaan (kata yang disebuat sebagai penjelas kata sebelumnya) ata sebagai Badal (sebagai kata ganti yang menunjukkan maksud kata sebelumnya yang digantikannya). Jadi maksud kata ذِكْرًا pada akhir ayat 10 itu dijelaskan maknanya dengan kata رَسُولاً yang disebut pada awal ayat 11. maka dengan demikian maksud dari dzikran itu adalah seorang Rasul. Dan dengan pemerhatikan sifat-sifat yang disebutkan maka jelaslah bahwa yang dimaksud dengan seorang Rasul itu adalah Nabi Muhammad saw… berdasarkan tafsir ini maka maksud firman telah menurunkan adalah mengutus, membangkitkannya dari alam ghaib dan menampilkannya untuk mereka sebagai seorang utusan dari sisi Allah SWT. di mana sebelumnya mereka tidak menyangkanya.[7]


Keterangan bahwa kata dzikran dalam Al qur’an dipergunakan untuk dua makna seperti di atas telah dijelaskan oleh Imam Ja’far ash Shadiq as. sebagaimana diriwayatkan oleh al Qanduzi al Hanafi[8] dari Adb. Hamid ibn Abi ad Dailam. Imam Ash Shadiq as. bersabda, “Dzikr memiliki dua makna; Al qur’an dan Muhammad saw. dan kamilah Ahlu dzikri dengan kedua makna tersebut. Adapun makna pertama; Al qur’an yaitu seperti dalam firman Allah Ta’ala:



وَ أَنْزَلْنا إليكَ الذكْرَ لِتُبَيِّنَ للناسِ ما نُزِّلَ إِلَيْهِمْ.


“Dan Kami turunkan kepadamu Al qur’an, agar kamu menerangkan kepada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka”. (QS:16;44)



و إنَّهُ لَذِكْرٌ لَكَ و لِقَوْمِكَ وَ سَوفَ تُسْأَلونَ . ( الزخرف:44)


”Dan sesungguhnya Al-qur’an itu benar-benar adalah suatu kemuliaan besar bagimu dan bagi kamumu dan kelak kamu akan dimintai pertanggungan jawab”. (QS:43;44)


adapun Dzikr dengan arti Muhammad saw., maka ayat yang menunjukkannya adalah firman Allah dala surah ath Thalaq:



فَاتَّقُوا اللهَ يَا أُوْلِي الأَلبابِ، قَدْ أَنْزَلَ اللهُ ذِكْرًا * رَسُولاً يَتْلُوا عليكُمْ آياتِ اللهِ مُبَيِّناتٍ لِيُخْرِجَ الذين آمنُوا و عمِلُوا الصالِحاتِ مِنَ الظُلُماتِ إلى النورِ…


Maka bertaqwalah kamu hai orang-orang yang mempunyai akal (yaitu) orang-orang yang beriman. Sesungguhnya Allah telah menurunkan dzikran, peringatan kepada kalian yaitu seorang Rasul yang membacakan kepadamu ayat-ayat Allah yang menerangkan (bermacam-macam hukum) supaya Dia mengeluarkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dari kegelapan kepada cahaya” (QS65;10-11)



Ahlulbait Adalah Ahlu Adz Dzikr


Dengan pengertian yang mana dari kedua makna adz Dzikr di atas kita memaknai ayat tersebut, maka Ahlulbait Nabi as. adalah ahlinya. Mereka adalah Ahlu Al qur’an dan mereka adalah ahlu (kerabat) Nabi saw. Jadi dengan demikian ayat tersebut adalah sebuah perintah agar kita mengambil agama dari Ahlulbait as. sebab ilmu Al qur’an secara utuh dan sempurna hanya ada pada mereka.


Perintah untuk bertanya kepada Ahlulbait as. ini adalah bukti nyata bahwa mereka memliki seluruh ilmu yang dibutuhkan umat di sepanjang masa dan mereka memiliki keistimewaan dan keutamaan yang tidak dimiliki oleh selain mereka. Dan hal ini meniscayakan bahwa merekalah yang berhak menjadi pemimpin umat Islam sepeninggal Nabi saw.


Di bawah ini akan saya sebutkan beberapa contoh riwayat yang dinukil para ulama baik dari kalnagn Ahlusunnah maupun Syi’ah.



Riwayat Tentang Tafsir Ayat di atas


Al Thabari meriwayatkan dan Jabir dan Abu Ja’far Al Baqir as., ketika beliau menafsirkan ayat tersebut, beliau berkata, “Kamilah (yang dimaksud) dengan Ahli Adz Dzikr.[9]


Al Hakim al Hiskani dalam Syawahid al Tanziilnya meriwayatkan penafsiran bahwa yang dimaksud Ahlu adz Dzikr adalah Ahlulbait as. dari Imam Ali as., Imam Muhammad al Baqir as. dengan berbagai jalur.


Dari al Harits ia berkata, “Aku bertanya kepada Ali tentang ayat ini:



فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لاَ تَعْلَمُوْنَ


Maka beliau menjawab:

و اللهِ إِنَّا لَنَحْنُ أَهْلُ الذكْرِ، نحنُ أهل العلمِ، و نحن مَعْدِنُ sالتأويلِ و التنْزيلِ. و لقَدْ سَمِعْتُ رسولَ اللهِ (ص) يقول: أنا مَدِينَةُ العلمِ و عَلِيٌّ بابُها، فَمَنْ أراد العلمَ فليأتِ مِنْ بابِهِ.


Demi Allah, kamilah benar-benar yang dimaksud dengan Ahlu Dzikr. Kamilah ahli (pemilik) ilmu. Kamilah tambang ta’wil dan tanzil. Dan aku benar-benar telah mendengar Rasulullah saw. bersabda, ‘Aku adalah kota ilmu dan Ali adalah pintunya, maka baang siapa menginginkan ilmu hendaknya ia mendatangi pintunya.’ “[10]

Dari srail dari Jabir dari Abu Ja’far (Al Baqir) as. tentang ayat



فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لاَ تَعْلَمُوْنَ


Beliau berkata, “Kamilah Ahlu adz Dzikr”.[11]

Dari Musa ibn Utsman al Hadhrami dari Jabir dari Muhammad ibn Ali, ia berkata, “Ketika ayat ini turun:



فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لاَ تَعْلَمُوْنَ


Ali bersabda, ‘Kamilah Ahlu adz Dzikr yang dimaksud Allah Yang Maha Agung dan Maha Tinggi dalam kitab-Nya.’ “[12]


Dari Ali ibn Aabis dari Jabir dari Abu Ja’far tentang firman:



فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لاَ تَعْلَمُوْنَ


Beliau berkata, kamilah yang dimaksud dengan mereka itu.”[13]

Dari as Suddi dari al Fadhl ibn Yasaar dari Abu Ja’far tentang ayat:



فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لاَ تَعْلَمُوْنَ


Beliau bersabda, “Mereka adalah Itrah Rasulullah saw.”

Kemudian beliau membaca ayat:



وَ أَنْزَلْنَا عليكُمْ ذِكْرًا رَسُولاً …


Sesungguhnya Alah telah menurunkna dzikr kepadamu (yaitu) seorang rasul… (QS:65;10)[14]

Riwayat Dari Jalur Syi’ah


Adapun dalam riwayat-riwayat Syi’ah dari para Imam Suci Ahlulbait as. jelas sekali. Mereka selalu menegaskan bahwa Ahlul Dzikr yang harus dirujuk umat Islam sepeninggal Nabi saw. adalah mereka, bukan yang lainnya. Di bawah ini akan saya sebutkan sebagian darinya:


1. Al Ayasyi dalam kitab tafsirya menyebutkan sebuah riwayat dari Muhammad bin Muslim dari Abu Ja’far as., ia berkata “Aku berkata kepada beliau, ‘Orang-orang di sekitar kami mengganggap bahwa (maksud) ayat:



فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ


Adalah orang-orang Yahudi dan Nasrarii. Maka Beliau menjawab, “(Kalau demikian maksudnya,) maka mereka pasti akan mengajakmu kepada agama mereka.”

Lalu beliau meletakkan tangan di dadanya dan berkata:



نَحْنُ أهْلُ الذكرِ المَسْؤُوْلُونَ.


“Kamilah Ahlu Dzikr yang harus ditanyai.”

Muhammad bin Muslim melanjutkan, “Abu Ja’far berkata, ‘Adz Dzikr adalah Al qur’an.’ “[15]


2. Al-Kulaini dalam kitabnyaAl-Kafi meriwayatkan dari Abdul Rahman bin Katsir, ia berkata: Aku bertanya kepada Abu Abdillah (Ash Shadiq) as. tentang tafsiran ayat:



و إنَّهُ لَذِكْرٌ لَكَ و لِقَوْمِكَ وَ سَوفَ تُسْأَلونَ . ( الزخرف:44)


”Dan sesungguhnya Al-qur’an itu benar-benar adalah suatu kemuliaan besar bagimu dan bagi kaummu dan kelak kamu akan dimintai pertanggungan jawab”. (QS:43;44)


Beliau menjawab:



الذكرُ القُرْآنُ، و نحنُ قَومُهُ و نحن المسؤولون.


“Adz Dzikr adalah Al qur’an. Dan kamilah kaumnya yang (harus) ditanyai.”[16]

3. Dalam tafsir Al-Burhan dan Al Barqi dengan sanadnya dari Abd. Karim ibn Abi Al Dailami dari Abu Abdillah as., beliau bersabda tentang tafsir ayat:



فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لاَ تَعْلَمُوْنَ


“Al Kitab (Al qur’an) adalah Adz Dzikr dan ahlinya adalah keluarga (Aalu) Muhammad saw. Allah Azza Wa Jalla memerintahkan untuk bertanya kepada mereka dan (kamu) tidak diperintah untuk bertanya kepada orang-orang yang jahil… .”

4. Dalam kitab tafsir Al Qummi dari Zurarah ibn A’yun dari Abu Ja’far as. tentang ayat:



فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لاَ تَعْلَمُوْنَ


“Aku bertanya, ‘Siapa yang dimaksud dengannya?’

Beliau menjawab, “Demi Allah kamilah yang dimaksud.”


Aku berkata, “Kaliankah yang dimaksud?”


Beliau menjawab, “Ya, benar”.


Aku bertanya lagi, “Apakah kami yang harus bertanya?”


Beliau menjawab, “Ya”


Aku bertanya kembali, “Jadi kami yang diperintahkan untuk bertanya kepada kalian?”


Beliau menjawab, “Ya”


Aku bertanya lagi, “Apakah suatu keharusan bagi kalian untuk menjawab semua pertanyaan kami?”
Beliau menjawab, ‘Tidak, Itu terserah kami, kalau kami berkenan menjawab, maka kami akan menjawabnya, dan kalau tidak, kami akan tinggalkan.”


Lalu beliau membaca ayat:



هَذَا عَطاؤُنا فَامْنُنْ أَوْ أَمْسِكْ بِغيرِ حسابٍ.


“Inilah anugerah kami; maka berikanlah (kepada orang lain) atau tahanlah (untuk dirimu sendiri) dengan tiada pertanggungan jawab.”(QS:38;39)[17]

5. Syeikh Ath Thusi meriwayatkan dengan sanad bersambung kepada Hisyam, ia berkata, “Aku bertanya kepada Abu Abdillah (Ja’far Ash Shadiq) as. tentang firman Allah Yang Maha Berkah dan Maha Tinggi:



فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لاَ تَعْلَمُوْنَ


Siapakah yang di maksud dengan mereka?” Beliau menjawab, “Kami.” Aku bertanya kembali, “Apakah wajib atas kami bertanya kepada kalian?” Beliau as. menjawab, “Ya.” Aku bertanya lagi, “Apakah harus bagi kalian menjawab pertanyaan kami?” Beliau menjawab, “Tidak. Itu teserah kami.”[18]

6. Al Kulaini meriwayatkan dalam Al Kafi[19] dari Abu Bukair dari Hamzah ibn Muhammad ath Thayyaar, “Disodorkan kepada Abu Abdillah (Imam Ja’far) as. sebagian pidato ayah beliau, dan ketika sampai pada bagian tertentu beliau bersabda, “Tahan dan berhentilah!” kemudian beliau bersabda, “Tidak diperbolehkan atas kalian pada apa yang sedang kalian hadapi yang tidak kalian ketahui kecuali berhenti dan berhati-hati serta mengembalikannya kepada para Imam pemberi petunujk sehingga mereka membawa kalian kepada jalan yang lurus, menyingkap dari kalian kebutaan tentangnya dan memperkenalkan kepada kalian kebenaran. Allah SWT berfirman:



فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لاَ تَعْلَمُوْنَ


Penutup:


Ayat ini secara umum memuat bimbingan untuk mengikuti kaidah yang ditetapkan secana aqliyah dan bukan bersifat maulawiyah tasyriiyah yang mewajibkan atas setiap yang jahil untuk merujuk dan bertanya kepada yang mengerti dan memiliki ilmu.


Al Suyuthi dalam Al Dur Al Mantsurnya meriwayatkan dari Ibnu Murdawaih dan riwayat Jabir. ia berkata; Rasulullah saw. bersabda:



لاَ يَنْبَغِيْ للعالِمِ أنْ يسْكُتَ على عِلْمِهِ و لا ينبغي للجاهِلِِ أن يسكت على جهلِهِ، وقد قال اللهُ: {فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لاَ تَعْلَمُوْنَ} فينبغِيْ للمُؤْمِنِ أنْ يَعْرِفَ عَمَلَهُ، على هُدًى أَمْ على خِلافِهِ.


Tidak dibenarkan bagi seorang yang alim (pandai) mendiamkan ilmunya (tidak mengajarkannya) dan tidak dibenarkan bagi si jahil untuk membiarkan kebodohannya (tidak belajar), sementara Allah telah berfirmar “Maka bertanyalah kepada orang yang berpengetahuan, jika kamu tidak mengetahui”. Maka wajib bagi seorang mukmin untuk mengetahui apakah amal perbuatannya berada di atas petunjuk kebenaran atau tidak.”


____________________________________________________


[1] Tafsir Al Mizan,12/257 dan 14/254.
[2] Mu’jam Mufradat Alfaadz Al qur’an:181.
[3] Al Burhan,1\350 dan baca juga Al Itqaan,1\68.
[4] Tafsir al Thabari, Jilid7, juz14 hal.75.
[5] FathuAl-Qadir,3/164.
[6] Tafsir Ibnu Katsir,2/570.
[7] Mizan,19/339. Dan ada juga keungkinan penafsiran bahwa kata رَسُولاًitu di baca nashab (fathah) dikarenankan adanya kata arsala (Dia mengutus) yang diperkirakan keberadaannya. Dengan demikian atri kata dzikran adalah Al qur’an.
[8] Al Qanduzi, Yanabi’ al Mawaddah,1/357 hadis 14.
[9] Tafsir al Thabari, Jilid7, juz14 hal.75.
[10] Syawahifd al Tanziil,1/334 hadis 459.
[11] Ibdi. Hadis 460. Dan hadis 461 dan 462 juga sama hanya saja ia meriwayatkannya dari jalur lain. Riwayat ini sama dengan riwayat al Thabari yang saya sebutkan di atas.
[12] Ibdi. Hadis 463.
[13] Ibid. hadis 464. hadis yang sama (465) diriwayatkan dari Abu Musa dari Sa’ad al Iskaaf dari Imam al Baqir as.
[14] Ibid.hadis 466.
[15] Tafsir AI-’Ayasyi,2/260-261. Tafsir Al-Burhan,2/341, Tafsir A1 Shali,1/920, Tafsir A1 Mizan,12/284-285, Bihar Al Anwar,7/37 dan tafsir Majma A1 Bayan,14/362.
[16] Al Kafi,1/211 hadis 5, Tafsir al Qummi,2/286, Bashaair ad Darajaat:37 hadis1 dari Al Fudhail dan pada hadis 6 dari Buraid ibn Mu’awiyah dari Imam Al Baqir as.
[17] Tafsir al Qumi,2/68.
[18] Amaali Ath Thusi:664 hadis:1390 dan lihat juga Al Kafi,1/211 hadis:6.
[19] Al Kafi,1/50 hadis:10, Al Mahasin,1/341 hadis:703 dan Tafsir Al Ayyasyi,2/260 hadis:30.

loading...
loading...
loading...
Name

#ahlulbait #shalawat #doa #AlQuds #buku putih mazhab syiah #DR Ahmad Thayyib #Dzikir #ebooks #Fatimah #FikihSyiah #ImamAli #ImamHasanAlMujtaba #ImamKhomeini #isis #kitabsyiah #syiahmenjawab #alkafi #Mufti Ahlusunnah Mesir #Mufti Al-Azhar #Persatuan Umat Islam #Syiah Bagian dari ISLAM #syiahmenjawab #tabayyun #alibinabithalib #Umur #Walipitu #Walisongo #Wawancara Eksklusif 10 kegagalan memahami syiah 17 Agustus 2017 4 Pesan Nabi SAW kepada 'Ali as ABI ABI berkunjung Kemenko Polhukam abu bakar abu dzar abu dzar al-ghifary abu jaham Abu Turab Adab Berkomunikasi Dalam Quran agama Agama amp; Dunia Agama dan AKhlak Agama dan Dunia Agama dan Krisis Kemanusiaan Modern Agama Memperkuat Diri Hadapi Kesulitan Agama Sadis agama untuk manusia Agresi Saudi agustinus ahkamul quran Ahli Ibadah Yang Riya' ahlul bait ahlul bayt ahlul bayt as ahlulbait Ahlulbait as adalah Ahlu adz Dzikr Ahlulbait as Bagaikan Pintu Pengampunan Ahlulbait Nabi as adalah Tali Allah Ahlussunnah ahlusunah Ahmad Taufik Jufry air Air Mata Kerinduan Uwais Al Qarani Kepada Rasul SAW Ajaran Ajaran Nabi Muhammad Saw Untuk Kehidupan ajwibah akal fitrah AKAR FITNAH akhlak Akhlak Imam Sajjad Pasca Karbala Akhlak Mulia Akibat Lalai Shalat Akidah Akidah Syiah Aktivis Al Mahdi al quran Al Quran al quran syiah Al-Fatihah al-ghaib Al-Ghazali Al-Kalbi Al-Qur'anul Karim Al-Quran Alam Ali Ali Akbar Ali ibn Abi Thalib ali khamenei ali shariati ali syariati aliran sesat Amalan Malam Nisfu Sya’ban amaliyah Amr bin Yasir an-Najasy an-Najazyi Anda Bertanya Anda bertanya SYiah menjawab Annemarie Schimmel Anti Stres anti terorisme Antologi Islam Apa Apa Definisi Roti? Apa yang Kita Pikirkan Api Takfiriah Yang Menjilat Diri Sendiri Arab Saudi Arbain Husaini Argumentasi Rasional Syiah Tentang Imamah Aristoteles asal-usul syi'ah Asas Politik Kanjeng Nabi Muhammad SAW Asuransikan dirimu dengan doa ini Asyura asyuro At-Taqrib Audio awjibah Ayat-ayat Keagungan Nabi Ayatollah Bahjat qs Ayatullah Nuri Hamadani Ayatullah Shafi Ghulpaghani Ayatulloh Az-Zahra bab Bagaimanakah Bahagia? bahagia Bahasa Agama BANGGALAH MENJADI BANGSA INDONESIA Bangsa Iran Bangsa Persia Bantahan Keras Bahwa Syiah Pengikut Ibn Saba' Bedah Buku Putih Mazhab Syiah Berbahagia karena berbagi jalanNya berbuat baik Berdzikir dalam Perspektif Imam Khomeini Berita Berkah Sang belahan jiwa Nabi SAW amp; Doa Ziarah padanya Bersama Tuhan Di Bulan Suci bersuci bertindak Berwisata dengan Kemuliaan Fatimah Azzahra Betulkah Syi'ah Mengkafirkan Sunni? bijak Biografi Biografi Allamah Thabathaba'i Biografi Imam Ali Biografi Ulama Syiah Bisik-bisik Obama Tentang Islam di Indonesia Budaya Budaya & Gaya Hidup Budaya amp; Gaya Hidup Buku Putih Mazhab Syiah: Fakta Eksistensi Syiah Bulan bung karno Bung Karno pun Napak Tilas ke Imam Husain di Karbala Bung Karno pun Ziarah Imam Husain di Karbala Buya Syafi'i Ma'arif Cahaya Cahaya Nabi Muhammad Cahaya Nabi Muhammad saw Cahaya Tuhan cak nun CARA MENDIDIK ANAK ala AMIRUL MUKMININ ALI BIN ABI THALIB (S.A) cerita cerita sufi Chat Cinta Cinta Anugerah Terindah Cinta kepada Husein Cinta kepada Nabi SAW Cinta Kepada Keluarga Nabi Muhammad SAW Cinta Menyatu dalam taat kepadaNya Cinta Rasulullah SAW Kepada Empat Sahabat Radhiyallahu'anhum Copernicus corak filsafat Syiah Dan Sinterklas Turut Melakukan Aksi Intifadah Bela Palestina Daras Akidah Daras Akidah MIsbah Yazdi Definisi Roti Deklarasi Bersama Pulangkan Pengungsi Sampang Delapan jalan menghapus dosa Demonstrasi di Yaman Dialog Newton Diam diskriminasi Do’a Doa Adilah Doa Adilah adalah salah satu doa yang dianjurkan dan diajarkan untuk mencegah kita kehilangan iman saat ajal menjemput nanti. Doa Ahad (Janji Setia) Doa Hari Jum’at Doa Jausyan Kabir Doa Keamanan Doa Kumayl/Hazrat Haidr as doa perpisahan ramdhan doa ramdhan Doa Tawassul Nabi dan Ahlulbaitnya yang suci Doktrin Dosa dua belas imam dunia islam Dunia Islam dzulhijah Editorial Empat Hal Yang Mematikan Hati Enam Hal Yang Dapat Menghapus Amal Kebaikan enggan Epistemologi Agama Eskalasi Intoleransi Takfiri di Yogyakarta etika Ramadhan Face Off "Palestine" Fajar 5 Simbol Persatuan Sunni-Syiah FAKTA FATIMAH Faktor Faktor Pemicu Perpecahan falasi Falsafah Kebangkitan Imam Husain Fana Fana dalam dunia Irfan fathimah Fathimah as tentang Keagungan Al-Qur'an fathul bari Fatimah 'alaihassalam FATIMAH AZ- ZAHRA: IBU dari AYAHNYA dan PENGHULU SELURUH WANITA fatwa Fatwa Fatwa Sesat yang mensesatkan fatwa imam Khamenei Fatwa Marja' Fatwa Sayid Khamenei Larangan Mencaci Sahabat dan Simbol-Simbol Ahlussunnah Fenomena Alam fikih fikih ibadah Filosofi Filsafat Filsafat Iluminasionis Filsafat Islam filsafat Kant Filsafat Nahwu fiqh Fiqh Ibadah fiqih Syiah Fiqih syiah najis Firaun Fisafat Fitnah Syiah fuqoha gagal memahami syiah gaib Galileo Gallery Gerakan Politik-Sosial Imam Khomeini Gereja Ghadir Ghadir Khum golden ways Grand Syaikh Al Azhar : Fatwa Larangan Pembunuhan Muslim Syiah Meredam Konflik Sektarian gubernur gubernur mesir Guru hadis hadis ahlulbait hadis syiah Hadist Hadist Rosululloh Hadist Tsaqalain hadits Hadits hadits 12 khalifah. khulafa ar Rosyidin hadits ahlulbait hadits nabi haji Haji Langganan Hajj (The Pilgrimage): Menghampiri Allah Swt hak hak asasi manusia HAK IBU DAN HARI IBU hak sahabat hak teman HAKEKAT NISFU SYA'BAN Hakekat Puasa Menurut Perspektif Al-Quran Hakikat Dzikir Hakikat Syafaat dan Tawassul Menurut Al-Quran hakim Hakim Cium Tangan Terdakwa Halilintar HAM hamba Harapan Hari Internasional al-Quds di Semarang diikuti oleh ribuan orang yang cinta kemerdekaan dan perdamaian hari kemenangan Hari Raya Orang Berpuasa Harmoni Sunnah-Syiah di Irak Harmoni Titik-Temu Sunni/NU dan Syiah harmonis hasan al banna HASAN AL BANNA DAN PROGRAM PENDEKATAN SUNNI-SYIAH hasan al bashri Hasan al-Mujtaba Hati hawa nafsu hawa nafsu dalam al quran hadits hawa nafsu menurut syiah Hedonis Penyakit Kehidupan Hermeneutika hikmah hikmah imam Ali as Himah Hisbulloh Houthi hubungan hubungan antara agama dan akhlak hudud hukum hukum Islam hukum Qiyas hukum Tuhan Hume humor husain husain fadhlullah HUT RI ibadah wanita ibnu hajar ibu Ibu Kaum Mukminin dan Keutamaan Wanita Muslim Pertama Ideologi Syi'ah Idul Qurban dan Penyembelihan ihtiyath ijtihad ikhtilaf ilahi Ilmu Ilmu Agama Ilmu Firoq Image imam imam 12 imam ali Imam Ali Adalah Rahmat Imam Ali Al Ridho as Imam Ali ar-Ridha imam ali bin abi thalib Imam Ali dan Dua Orang Yahudi Imam ALi dan Filsafat Nahwu imam ali khamenei Imam Ali Zainal Abidin Imam Ali Zainal Abidin as Imam As-Shadiq Imam Asajad Imam Hasan Imam Hasan al mujtaba Imam Hasan dalam literatur Syiah Imam Hasan menurut Syiah Imam Husain IMAM HUSAIN PRIBADI DIDIKAN RASULULLAH SAW. Imam Husain Tragedi Karbala Imam Husein imam ja'far shadiq Imam Ja'far Shadiq dalam Mengurai Penyimpangan Imam Jafar Imam Jafar Asshadiq as imam Jafar shadiq as Imam Jafar Sodiq Imam Jawad imam khomeini Imam Khomeini Membangkitkan Kesadaran Umat Imam Khumaini Imam Mahdi Imam maksumin Imam Musa Al Kazhim as Imam Musa Kazhim as Imam Musa Kazim Imam Sajjad Imam Syiah imam syiah. imam ahlulbayt as IMAM ZAMAN as imamah Imamah amp; Wilayah imamah dan khilafah Imamah Imam Ali Imamah menurut syiah Iman iman dan amal. korelasi iman dan amal individu Indonesia indonesia merdeka Info Syi’ah Info Syiah Instropeksi Diri Internasional Iran Iran-kah Bangsa Yang Dijanjikan Dalam Surat Muhammad? Iranphobia dan Syiahphobia Irfan Irfan amp; Tasawuf Irfan dan Akhlak Irfan dan Filsafat Irfan Praktis Irfan Teoritis ISIS Berencana Teror Iran ISIS Perusak Citra Islam Muhammadi (Saw) iskandariah Islam islam damai Islam dan Keindonesiaan islam nusantara Islamisme Islamphobia israel istibra ISTIKHARAH DENGAN TASBIH Jabatan itu tidak lebih berarti dari sepatuku Jabir ibn Abdullah Al-Anshari Jadilah Orang Baik jagalah persatuan umat Jalaludin Rahmat Jalaludin Rumi Jangan Ada Ruang di Indonesia untuk Terorisme Jangan berpangku tangan Jawa Jejak-jejak Imam Ali pada Bendera Macan Ali Cirebon Jokowi Jokowi: Gus Dur tak rela konstitusi diremehkan judul Jurnalis Juru Selamat Kalau Di Jawa Ada Wali Songo Di Bali Punya Wali Pitu Kamu adalah Kebiasaanmu Kanjeng Nabi SAW Karbala KATA DAN UJARAN KATA-KATA YANG MEMBUAT ABU THALIB MANTAP keadilan kebahagiaan Kebangkitan Imam Husain keberkahan bulan ramadhan Kebhinekaaan Kedatangan Imam Mahdi as Kedudukan Bersikap Jujur Dalam Hidup kedudukan perempuan Kefakiran dan Kebakhilan kegagalan memahami syiah Keharmonisan Sunni-Syiah di Masjid Yardyam Rusia Kehendak Bebas Dan Takdir kehidupan Kehidupan Ali ibn Abi Thalib Keilmuan Islam Kejahilan yang paling besar kelahiran keledai Keluarga Nabi KELUH KESAH KAWAN (1) KELUH KESAH KAWAN (2) Kemaksuman Nabi dalam Perspektif Al-Quran Kemaksuman Nabi Muhammad SAW Kemaksuman Para Nabi Menurut Syiah Kembali Kepada Keaslian Jatidiri Manusia Kemenag Gelar Dialog Lintas Guru Agama Untuk Tingkatkan Toleransi Kemenangan Sudah Dekat kemiskinan Kenabian Kenapa Selalu Berpecah-belah? Kepeloporan Syiah di bidang Ilmu Kalam Kepemimpinan Dan Imam Maksum Kepler kerajaan aceh kerjasama Kesatria Karbala Ali akbar kesetaraan Kesucian ketenagakerjaan Keteraturan Keteraturan Fenomena Semesta Ketika Anak Melawan Kita Ketika Binatang-Binatang Berhaji Ketuhanan keutamaan bulan Keutamaan Hari dan Bulan Sya'ban khalifah khilafah khomeini Khotbah 1 Khurasan khutbah Imam Ali as Kilas Balik Murtadha Muthahhari kisah kisah bijak kisah hikmah Kisah Romantis Keluarga Kenabian Kisah sakitnya Rasul sebelum Wafat Kisah sebuah cincin Mulia Kita atau Imam Zaman yang Ghaib? Kita Beragam kitab kitab syiah Koalisi Saudi-Zionis Gagal Tenggelamkan Isu Quds dan Palestina Konsep Ketuhanan Konsep Ketuhanan Dalam Filsafat Konsultan Nikah Saudi bolehkan suami pukuli istri secara Islami Korban Crane kristen Kritik Israel Kumail kurr Lagu Kebangsaan Lahirnya Sang Putera Ka'bah lailatul qadar menurut syiah lailatul qadr Larangan Menolak Peminta Lau Kana Bainana Al-Habib Law Kana Bainana Lentera Ilahi lidah Link logika Lord of The Ring luqman luqman hakim Ma'arif Ma’rifah madzhab Ja'fari makna haji Makna Kesyahidan Makna Syahadah Makrifatullah malaki tabrizi malam di malam lailatul qadar malik asytar mantan Walikota London diskors manusia manusia dan alam semesta Masa Dhuhur Masa IMAM ZAMAN as masalah masehi masuknya islam masyarakat Matahari mazhab Melatih Diri Melatih Diri untuk Hidup Melihat Allah Melihat Tuhan Memohon Taufik Mempelajari Ilmu Agama Menahan Tangisan Si Miskin Menakar Kualitas Sang Mufti Ketika Murka Mencegah Predator Anak Menembus ruang dan waktu bersama Jibril Mengapa Asyura Diperingati Tiap tahun Mengapa Menangis Atas al Husain mengenal hawa nafsu Mengenang dan Berbahagia Menggalang Persatuan Seperti yang diajarkan Kanjeng Nabi SAW Menghadapi Kemarahan Dengan Santun Menghampiri Allah Swt menjadi manusia haji Menjadi Musafir Yang berhasil Menjaga Amalan MENJAGA HATI amp; LIDAH menjawab fitnah menjawab tuduhan menolak buku panduan MUI Menolak syiah Menyangkal Filsafat Hampa Merdeka mesiah Milad Fatimah Az Zahra as Mimpi yang Terbeli Motivasi Qurani Mozaik muamalah mudhaf Muhammad Muhammad saw Muhasabah diri Muhsin Labib MUI MUI dan Syiah MUI dan Tugas Mempersatukan Umat mujtahid mukallid Mukjizat Nabi Mukmin Adalah Sekufu Bagi Mukmin Munajat/Doa Murid murtadha muthahhari muslimah muthahhari muthlaq Mutiara Ahlulbait Mutiara Hikmah mutiara imam Ali as MY MOTHER IS THE MIRROR OF MY LIFE MY MOTHER IS THE MIRROR OF MY LIFE (2) Nabi Nabi Muhammad nahjul balaghah najasah Najh al-Balaghah nakhai nama Allah Nasab Imam Ali Nasehat Imam Khomeini (qs) untuk Seorang Muslim nashiruddin Nasional Nasionalisme Nasruddin Natal Dan Teologi Cinta Neo Teologi Nikah Mut`ah Nilai dan Kadar Manusia NKRI Harga Mati nominalisme NU Meminta Jokowi Bubarkan Ormas Keagamaan Anti Pancasila Nur Muhamad Nur Muhammad Nusantara Opini Orang tua dan orang hitam tidak akan masuk surga Orang yang berilmu dengan orang yang beriman sangat berbeda Orang Yang Sombong ORATOR ZALIM Orde Baru ormas ahlulbait indonesia Ormas Anti Pancasila Harus dibubarkan Pahala Memaafkan pajak pancasila Pancasila Jaya Pandangan Imam Ali as Tentang Kebodohan Pandangan Ulama dan Sejarahwan Tentang Imam Ali Zainal Abidin as Panjang Umur Para Sahabat PBNU pejabat Pelajaran Dari Yang Telah Berlalu pembalasan Pembantaian Imam Husain PEMBENCI DAN KEBENCIAN pembicara Pembuktian Wajibul Wujud Pemicu pemikiran Pemikiran dan Kepribadian Imam Khomeini Bagi Dunia pemimpin islam Pemimpin Non Muslim penalaran Pencipta Pencipta Lagu pendekatan sunni syiah pendengar Pengakuan Mahasiswa Asal Myanmar Tentang Syiah Pengangkatan Yazid Pengaruh Buruk Malas dan Solusinya pengertian pengetahuan Pengetahuan memberikan manusia wawasan dan kesadaran Pengetahuan menurut Imam Ali as Pengetahuan Umum Penghalang Kehadiran Hati Ketika Shalat Penghancuran Situs Kuno: dari Suriah hingga Yogya Penghormatan Imam Ali as Kepada Para Tamu Pengorbanan Imam Ali bin Abi Thalib as untuk Tamu penguasa islam Pengungsi Sampang Penolakan Ulama Islam Terhadap Gerakan Takfiri Pentingnya Sejarah PERANG MELAWAN KEBODOHAN Perbedaan Tidak Harus Diseragamkan perempuan perempuan muslimah Peringatan Wiladah Al-Mahdi Afs Peristiwa Karbala Permainan Politik di Balik Dukungan Wahabi Salafi Takfiri pernikahan Pernyataan Perpecahan persahabatan sunni-syiah Persatuan persatuan islam Persatuan Islam dalam Perspektif Imam Ja'far as Persatuan Syiah-Sunni persaudaraan sunni-syiah persaudaraan umat Persefektif Al-Quran Perspektif Perspektif Imam Jafar Shadiq as tentang Sumber Pengetahuan Perspektif Jendral Gatot tentang Persatuan dan Pertahanan Indonesia Perspektif/Opini Pertolongan Allah Pesan Pesan Asyuro Sayidah Zainab Pesan Asyuro Sayidah Zainab as Pesan Asyuro Sayidah Zainab Singa Bani Hasyim Pesan dan Nasehat untuk MUI Pesan Haji Ayatollah Sayyid Ali Khamenei 2016 Ini Hadirkan Tetesan Airmata Pesan Haji Oleh Ayatollah Sayyid Ali Khamenei 2016 Ini Hadirkan Tetesan Airmata Pesan Haji Rahbar 2017 pesan imam ali Pesan Majma Jahani Ahlul Bait PESAN NATAL AYATULLAH KHAMENEI pesan persahabatan Pesan Rahbar Pesan Syahid Mohsen Phobia Terhadap Syiah? Itulah Desain Kepentingan Barat Pilkada Piramida Planet Planet Matahari plato Pokoknya kambing walaupun bisa terbang praktis Presiden Presiden Perintahkan Aparat Cegah Aksi Teror Saat Natal pria dan wanita Primordialisme Prinsip Kemahdian Dalam Al-Qur'an Profil Ahlulbait proklamasi Puasa puasa batin puasa lahir puasa ramadhan puisi Puteri kesayangan Nabi Putin Qiyas menurut Syiah Qosim sulaemani Quds Day Dalam Pandangan Imam Khomeini ra Quds Day in Semarang Quote Qur'an quraish Shihab RACHEL CORRIE CUKUPLAH MENGENALIKU Rahasia Bulan Rahasia Halilintar Rahasia Matahari rahbar Raja Saudi ramadhan ramadhan dalam hadits rasulullah dan ahlulbait Rasulullah SAW Simbol Persatuan realitas Rektor IAIN: Banyak Titik Temu Sunni (NU) dan Syiah Rencana Allah Pasti Indah Rene Descartes renungan renungan akhir ramadhan Renungan Tengah Malam retorika Revolusi revolusi iran Revolusi Mental amp; Aku (Bukan) Siapa risalah Rizqi Romawi Rosululloh Ruh Saat Tidur Rukyatullah rumah tangga RUMAH TANGGA YANG SEHAT PONDASI KOKOH SEBUAH NEGARA Rusia Komitmen Dukungan Kepada Negara-Negara Islam sahabat Sahabat Nabi Sahabat Nabi SAW sains Salah Memahami Hukum salman Sambut Tahun Baru Rahbar Menyampaikan Pesan Khusus untuk Rakyat Iran Sampah Sampah Hati Samudera Hindia Masa Depan Ekonomi Dunia Sastra Sastra Barat Sastra Islam satu tuhan Saudi Saydah Fatimah Sayid Hasan Alaydrus Sayidah Fatimah sayyid Ali Khamenei Sayyid Hasan Khomeini Sayyidina Hasan Sebaik-baik manusia Sedekah seimbang sejarah sejarah islam Sejarah Perkembangan Syiah di Indonesia sejarah syi'ah Seluruh manusia tertidur pulas. Ketika ajal tiba mereka baru sadar Semua Tentang Ali Karamallahu Wajhah seni Senjata Musuh Masa Kini Seorang penjual keripik singkong Seri Tanya Jawab Irfan Serial Karbala Seruan Kanjeng Nabi SAW sesat Setan setan tidak disiksa api neraka Setelah Kunjungan Raja Saudi: Melawan Ekstremisme? shahifah Mahdiyyah shalat shalat sufi Siah Nusantara Siapa "Habib" itu? Siapa dari kita yang paling banyak memakan kurma? siapakah ahlulbait nabi Sifat Af'aliyah SIfat Allah Sifat Dzatiyah Simbol Keagungan Spiritualitas Simbol Kesabaran Ahli Bait as Simbol Persatuan Dunia Islam Sirah Sirah Ahlulbait as skeptisisme skolastik socrates soekarno Sofis sosial studi skolastik Sumber-sumber Pendanaan ISIS Sunan Kali Jaga sunni sunni syiah Sunni-Syiah di Nusantara Sup Panas surat surat imam ali surat malik asytar Surat Muhammad syafaat Ahlulbait as Syafaat dan Optimisme Syafaat Nabi syahadah Syahid Murtadha Muthahhari Syaikh Al Azhar syarat. syarif radhi Syed Ahmad Baragbah tentang Ahlulbait dalam Hadits Nabi Syed Ahmad Baragbah tentang Syiah Dan Salah Faham Terhadapnya Syed Ahmad Baragbah tentang Taqiyah Menurut Islam Syiah syiah aceh Syiah adalah madzhab Islam Syiah adalah muslim syiah ali syiah antara iran dan indonesia Syiah dalam Lisan Rasulullah Saw Syiah Houthi syiah imamiyah Syiah Indonesia Syiah Islam Syiah Isna Asyariyyah Syiah Menjawab Syiah menjawab Tasawuf Syiah menurut Syiah syiah nusantara syiah saudi Syiah Sesat Syiah takwa Syiah Tidak Sesat Syiahisasi syiahnusantara Syiria syukur ta'abbudi Tabayun tabayun Syiah TABIAT MENGKAFIRKAN tabiin Tafaqquh Fiddin Tafsir Tafsir al-Quran tafsir birrul walidaen Tafsir Cemerlang tentang Islam Nusantara Tafsir Hikmah Tafsir Maudhu'i Tafsir Mudah Tafsir Surah al-Falaq Tafsir Surat AN-Nas tafsir syiah Tafsir Tematik Tahajud Menurut Ajaran Ahlul Bait As Takdir dan Logika Takfiri Takfirisme takhalli taklid TAKWA takwa bulan ramadhan takwini tamar Tangisan Pemimpin Iran Atas Tragedi Mina Tanya Jawab Tanya Jawab Irfan Tanya Jawab Isyu Fitnah terhadap Syiah Dengan Ahlinya Tanya Jawab Tasawuf Taqi Misbah Yazdi taqiyah Taqiyah Identik dengan Kemunafikan? taqiyyah Tasawuf Tasawuf dan Irfan Tasawuf Praktis Tasawuf Teoritis Tasbih Semesta Tashawuf Tasyri Tauhid Tauhid Dzat TAUHID PADA WUJUD MANUSIA Tauhid Semesta Tauhid Sifat Tawadhuk Kepada Manusia tawassul Tawassul 14 Manusia Suci tembang jawa Tentang Kejujuran Tentang Orang Arif Tentang Usia teologi teologi syiah teoritis terjadi Terjemah Al-Qur'an TERLAMPAU BERSUKACITA Ternyata Penemu Musik Adalah Orang Islam teror Thaharah Thomas Hobbes Tokoh Tragedi Karbala tragedi pembantaian keluarga nabi Tribute to International Quds Day 2012 Tuhan tuhan yang ghaib Tujuan Karbala Tukang cukur Tukang cukur dan Keberadaan Tuhan TV Indosiar Merevisi Fitnah Tentang "Syiah Wukuf di Karbala" Ubay ibn Ka’ab udul Ufuk ukhuwah ukhuwah Islam ukhuwah Sunni Syiah ulama Ulama Sunni Ulama Syiah Ulama Tafsir ulil amri Ulumul Qur'an Ummul Mu`minin Aisyah Berkisah Tentang Kemuliaan Sayyidah Fatimah as undang-undang undang-undang ketenagakerjaan uqala'i Urgensi Ukhuwah Islamiyah amp; Ukhuwah Wathoniyah Ushul Fikih Ustadz Muhsin Labib: Kilas Balik Murtadha Muthahhari Ustadz Taufiq Ali Yahya tentang Tawassul Uswah Video Videos Wafat Wajibul Wujud wali wali faqih Wali Sanga Wani Ngalah Luhur Wekasane wanita wanita muslim wanita muslimah wanita pilihan Warga Syiah Tolak Ubah Keyakinan Wartawan Koran Independent 'Shock' Berkisah Liputannya Tentang Long March Arbain Wasiat Imam Ali Kepada Umat Islam Wasiat Imam Jafar Shadiq Wawancara Wawasan Keislaman Wayang Kulit Wiladah "Sang Penunggang Terbaik" Wilaya'iyah Fakih wilayah Wirid As Sakran wudhu Yaman Yang paling menakjubkan Yazid berkuasa Yazid Naik Tahta Yesus dalam pandangan Imam Ali Bin Abi Thalib as yunani Zainab Cucu Rasulullah SAW Ziarah Kubur zulfikar
false
ltr
item
syiahnusantara.com: Ahlulbait as adalah Ahlu adz Dzikr
Ahlulbait as adalah Ahlu adz Dzikr
syiahnusantara.com
https://www.syiahnusantara.com/2017/03/ahlulbait-as-adalah-ahlu-adz-dzikr.html
https://www.syiahnusantara.com/
http://www.syiahnusantara.com/
http://www.syiahnusantara.com/2017/03/ahlulbait-as-adalah-ahlu-adz-dzikr.html
true
1073726697356742094
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy